<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Bergerak di Level 6.890 - 6.920</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih menguji area konsolidasi di area 6.890 sampai 6.920.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/278/2897440/ihsg-hari-ini-bergerak-di-level-6-890-6-920</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/278/2897440/ihsg-hari-ini-bergerak-di-level-6-890-6-920"/><item><title>IHSG Hari Ini Bergerak di Level 6.890 - 6.920</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/278/2897440/ihsg-hari-ini-bergerak-di-level-6-890-6-920</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/278/2897440/ihsg-hari-ini-bergerak-di-level-6-890-6-920</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 07:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/278/2897440/ihsg-hari-ini-bergerak-di-level-6-890-6-920-TkoViVbTgY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/278/2897440/ihsg-hari-ini-bergerak-di-level-6-890-6-920-TkoViVbTgY.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih menguji area konsolidasi di area 6.890 sampai 6.920. Pola teknikal dan sejumlah sentimen fundamental membawa pengaruh pada IHSG hari ini.
Mengacu indikator Stochastic RSI, secara teknikal indeks berada di area jenuh jual alias oversold.

BACA JUGA:
Pergerakan IHSG Hari Ini Cenderung Melemah


&quot;Indeks diperkirakan kembali konsolidasi 6.890-6.920 di tengah penyempitan negative slope pada (indikator) MACD,&quot; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
7 Fakta IHSG Sepekan Anjlok 0,74% ke Level 6.888


Berdasarkan data yang dihimpun MNC Portal Indonesia (MPI), RI bakal merilis indeks keyakinan konsumen (IKK) periode September.
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat IKK periode Agustus mencapai 125,2, menguat dari bulan sebelumnya, yang mengindikasikan optimisme konsumen tetap kuat di tengah inflasi yang terjaga.
Sentimen eksternal khususnya regional Asia,  datang dari Jepang yang  akan merilis indeks harga produsen (PPI) periode September. Angka ini  mengukur perubahan harga jual barang perusahaan di Jepang secara  tahunan. Sebelumnyya PPI Jepang di level 3,2% yoy, dan diprediksi akan  melandai 2,3% yoy.
Dari Amerika Serikat, pelaku pasar masih mencermati dampak pasar tenaga kerja di Negeri Paman Sam yang masih memanas.
AS juga akan merilis angka inflasi konsumen (CPI) periode September  yang sebelumnya di level 3,7% yoy. Adapun hasil rapat dewan kebijakan  bank sentral atau Federal Reserve (FOMC) akan diumumkan pada pertengahan  pekan ini.
&quot;Data terbaru CME FedWatch Tools mencatat peluang 18,5% The Fed akan menaikkan suku bunga pada November,&quot; lanjut Phintraco.
Sejumlah pejabat bank sentral atau Federal Reserve akan memberikan  pandangannya di beberapa kegiatan. Pertemuan Dana Moneter Internasional  (IMF) juga menjadi perhatian global.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih menguji area konsolidasi di area 6.890 sampai 6.920. Pola teknikal dan sejumlah sentimen fundamental membawa pengaruh pada IHSG hari ini.
Mengacu indikator Stochastic RSI, secara teknikal indeks berada di area jenuh jual alias oversold.

BACA JUGA:
Pergerakan IHSG Hari Ini Cenderung Melemah


&quot;Indeks diperkirakan kembali konsolidasi 6.890-6.920 di tengah penyempitan negative slope pada (indikator) MACD,&quot; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
7 Fakta IHSG Sepekan Anjlok 0,74% ke Level 6.888


Berdasarkan data yang dihimpun MNC Portal Indonesia (MPI), RI bakal merilis indeks keyakinan konsumen (IKK) periode September.
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat IKK periode Agustus mencapai 125,2, menguat dari bulan sebelumnya, yang mengindikasikan optimisme konsumen tetap kuat di tengah inflasi yang terjaga.
Sentimen eksternal khususnya regional Asia,  datang dari Jepang yang  akan merilis indeks harga produsen (PPI) periode September. Angka ini  mengukur perubahan harga jual barang perusahaan di Jepang secara  tahunan. Sebelumnyya PPI Jepang di level 3,2% yoy, dan diprediksi akan  melandai 2,3% yoy.
Dari Amerika Serikat, pelaku pasar masih mencermati dampak pasar tenaga kerja di Negeri Paman Sam yang masih memanas.
AS juga akan merilis angka inflasi konsumen (CPI) periode September  yang sebelumnya di level 3,7% yoy. Adapun hasil rapat dewan kebijakan  bank sentral atau Federal Reserve (FOMC) akan diumumkan pada pertengahan  pekan ini.
&quot;Data terbaru CME FedWatch Tools mencatat peluang 18,5% The Fed akan menaikkan suku bunga pada November,&quot; lanjut Phintraco.
Sejumlah pejabat bank sentral atau Federal Reserve akan memberikan  pandangannya di beberapa kegiatan. Pertemuan Dana Moneter Internasional  (IMF) juga menjadi perhatian global.</content:encoded></item></channel></rss>
