<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Babak Baru Dugaan Nasabah AdaKami Bunuh Diri, Pengusutan Beralih ke Polisi</title><description>Bareskrim Polri telah memanggil tim AdaKami terkait kasus viral soal penagihan pinjaman online (pinjol) yang membuat nasabah bunuh diri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896148/babak-baru-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri-pengusutan-beralih-ke-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896148/babak-baru-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri-pengusutan-beralih-ke-polisi"/><item><title>Babak Baru Dugaan Nasabah AdaKami Bunuh Diri, Pengusutan Beralih ke Polisi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896148/babak-baru-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri-pengusutan-beralih-ke-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896148/babak-baru-dugaan-nasabah-adakami-bunuh-diri-pengusutan-beralih-ke-polisi</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 13:11 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC82LzE3MTY1My81L3g4b2owbjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bareskrim Polri telah memanggil tim AdaKami terkait kasus viral soal penagihan pinjaman online (pinjol) yang membuat nasabah bunuh diri.
Sebelumnya AdaKami membeberkan hasil investigasi kasus viral adanya nasabah yang diduga bunuh diri karena diteror oleh debt collector (DC).

BACA JUGA:
AdaKami Belum Temukan Nasabah Viral Bunuh Diri

&quot;Semua data yang kita miliki dari hasil investigasi ini sudah kita serahkan ke polisi dan mungkin sekarang ini penyelidikannya sudah dialihkan ke pihak penegak hukum,&quot; ujar Direktur Utama (Dirut) AdaKami, Bernardino Moningka Vega Jr di Jakarta, Jumat (6/10/2023).
Pihaknya saat ini masih menunggu kabar dan informasi tambahan dari akun medsos yang pertama kali memberitakan kasus tersebut.

BACA JUGA:
AdaKami Tantang Penyebar Berita Viral Nasabahnya Bunuh Diri untuk Ungkap Identitas Korban

&quot;Silahkan untuk memberikan informasi tentang nama korbannya, KTP-nya dan sebagainya untuk kita bisa melakukan investigasi selanjutnya,&quot; tuturnya.Seperti diektahui viral diduga nasabah AdaKami melakukan bunuh diri akibat teror petugas penagih utang. Informasi tersebut pertama kali dibunyikan oleh akun Twitter/X @rakyatvspinjol.
Dalam unggahannya, akun tersebut menerangkan bahwa korban berinisial K, berjenis kelamin pria, sudah berkeluarga memiliki anak berumur tiga tahun dan mengakhiri hidupnya pada Mei 2023.
K disebut meminjam uang di AdaKami sebesar Rp9,4 juta. Namun, jumlah pinjaman tersebut membengkak, di mana dana yang harus dikembalikan korban menjadi hampir Rp19 juta. Besarnya dana yang harus dikembalikan disebut karena kebijakan biaya layanan pada platform AdaKami yang hampir 100% dari dana pinjaman.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC82LzE3MTY1My81L3g4b2owbjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bareskrim Polri telah memanggil tim AdaKami terkait kasus viral soal penagihan pinjaman online (pinjol) yang membuat nasabah bunuh diri.
Sebelumnya AdaKami membeberkan hasil investigasi kasus viral adanya nasabah yang diduga bunuh diri karena diteror oleh debt collector (DC).

BACA JUGA:
AdaKami Belum Temukan Nasabah Viral Bunuh Diri

&quot;Semua data yang kita miliki dari hasil investigasi ini sudah kita serahkan ke polisi dan mungkin sekarang ini penyelidikannya sudah dialihkan ke pihak penegak hukum,&quot; ujar Direktur Utama (Dirut) AdaKami, Bernardino Moningka Vega Jr di Jakarta, Jumat (6/10/2023).
Pihaknya saat ini masih menunggu kabar dan informasi tambahan dari akun medsos yang pertama kali memberitakan kasus tersebut.

BACA JUGA:
AdaKami Tantang Penyebar Berita Viral Nasabahnya Bunuh Diri untuk Ungkap Identitas Korban

&quot;Silahkan untuk memberikan informasi tentang nama korbannya, KTP-nya dan sebagainya untuk kita bisa melakukan investigasi selanjutnya,&quot; tuturnya.Seperti diektahui viral diduga nasabah AdaKami melakukan bunuh diri akibat teror petugas penagih utang. Informasi tersebut pertama kali dibunyikan oleh akun Twitter/X @rakyatvspinjol.
Dalam unggahannya, akun tersebut menerangkan bahwa korban berinisial K, berjenis kelamin pria, sudah berkeluarga memiliki anak berumur tiga tahun dan mengakhiri hidupnya pada Mei 2023.
K disebut meminjam uang di AdaKami sebesar Rp9,4 juta. Namun, jumlah pinjaman tersebut membengkak, di mana dana yang harus dikembalikan korban menjadi hampir Rp19 juta. Besarnya dana yang harus dikembalikan disebut karena kebijakan biaya layanan pada platform AdaKami yang hampir 100% dari dana pinjaman.</content:encoded></item></channel></rss>
