<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Hasil Investigasi Dugaan Nasabah AdaKami Bunuh Diri</title><description>Kasus viral soal penagihan pinjaman online (pinjol) AdaKami hingga membuat nasabah bunuh diri ternyata belum menemui titik terang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896124/ini-hasil-investigasi-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896124/ini-hasil-investigasi-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri"/><item><title>Ini Hasil Investigasi Dugaan Nasabah AdaKami Bunuh Diri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896124/ini-hasil-investigasi-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896124/ini-hasil-investigasi-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896124/ini-hasil-investigasi-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri-XXiJC3avy3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Hasil investigasi dugaan nasabah pinjol AdaKami bunuh diri. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896124/ini-hasil-investigasi-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri-XXiJC3avy3.JPG</image><title>Hasil investigasi dugaan nasabah pinjol AdaKami bunuh diri. (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Kasus viral soal penagihan pinjaman online (pinjol) AdaKami hingga membuat nasabah bunuh diri ternyata belum menemui titik terang.
Hingga hari ini, identitas korban sama sekali belum diketahui.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Apakah AdaKami Legal atau Ilegal?

Sehingga mulai dipertanyakan akan kebenaran dari kasus ini.
&amp;ldquo;Sejak berita itu ditayangkan, AdaKami sudah melakukan investigasi, dan dari investigasi kita, kita belum menemukan korban,&amp;rdquo; kata Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega dalam Konferensi Pers lanjutan Adakami X AFPI di salah satu hotel Jakarta, Jumat (6/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Medsos AdaKami Diserang Netizen: Debt Collector Ganas-Ganas

Sampai saat ini pihak AdaKami masih menunggu itikad baik dari penyebar berita untuk memberikan informasi tersebut.
Seperti yang diketahui, awal mula berita ini muncul melalui salah satu akun media sosial.Di mana akun tersebut menceritakan mengenai kerabatnya yang terpaksa bunuh diri karena tidak bisa melunasi utang pinjolnya.
&amp;ldquo;Silahkan untuk memberikan kita informasi terkait dengan nama korbannya, KTP-nya dan sebagainya, supaya bisa dilakukan investigasi yang selanjutnya,&amp;rdquo; jelas Bernardino.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dirut AdaKami Buka-bukaan soal Tagih Utang Pinjol

Dirut AdaKami tersebut menyampaikan juga kalau saat ini mereka sudah dipanggil oleh Bareskrim untuk memberikan keterangan.
Serta dia memastikan AdaKami juga sudah memberikan semua data mereka terkait dengan kasus tersebut.
&amp;ldquo;Mungkin sekarang ini, penyelidikannya itu sudah dialihkan ke pihak penegak hukum,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kasus viral soal penagihan pinjaman online (pinjol) AdaKami hingga membuat nasabah bunuh diri ternyata belum menemui titik terang.
Hingga hari ini, identitas korban sama sekali belum diketahui.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Apakah AdaKami Legal atau Ilegal?

Sehingga mulai dipertanyakan akan kebenaran dari kasus ini.
&amp;ldquo;Sejak berita itu ditayangkan, AdaKami sudah melakukan investigasi, dan dari investigasi kita, kita belum menemukan korban,&amp;rdquo; kata Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega dalam Konferensi Pers lanjutan Adakami X AFPI di salah satu hotel Jakarta, Jumat (6/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Medsos AdaKami Diserang Netizen: Debt Collector Ganas-Ganas

Sampai saat ini pihak AdaKami masih menunggu itikad baik dari penyebar berita untuk memberikan informasi tersebut.
Seperti yang diketahui, awal mula berita ini muncul melalui salah satu akun media sosial.Di mana akun tersebut menceritakan mengenai kerabatnya yang terpaksa bunuh diri karena tidak bisa melunasi utang pinjolnya.
&amp;ldquo;Silahkan untuk memberikan kita informasi terkait dengan nama korbannya, KTP-nya dan sebagainya, supaya bisa dilakukan investigasi yang selanjutnya,&amp;rdquo; jelas Bernardino.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dirut AdaKami Buka-bukaan soal Tagih Utang Pinjol

Dirut AdaKami tersebut menyampaikan juga kalau saat ini mereka sudah dipanggil oleh Bareskrim untuk memberikan keterangan.
Serta dia memastikan AdaKami juga sudah memberikan semua data mereka terkait dengan kasus tersebut.
&amp;ldquo;Mungkin sekarang ini, penyelidikannya itu sudah dialihkan ke pihak penegak hukum,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
