<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Listing Hari Ini, Saham Perkebunan Kelapa Sawit (PTBS) Raup Dana Rp89,1 Miliar</title><description>PT Pulau Subur Tbk (PTPS) mencatatkan saham perdana di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/278/2897447/listing-hari-ini-saham-perkebunan-kelapa-sawit-ptbs-raup-dana-rp89-1-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/278/2897447/listing-hari-ini-saham-perkebunan-kelapa-sawit-ptbs-raup-dana-rp89-1-miliar"/><item><title>Listing Hari Ini, Saham Perkebunan Kelapa Sawit (PTBS) Raup Dana Rp89,1 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/278/2897447/listing-hari-ini-saham-perkebunan-kelapa-sawit-ptbs-raup-dana-rp89-1-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/278/2897447/listing-hari-ini-saham-perkebunan-kelapa-sawit-ptbs-raup-dana-rp89-1-miliar</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 07:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/278/2897447/listing-hari-ini-saham-perkebunan-kelapa-sawit-ptbs-raup-dana-rp89-1-miliar-91wpacCQxS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham pulau subur listing di BEI hari ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/278/2897447/listing-hari-ini-saham-perkebunan-kelapa-sawit-ptbs-raup-dana-rp89-1-miliar-91wpacCQxS.jpg</image><title>Saham pulau subur listing di BEI hari ini (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pulau Subur Tbk (PTPS) mencatatkan saham perdana di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (9/10/2023). Sebagai emiten ke-70, emiten perkebunan kelapa sawit ini berhasil meraup dana segar Rp89,1 miliar.

BACA JUGA:
Saham Barito Renewables Energy (BREN) Listing di BEI Hari Ini


PTPS menawarkan 450 juta saham baru bernominal Rp20 per saham, dengan harga perdana Rp198 per saham. Total saham yang ditawarkan setara 20,76% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor.
Sementara jumlah saham yang dicatatkan mencapai 2,16 miliar lembar saham, sehingga kapitalisasi pasar PTPS mencapai Rp429,16 miliar. Hingga akhir penawaran umum perdana (IPO), investor PTPS mencapai 19.224 pihak, termasuk pendiri dan pemegang saham pengendali.

BACA JUGA:
BEI Pecahkan Rekor IPO Tertinggi Sepanjang Sejarah


Bersamaan, PTPS juga menerbitkan 225 juta Waran Seri I (PTPS-W) atau setara 13,10% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran. PTPS-W yang diberikan memiliki rasio 1:1, yang artinya setiap pemegang 1 saham baru PTPS berhak atas 1 PTPS-1.
PTPS-W dapat diperdagangkan sejak tanggal pencatatan hingga 4 Oktober  2024. Periode konversi mulai berlaku pada 9 April 2024 sampai 9 Oktober  2024.
Terkait penggunaan dana, PTPS bakal mengalokasikan 50% dana hasil IPO  untuk belanja modal untuk pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit  (PKS) dengan kapasitas 10 ton per jam. Lokasi pembangunan berada di  dalam Kawasan HGU milik Perseroan Desa Gelebak dalam, Kecamatan  Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Selanjutnya sebesar 50% sisanya akan digunakan sebagai modal kerja  untuk pembelian Tandan Buah Segar (TBS), pemeliharaan jalan, pembelian  traktor dan peralatan produksi. Sedangkan, dana yang diperoleh perseroan  dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran  maka akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja.
Adapun penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek dalam  gelaran IPO ini adalah PT NH Korindo Sekuritas. Pihak biro administrasi  efek diwakili oleh PT Sharestar Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pulau Subur Tbk (PTPS) mencatatkan saham perdana di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (9/10/2023). Sebagai emiten ke-70, emiten perkebunan kelapa sawit ini berhasil meraup dana segar Rp89,1 miliar.

BACA JUGA:
Saham Barito Renewables Energy (BREN) Listing di BEI Hari Ini


PTPS menawarkan 450 juta saham baru bernominal Rp20 per saham, dengan harga perdana Rp198 per saham. Total saham yang ditawarkan setara 20,76% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor.
Sementara jumlah saham yang dicatatkan mencapai 2,16 miliar lembar saham, sehingga kapitalisasi pasar PTPS mencapai Rp429,16 miliar. Hingga akhir penawaran umum perdana (IPO), investor PTPS mencapai 19.224 pihak, termasuk pendiri dan pemegang saham pengendali.

BACA JUGA:
BEI Pecahkan Rekor IPO Tertinggi Sepanjang Sejarah


Bersamaan, PTPS juga menerbitkan 225 juta Waran Seri I (PTPS-W) atau setara 13,10% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran. PTPS-W yang diberikan memiliki rasio 1:1, yang artinya setiap pemegang 1 saham baru PTPS berhak atas 1 PTPS-1.
PTPS-W dapat diperdagangkan sejak tanggal pencatatan hingga 4 Oktober  2024. Periode konversi mulai berlaku pada 9 April 2024 sampai 9 Oktober  2024.
Terkait penggunaan dana, PTPS bakal mengalokasikan 50% dana hasil IPO  untuk belanja modal untuk pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit  (PKS) dengan kapasitas 10 ton per jam. Lokasi pembangunan berada di  dalam Kawasan HGU milik Perseroan Desa Gelebak dalam, Kecamatan  Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Selanjutnya sebesar 50% sisanya akan digunakan sebagai modal kerja  untuk pembelian Tandan Buah Segar (TBS), pemeliharaan jalan, pembelian  traktor dan peralatan produksi. Sedangkan, dana yang diperoleh perseroan  dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran  maka akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja.
Adapun penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek dalam  gelaran IPO ini adalah PT NH Korindo Sekuritas. Pihak biro administrasi  efek diwakili oleh PT Sharestar Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
