<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resmi! Shopee Indonesia Hentikan Penjualan Produk Impor</title><description>Shopee Indonesia telah resmi menghentikan penjualan produk impor dengan mekanisme cross border pada Rabu, 4 Oktober 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896419/resmi-shopee-indonesia-hentikan-penjualan-produk-impor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896419/resmi-shopee-indonesia-hentikan-penjualan-produk-impor"/><item><title>Resmi! Shopee Indonesia Hentikan Penjualan Produk Impor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896419/resmi-shopee-indonesia-hentikan-penjualan-produk-impor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896419/resmi-shopee-indonesia-hentikan-penjualan-produk-impor</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 17:38 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896419/resmi-shopee-indonesia-hentikan-penjualan-produk-impor-hXQlLl0iec.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Produksi Impor Dihentikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896419/resmi-shopee-indonesia-hentikan-penjualan-produk-impor-hXQlLl0iec.jpg</image><title>Produksi Impor Dihentikan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNi8xLzE3MTc2NC81L3g4b2xnb24=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Shopee Indonesia telah resmi menghentikan penjualan produk impor dengan mekanisme cross border pada Rabu, 4 Oktober 2023 pukul 22.00 WIB.
Head of Public Policy Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengatakan, langkah tersebut merupakan penyesuaian atas Peraturan Menteri Perdagangan No 31/2023 yang merupakan dari revisi Peraturan Menteri Perdagangan No 50/2020.

BACA JUGA:
Impor Tekstil Diperketat, Larang Pakaian Bekas dan Regulasi Jastip

Radityo menerangkan, saat ini, transaksi cross border di Shopee tercatat kurang dari 1%. Selain itu, mekanisme cross border yang dilakukan juga sudah sesuai dengan proses dalam peraturan perundangan yang berlaku seperti perpajakan.
&amp;ldquo;Dapat kami sampaikan bahwa produk yang dijual secara cross border di Shopee bukanlah produk yang bersaing langsung dengan produk UMKM. Karena kami sudah menutup 14 kategori produk cross border yang bersaing dengan produk UMKM sesuai dengan arahan Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2021 lalu,&amp;rdquo; jelas Radityo dalam keterangan resminya dikutip Jumat (6/10/2023).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Perketat Barang Impor, Ini Daftarnya

Dia menambahkan, selama ini, cross border yang dilakukan Shopee Indonesia bertujuan agar produk lokal juga memiliki peluang yang sama dan kesempatan yang sama untuk bisa mengakses pasar ekspor secara langsung. Sudah ada lebih dari 20 juta produk UMKM lokal yang tersedia di pasar lintas batas di kawasan ASEAN, Asia Timur dan Amerika Latin.&amp;ldquo;Kami akan berusaha meski ditutupnya penjual cross border di Indonesia, tidak mempengaruhi kegiatan ekspor produk Indonesia yang sudah berjalan saat ini,&amp;rdquo; kata Radit.
Pihaknya juga berkomitmen untuk mengembangkan produk lokal tidak hanya di pasar dalam negeri tapi hingga pasar di luar negeri.
&quot;Salah satunya melalui kegiatan yang dilakukan di 10 Kampus UMKM Shopee yang tersebar di Indonesia,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNi8xLzE3MTc2NC81L3g4b2xnb24=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Shopee Indonesia telah resmi menghentikan penjualan produk impor dengan mekanisme cross border pada Rabu, 4 Oktober 2023 pukul 22.00 WIB.
Head of Public Policy Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengatakan, langkah tersebut merupakan penyesuaian atas Peraturan Menteri Perdagangan No 31/2023 yang merupakan dari revisi Peraturan Menteri Perdagangan No 50/2020.

BACA JUGA:
Impor Tekstil Diperketat, Larang Pakaian Bekas dan Regulasi Jastip

Radityo menerangkan, saat ini, transaksi cross border di Shopee tercatat kurang dari 1%. Selain itu, mekanisme cross border yang dilakukan juga sudah sesuai dengan proses dalam peraturan perundangan yang berlaku seperti perpajakan.
&amp;ldquo;Dapat kami sampaikan bahwa produk yang dijual secara cross border di Shopee bukanlah produk yang bersaing langsung dengan produk UMKM. Karena kami sudah menutup 14 kategori produk cross border yang bersaing dengan produk UMKM sesuai dengan arahan Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2021 lalu,&amp;rdquo; jelas Radityo dalam keterangan resminya dikutip Jumat (6/10/2023).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Perketat Barang Impor, Ini Daftarnya

Dia menambahkan, selama ini, cross border yang dilakukan Shopee Indonesia bertujuan agar produk lokal juga memiliki peluang yang sama dan kesempatan yang sama untuk bisa mengakses pasar ekspor secara langsung. Sudah ada lebih dari 20 juta produk UMKM lokal yang tersedia di pasar lintas batas di kawasan ASEAN, Asia Timur dan Amerika Latin.&amp;ldquo;Kami akan berusaha meski ditutupnya penjual cross border di Indonesia, tidak mempengaruhi kegiatan ekspor produk Indonesia yang sudah berjalan saat ini,&amp;rdquo; kata Radit.
Pihaknya juga berkomitmen untuk mengembangkan produk lokal tidak hanya di pasar dalam negeri tapi hingga pasar di luar negeri.
&quot;Salah satunya melalui kegiatan yang dilakukan di 10 Kampus UMKM Shopee yang tersebar di Indonesia,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
