<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panen Raya di Subang, Jokowi: El Nino Bikin Produksi Turun</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan panen raya di Desa Ciasem Girang, Ciasem, Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10/2023) pagi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/320/2897122/panen-raya-di-subang-jokowi-el-nino-bikin-produksi-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/320/2897122/panen-raya-di-subang-jokowi-el-nino-bikin-produksi-turun"/><item><title>Panen Raya di Subang, Jokowi: El Nino Bikin Produksi Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/320/2897122/panen-raya-di-subang-jokowi-el-nino-bikin-produksi-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/320/2897122/panen-raya-di-subang-jokowi-el-nino-bikin-produksi-turun</guid><pubDate>Minggu 08 Oktober 2023 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/08/320/2897122/panen-raya-di-subang-jokowi-el-nino-bikin-produksi-turun-NvdRAmRX26.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi gelar panen raya. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/08/320/2897122/panen-raya-di-subang-jokowi-el-nino-bikin-produksi-turun-NvdRAmRX26.JPG</image><title>Presiden Jokowi gelar panen raya. (Foto: MPI)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMy8xLzE3MTU3My81L3g4b2h0d2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan panen raya di Desa Ciasem Girang, Ciasem, Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10/2023) pagi.

Pada panen raya kali ini, Jokowi untuk pertama kalinya didampingi Plt Mentan yang baru saja ditunjuk yakni Arief Prasetyo yang menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dihantui El Nino, Indonesia Siap Panen Raya 850 Ribu Hektare

Pada kesempatan itu, Jokowi tampak melakukan dialog dengan kelompok tani. Dia juga sempat memberikan respon terkait hasil panen padi di tengah fenomena El Nino yang membuat kekeringan panjang di Indonesia saat ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dihantui El Nino, Indonesia Siap Panen Raya 850 Ribu Hektare

Meski begitu, Jokowi mengaku tetap senang dengan hasil panen padi di Subang kali ini meski di tengah fenomena El Nino.

&amp;ldquo;Ya ini di kabupaten Subang bagus. Mungkin minggu depan saya mau lihat di Indramayu. Kelihatannya juga lebih luas lagi panennya. Tetapi sekali lagi karena El Nino produksinya tetap menurun tetap berkurang,&amp;rdquo; kata Jokowi dalam keterangannya usai panen raya.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan dialognya dengan para petani. Dia mengatakan para petani senang harga gabah bisa mencapai Rp73 ribu bahkan bisa tembus Rp76 ribu per kuintal.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perang, Perubahan Iklim Hingga Krisis Pangan Jadi Masalah Dunia, Presiden Jokowi: Kita Harus Hati-Hati


&amp;ldquo;Petaninya senang harga gabah mahal. Harga gabahnya 73, ada yang 74, 75, sampe 76, gimana gak (senang),&amp;rdquo; kata Jokowi.



Namun, kata Jokowi, sebaliknya untuk pembeli beras tidak senang jika harganya tinggi. Oleh sebab itu, Jokowi mengatakan pemerintah terus memasok beras ke pasar sehingga harga tetap normal.



&amp;ldquo;Kalau petaninya seneng, ini yang gak seneng, pembeli berasnya. Yang harus kita atasi dengan menggerojokan sebanyak-banyaknya, memasok sebanyak-banyaknya ke pasar, agar harga bisa turun,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMy8xLzE3MTU3My81L3g4b2h0d2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan panen raya di Desa Ciasem Girang, Ciasem, Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10/2023) pagi.

Pada panen raya kali ini, Jokowi untuk pertama kalinya didampingi Plt Mentan yang baru saja ditunjuk yakni Arief Prasetyo yang menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dihantui El Nino, Indonesia Siap Panen Raya 850 Ribu Hektare

Pada kesempatan itu, Jokowi tampak melakukan dialog dengan kelompok tani. Dia juga sempat memberikan respon terkait hasil panen padi di tengah fenomena El Nino yang membuat kekeringan panjang di Indonesia saat ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dihantui El Nino, Indonesia Siap Panen Raya 850 Ribu Hektare

Meski begitu, Jokowi mengaku tetap senang dengan hasil panen padi di Subang kali ini meski di tengah fenomena El Nino.

&amp;ldquo;Ya ini di kabupaten Subang bagus. Mungkin minggu depan saya mau lihat di Indramayu. Kelihatannya juga lebih luas lagi panennya. Tetapi sekali lagi karena El Nino produksinya tetap menurun tetap berkurang,&amp;rdquo; kata Jokowi dalam keterangannya usai panen raya.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan dialognya dengan para petani. Dia mengatakan para petani senang harga gabah bisa mencapai Rp73 ribu bahkan bisa tembus Rp76 ribu per kuintal.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perang, Perubahan Iklim Hingga Krisis Pangan Jadi Masalah Dunia, Presiden Jokowi: Kita Harus Hati-Hati


&amp;ldquo;Petaninya senang harga gabah mahal. Harga gabahnya 73, ada yang 74, 75, sampe 76, gimana gak (senang),&amp;rdquo; kata Jokowi.



Namun, kata Jokowi, sebaliknya untuk pembeli beras tidak senang jika harganya tinggi. Oleh sebab itu, Jokowi mengatakan pemerintah terus memasok beras ke pasar sehingga harga tetap normal.



&amp;ldquo;Kalau petaninya seneng, ini yang gak seneng, pembeli berasnya. Yang harus kita atasi dengan menggerojokan sebanyak-banyaknya, memasok sebanyak-banyaknya ke pasar, agar harga bisa turun,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
