<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AdaKami Tantang Penyebar Berita Viral Nasabahnya Bunuh Diri untuk Ungkap Identitas Korban</title><description>AdaKami mengakui kalau hingga saat ini belum menemukan korban viral yang diduga bunuh diri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896131/adakami-tantang-penyebar-berita-viral-nasabahnya-bunuh-diri-untuk-ungkap-identitas-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896131/adakami-tantang-penyebar-berita-viral-nasabahnya-bunuh-diri-untuk-ungkap-identitas-korban"/><item><title>AdaKami Tantang Penyebar Berita Viral Nasabahnya Bunuh Diri untuk Ungkap Identitas Korban</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896131/adakami-tantang-penyebar-berita-viral-nasabahnya-bunuh-diri-untuk-ungkap-identitas-korban</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896131/adakami-tantang-penyebar-berita-viral-nasabahnya-bunuh-diri-untuk-ungkap-identitas-korban</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896131/adakami-tantang-penyebar-berita-viral-nasabahnya-bunuh-diri-untuk-ungkap-identitas-korban-c6a5lggXSt.JPG" expression="full" type="image/jpeg">AdaKami minta penyebar berita dugaan korban bunuh diri. (Foto: </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896131/adakami-tantang-penyebar-berita-viral-nasabahnya-bunuh-diri-untuk-ungkap-identitas-korban-c6a5lggXSt.JPG</image><title>AdaKami minta penyebar berita dugaan korban bunuh diri. (Foto: </title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC82LzE3MTY1My81L3g4b2owbjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -&amp;nbsp;AdaKami&amp;nbsp;mengakui kalau hingga saat ini belum menemukan korban viral yang diduga bunuh diri.

Diketahui kalau berita dugaan korban bunuh diri itu sempat menyebar di media sosial (medsos). Bahkan dari akun yang menyebar informasi itu disebut kalau korban bunuh diri karena tak kuat dengan teror debt collector (DC) AdaKami.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Update Kasus Nasabah Pinjol Bunuh Diri, AdaKami: Masih Koordinasi dengan Kepolisian

&amp;ldquo;Silahkan untuk memberikan kita informasi terkait dengan nama korbannya, KTP-nya dan sebagainya, supaya bisa dilakukan investigasi yang selanjutnya,&amp;rdquo; kata Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega dalam Konferensi Pers lanjutan Adakami X AFPI di salah satu hotel Jakarta, Jumat (6/10/2023).

AdaKami juga menjelaskan kalau mereka masih belum menemukan identitas korban hingga saat ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Investigasi Kasus Bunuh Diri Nasabah Pinjol, AdaKami: Kalau Tak Ada Kasusnya Ditutup

&amp;ldquo;Sejak berita itu ditayangkan, AdaKami sudah melakukan investigasi, dan dari investigasi kita, kita belum menemukan korban,&amp;rdquo; jelasnya.

Sampai saat ini pihak AdaKami masih menunggu itikad baik dari penyebar berita untuk memberikan informasi tersebut.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

6 Fakta Korban Pinjol Bunuh Diri hingga Pengakuan Bos AdaKami


Adapun kini AdaKami sudah dipanggil oleh Bareskrim untuk memberikan keterangan.



Bernardio memastikan AdaKami pun sudah memberikan semua data mereka terkait dengan kasus tersebut.



&amp;ldquo;Mungkin sekarang ini, penyelidikannya itu sudah dialihkan ke pihak penegak hukum,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC82LzE3MTY1My81L3g4b2owbjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -&amp;nbsp;AdaKami&amp;nbsp;mengakui kalau hingga saat ini belum menemukan korban viral yang diduga bunuh diri.

Diketahui kalau berita dugaan korban bunuh diri itu sempat menyebar di media sosial (medsos). Bahkan dari akun yang menyebar informasi itu disebut kalau korban bunuh diri karena tak kuat dengan teror debt collector (DC) AdaKami.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Update Kasus Nasabah Pinjol Bunuh Diri, AdaKami: Masih Koordinasi dengan Kepolisian

&amp;ldquo;Silahkan untuk memberikan kita informasi terkait dengan nama korbannya, KTP-nya dan sebagainya, supaya bisa dilakukan investigasi yang selanjutnya,&amp;rdquo; kata Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega dalam Konferensi Pers lanjutan Adakami X AFPI di salah satu hotel Jakarta, Jumat (6/10/2023).

AdaKami juga menjelaskan kalau mereka masih belum menemukan identitas korban hingga saat ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Investigasi Kasus Bunuh Diri Nasabah Pinjol, AdaKami: Kalau Tak Ada Kasusnya Ditutup

&amp;ldquo;Sejak berita itu ditayangkan, AdaKami sudah melakukan investigasi, dan dari investigasi kita, kita belum menemukan korban,&amp;rdquo; jelasnya.

Sampai saat ini pihak AdaKami masih menunggu itikad baik dari penyebar berita untuk memberikan informasi tersebut.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

6 Fakta Korban Pinjol Bunuh Diri hingga Pengakuan Bos AdaKami


Adapun kini AdaKami sudah dipanggil oleh Bareskrim untuk memberikan keterangan.



Bernardio memastikan AdaKami pun sudah memberikan semua data mereka terkait dengan kasus tersebut.



&amp;ldquo;Mungkin sekarang ini, penyelidikannya itu sudah dialihkan ke pihak penegak hukum,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
