<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengulik Cara Jaga Bisnis Keluarga hingga Bisa Turun ke Generasi Selanjutnya</title><description>Hadi Cahyadi akhirnya meluncurkan buku terbarunya dengan judul 'Go Perpetuate: How to Beat the 3rd Generation Curse'.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/455/2897216/mengulik-cara-jaga-bisnis-keluarga-hingga-bisa-turun-ke-generasi-selanjutnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/455/2897216/mengulik-cara-jaga-bisnis-keluarga-hingga-bisa-turun-ke-generasi-selanjutnya"/><item><title>Mengulik Cara Jaga Bisnis Keluarga hingga Bisa Turun ke Generasi Selanjutnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/455/2897216/mengulik-cara-jaga-bisnis-keluarga-hingga-bisa-turun-ke-generasi-selanjutnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/08/455/2897216/mengulik-cara-jaga-bisnis-keluarga-hingga-bisa-turun-ke-generasi-selanjutnya</guid><pubDate>Minggu 08 Oktober 2023 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/08/455/2897216/mengulik-cara-jaga-bisnis-keluarga-hingga-bisa-turun-ke-generasi-selanjutnya-UTqVV5XOpx.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Mengulik cara jaga bisnis keluarga. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/08/455/2897216/mengulik-cara-jaga-bisnis-keluarga-hingga-bisa-turun-ke-generasi-selanjutnya-UTqVV5XOpx.JPG</image><title>Mengulik cara jaga bisnis keluarga. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOC81LzE3MDc5MC81L3g4bzU4MmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;



JAKARTA - Hadi Cahyadi akhirnya meluncurkan buku terbarunya dengan judul 'Go Perpetuate: How to Beat the 3rd Generation Curse' di gedung Universitas Tarumanagara (UNTAR), Minggu pagi (8/10/2023).

Dari pantauan MNC Portal di lokasi, catatan panjang miliki Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara itu diserbu sejumlah akademisi, praktisi, hingga mahasiswa, pasca peluncuran buku tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Punya Strategi Khusus Bagaimana Majukan UMKM di Era Digital

Mereka berbondong-bondong membeli buku yang sudah disedikan panitia di lokasi. Tak hanya itu, para akademisi hingga praktisi rela antri untuk mendapatkan tanda tangan langsung sang penulis.

Dalam buku yang penuh wawasan ini, penulis, Hadi Cahyadi, menggali akar permasalahan dilema universal yang dihadapi oleh pemilik bisnis keluarga, yang dikenal dengan sebutan 'thirdgeneration curse'.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Fokus Pembiayaan UMKM, Kredit Berkelanjutan BRI Capai Rp732,3 Triliun

Berdasarkan penelitian yang mendalam dan studi kasus dunia nyata, Hadi menawarkan panduan bagi keluarga yang ingin menjaga warisan dan kepemimpinan mereka melalui generasi.

Poin terpenting dari buku 'Go Perpetuate: How to Beat the 3rd Generation Curse' adalah analisis mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh bisnis keluarga dalam menjaga kepemimpinan hingga generasi ketiga dan seterusnya.

Kemudian, pembentukan Theory on Intergenerational Perpetuation of Large Family Businesses, including the Nine Propositions, PHC Triangle, and Seven Stepping Stones of Intergenerational Perpetuation.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kunjungi Inacraft 2023, Ganjar Pranowo ke UMKM: Jangan Jadi Pemain Lokal Terus


Lalu, wawasan dan strategi praktis bagi pemilik bisnis keluarga untuk menghindari jebakan transisi antargenerasi.



Hadi sendiri telah melakukan penelitian yang mendalam tentang bisnis keluarga. Penelitiannya mencakup wawancara dengan 27 responden dari empat kelompok konglomerat besar di Indonesia.



Temuan tersebut, yang telah disusun dalam buku ini, memberikan pencerahan tentang metode dan pola pikir yang membedakan bisnis keluarga yang sukses dari yang gagal.



Acara peluncuran buku akan menampilkan sesi tanya jawab yang menarik, serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi dengan penulis dan mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang isi buku.



&quot;Go Perpetuate: How to Beat the 3rd Generation Curse&quot; merupakan buku yang wajib dimiliki pemilik bisnis keluarga, pengusaha, dan siapa pun yang tertarik pada dinamika perusahaan multigenerasi.



Buku tersebut menawarkan kombinasi unik antara ketatnya penelitian akademis dan kebijaksanaan praktis, menjadikannya sumber daya berharga bagi mereka yang mencari cara untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOC81LzE3MDc5MC81L3g4bzU4MmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;



JAKARTA - Hadi Cahyadi akhirnya meluncurkan buku terbarunya dengan judul 'Go Perpetuate: How to Beat the 3rd Generation Curse' di gedung Universitas Tarumanagara (UNTAR), Minggu pagi (8/10/2023).

Dari pantauan MNC Portal di lokasi, catatan panjang miliki Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara itu diserbu sejumlah akademisi, praktisi, hingga mahasiswa, pasca peluncuran buku tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Punya Strategi Khusus Bagaimana Majukan UMKM di Era Digital

Mereka berbondong-bondong membeli buku yang sudah disedikan panitia di lokasi. Tak hanya itu, para akademisi hingga praktisi rela antri untuk mendapatkan tanda tangan langsung sang penulis.

Dalam buku yang penuh wawasan ini, penulis, Hadi Cahyadi, menggali akar permasalahan dilema universal yang dihadapi oleh pemilik bisnis keluarga, yang dikenal dengan sebutan 'thirdgeneration curse'.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Fokus Pembiayaan UMKM, Kredit Berkelanjutan BRI Capai Rp732,3 Triliun

Berdasarkan penelitian yang mendalam dan studi kasus dunia nyata, Hadi menawarkan panduan bagi keluarga yang ingin menjaga warisan dan kepemimpinan mereka melalui generasi.

Poin terpenting dari buku 'Go Perpetuate: How to Beat the 3rd Generation Curse' adalah analisis mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh bisnis keluarga dalam menjaga kepemimpinan hingga generasi ketiga dan seterusnya.

Kemudian, pembentukan Theory on Intergenerational Perpetuation of Large Family Businesses, including the Nine Propositions, PHC Triangle, and Seven Stepping Stones of Intergenerational Perpetuation.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kunjungi Inacraft 2023, Ganjar Pranowo ke UMKM: Jangan Jadi Pemain Lokal Terus


Lalu, wawasan dan strategi praktis bagi pemilik bisnis keluarga untuk menghindari jebakan transisi antargenerasi.



Hadi sendiri telah melakukan penelitian yang mendalam tentang bisnis keluarga. Penelitiannya mencakup wawancara dengan 27 responden dari empat kelompok konglomerat besar di Indonesia.



Temuan tersebut, yang telah disusun dalam buku ini, memberikan pencerahan tentang metode dan pola pikir yang membedakan bisnis keluarga yang sukses dari yang gagal.



Acara peluncuran buku akan menampilkan sesi tanya jawab yang menarik, serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi dengan penulis dan mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang isi buku.



&quot;Go Perpetuate: How to Beat the 3rd Generation Curse&quot; merupakan buku yang wajib dimiliki pemilik bisnis keluarga, pengusaha, dan siapa pun yang tertarik pada dinamika perusahaan multigenerasi.



Buku tersebut menawarkan kombinasi unik antara ketatnya penelitian akademis dan kebijaksanaan praktis, menjadikannya sumber daya berharga bagi mereka yang mencari cara untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.



</content:encoded></item></channel></rss>
