<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaga Pasokan Beras, Plt Mentan Dampingi Presiden Jokowi Panen Raya</title><description>Plt Menteri Pertanian Arief Prasetyo, mendampingi Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) panen raya padi di Desa Ciasem Girang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/320/2897245/jaga-pasokan-beras-plt-mentan-dampingi-presiden-jokowi-panen-raya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/320/2897245/jaga-pasokan-beras-plt-mentan-dampingi-presiden-jokowi-panen-raya"/><item><title>Jaga Pasokan Beras, Plt Mentan Dampingi Presiden Jokowi Panen Raya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/320/2897245/jaga-pasokan-beras-plt-mentan-dampingi-presiden-jokowi-panen-raya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/320/2897245/jaga-pasokan-beras-plt-mentan-dampingi-presiden-jokowi-panen-raya</guid><pubDate>Minggu 08 Oktober 2023 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Adryawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/08/320/2897245/jaga-pasokan-beras-plt-mentan-dampingi-presiden-jokowi-panen-raya-Mpexowup3K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Plt Mentan Arief Prasetyo dampingi Presiden Jokowi panen raya. (Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/08/320/2897245/jaga-pasokan-beras-plt-mentan-dampingi-presiden-jokowi-panen-raya-Mpexowup3K.jpg</image><title>Plt Mentan Arief Prasetyo dampingi Presiden Jokowi panen raya. (Foto: Kementan)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOC8xLzE3MTg0MS81L3g4b251ZXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SUKAMANDI - Plt Menteri Pertanian (Mentan) Arief Prasetyo, mendampingi Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) panen raya padi di Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Dihamparan seluas 760 hektare dengan produktivitas mencapai 8,4 ton/hektare, Presiden Jokowi memastikan panen padi tetap berjalan disejumlah lokasi dan produksi padi nasional maksimal meski ditengah ancaman iklim El Nino.

Usai menyaksikan panen dan meninjau langsung aktivitas petani di wilayah tersebut, Presiden Jokowi mengaku senang melihat hasil panen petani yang melimpah di periode kedua tahun ini (Indeks Pertanaman / IP2). Ia menekankan hasil panen kedua di sejumlah wilayah ini diarahkan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perang, Perubahan Iklim Hingga Krisis Pangan Jadi Masalah Dunia, Presiden Jokowi: Kita Harus Hati-Hati

&amp;ldquo;Saya senang melihat hasilnya, saya kira ini satu hektar bisa mencapai 9 ton, kita harapkan dari panen inilah pasokan beras bisa menambah cadangan kita&amp;rdquo; tegas Presiden Jokowi dalam keterangan resmi, Minggu (8/10/2023).

Lebih lanjut dia mengatakan meski El Nino berpotensi mengancam produksi padi, Presiden Jokowi memastikan stok beras dalam negeri dan cadangan beras Bulog dalam posisi yang aman.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wanita Ini Berhasil Menjawab Pertanyaan Jokowi: Apa yang Selalu Bertambah Tapi Tidak Berkurang?

&amp;ldquo;Tetapi memang tetap masih kurang, sehingga dari stok yang ada di Bulog sekarang ini 1,7 juta ton, kita masih menambah lagi sampai akhir tahun kira kira 1,5 juta ton cadangan kita, karena apapun El Nino memberikan pengaruh pada produksi dan hasil panen yang ada,&quot; katanya.

Sementara itu usai ditunjuk Plt Mentan, Arief mengatakan sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk menguatkan sektor pangan dan pertanian. Menurutnya, peran dan fungsi Kementan yang berfokus pada produksi pangan menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pangan nasional.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jejak Karier Arief Prasetyo, dari Bos Pasar Induk Beras Cipinang sampai Jadi Plt Menteri Pertanian


&quot;Tentunya dengan penugasan dari Bapak Presiden sebagai Plt Mentan ini kita berharap dapat mengakselerasi pembangunan pertanian yang semakin menguatkan peran dan fungsi Kementan yang berfokus pada peningkatan produksi pangan, daya saing pertanian, dan kesejahteraan petani,&quot; ujar Arief.



Sebagai informasi, Luas Panen Januari - September 2023 di Kabupaten Subang tercatat mencapai 131.423 ha dengan total produksi 893.366,24 ton GKP. Adapun harga jual gabah di lokasi mencapai Rp7.200/kg dengan harga beras rata-rata sebesar Rp13.500/kg. Presiden Jokowi menuturkan saat ini harga gabah ditingkat petani cukup tinggi,bahkan ada yang menyentuh harga Rp. 7.600/kg.



&amp;ldquo;Petani senang harga gabahnya 7.300 sampai 7.600, kalau petaninya senang, tetapi pembeli berasnya yang harus kita atasi dengan memasok sebanyak - banyaknya pasar, sementara di Cipinang harga sudah turun&amp;rdquo; terang Jokowi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOC8xLzE3MTg0MS81L3g4b251ZXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SUKAMANDI - Plt Menteri Pertanian (Mentan) Arief Prasetyo, mendampingi Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) panen raya padi di Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Dihamparan seluas 760 hektare dengan produktivitas mencapai 8,4 ton/hektare, Presiden Jokowi memastikan panen padi tetap berjalan disejumlah lokasi dan produksi padi nasional maksimal meski ditengah ancaman iklim El Nino.

Usai menyaksikan panen dan meninjau langsung aktivitas petani di wilayah tersebut, Presiden Jokowi mengaku senang melihat hasil panen petani yang melimpah di periode kedua tahun ini (Indeks Pertanaman / IP2). Ia menekankan hasil panen kedua di sejumlah wilayah ini diarahkan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perang, Perubahan Iklim Hingga Krisis Pangan Jadi Masalah Dunia, Presiden Jokowi: Kita Harus Hati-Hati

&amp;ldquo;Saya senang melihat hasilnya, saya kira ini satu hektar bisa mencapai 9 ton, kita harapkan dari panen inilah pasokan beras bisa menambah cadangan kita&amp;rdquo; tegas Presiden Jokowi dalam keterangan resmi, Minggu (8/10/2023).

Lebih lanjut dia mengatakan meski El Nino berpotensi mengancam produksi padi, Presiden Jokowi memastikan stok beras dalam negeri dan cadangan beras Bulog dalam posisi yang aman.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wanita Ini Berhasil Menjawab Pertanyaan Jokowi: Apa yang Selalu Bertambah Tapi Tidak Berkurang?

&amp;ldquo;Tetapi memang tetap masih kurang, sehingga dari stok yang ada di Bulog sekarang ini 1,7 juta ton, kita masih menambah lagi sampai akhir tahun kira kira 1,5 juta ton cadangan kita, karena apapun El Nino memberikan pengaruh pada produksi dan hasil panen yang ada,&quot; katanya.

Sementara itu usai ditunjuk Plt Mentan, Arief mengatakan sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk menguatkan sektor pangan dan pertanian. Menurutnya, peran dan fungsi Kementan yang berfokus pada produksi pangan menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pangan nasional.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jejak Karier Arief Prasetyo, dari Bos Pasar Induk Beras Cipinang sampai Jadi Plt Menteri Pertanian


&quot;Tentunya dengan penugasan dari Bapak Presiden sebagai Plt Mentan ini kita berharap dapat mengakselerasi pembangunan pertanian yang semakin menguatkan peran dan fungsi Kementan yang berfokus pada peningkatan produksi pangan, daya saing pertanian, dan kesejahteraan petani,&quot; ujar Arief.



Sebagai informasi, Luas Panen Januari - September 2023 di Kabupaten Subang tercatat mencapai 131.423 ha dengan total produksi 893.366,24 ton GKP. Adapun harga jual gabah di lokasi mencapai Rp7.200/kg dengan harga beras rata-rata sebesar Rp13.500/kg. Presiden Jokowi menuturkan saat ini harga gabah ditingkat petani cukup tinggi,bahkan ada yang menyentuh harga Rp. 7.600/kg.



&amp;ldquo;Petani senang harga gabahnya 7.300 sampai 7.600, kalau petaninya senang, tetapi pembeli berasnya yang harus kita atasi dengan memasok sebanyak - banyaknya pasar, sementara di Cipinang harga sudah turun&amp;rdquo; terang Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
