<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Plt Mentan, Arief Prasetyo Segera Bereskan Masalah Pangan</title><description>Presiden Jokowi menunjuk Kepala Bapanas (Badan Pangan Nasional) Arief Prasetyo Adi sebagi Plt. Menteri Pertanian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/320/2897561/jadi-plt-mentan-arief-prasetyo-segera-bereskan-masalah-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/320/2897561/jadi-plt-mentan-arief-prasetyo-segera-bereskan-masalah-pangan"/><item><title>Jadi Plt Mentan, Arief Prasetyo Segera Bereskan Masalah Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/320/2897561/jadi-plt-mentan-arief-prasetyo-segera-bereskan-masalah-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/09/320/2897561/jadi-plt-mentan-arief-prasetyo-segera-bereskan-masalah-pangan</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/320/2897561/jadi-plt-mentan-arief-prasetyo-segera-bereskan-masalah-pangan-82PAibGWuz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi tunjuk Arief jadi Plt Mentan (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/320/2897561/jadi-plt-mentan-arief-prasetyo-segera-bereskan-masalah-pangan-82PAibGWuz.jpg</image><title>Jokowi tunjuk Arief jadi Plt Mentan (Foto: Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNy8xLzE3MTgyMC81L3g4b25pMzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menunjuk Kepala Bapanas (Badan Pangan Nasional) Arief Prasetyo Adi sebagi Plt. Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang telah mengundurkan diri.
Lewat penunjukannya sebagai Plt. Mentan ini, Arief berkomitmen untuk mulai membenahi berbagai aspek yang dapat mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. Salah satunya membangun koordinasi dengan Bulog sebagai pihak yang akan menyerap hasil produksi petani.

BACA JUGA:
Jaga Pasokan Beras, Plt Mentan Dampingi Presiden Jokowi Panen Raya


Arief mengatakan bahwa sektor pertanian selama ini merupakan sektor strategis yang memiliki potensi besar pada peningkatan daya saing baik melalui hilirisasi maupun jumlah produksi.
&quot;Satu persatu kita akan beresin ya kemudian Bulog juga sama teman-teman di Bulog harus melakukan penyerapan dalam negeri, tetapi kalau produksinya belum tinggi Bulog jangan masuk dulu karena. Karena itu fokus kami adalah menyiapkan CPP (cadangan pangan pemerintah). Di sinilah saya perlu BUMN di bidang pangan seperti Id Food,&quot; ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
4 Fakta Presiden Jokowi Tunjuk Arief Prasetyo Jadi Plt Mentan


Menurut Arief, saat ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat produksi dalam negeri. Di antaranya cuaca ekstrem el nino yang berlangsung lama serta ancaman hama yang harus dikendalikan.
&quot;Saya sampaikan kalau ada produksi di salah satu daerah rendah itu bukan hanya kegagalan satu institusi saja, tetapi juga bisa karena climate change, bisa karena air, bisa karena hama dan gangguan lainnya,&quot; sambungnya.
Namun yang pasti, Arief mengatakan koordinasi dengan para pihak akan  dilakukan secara masif di seluruh Indonesia. Termasuk dengan Kementerian  Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR.
&quot;Kita akan koordinasi dengan Bulog, Kementerian Perdagangan agar tali  koordinasinya itu bisa lebih dipersingkat untuk kita sama-sama  mengelola termasuk di antaranya tadi ketersediaan produksi dan juga  harga beras yang ini masih terus meningkat,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNy8xLzE3MTgyMC81L3g4b25pMzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menunjuk Kepala Bapanas (Badan Pangan Nasional) Arief Prasetyo Adi sebagi Plt. Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang telah mengundurkan diri.
Lewat penunjukannya sebagai Plt. Mentan ini, Arief berkomitmen untuk mulai membenahi berbagai aspek yang dapat mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. Salah satunya membangun koordinasi dengan Bulog sebagai pihak yang akan menyerap hasil produksi petani.

BACA JUGA:
Jaga Pasokan Beras, Plt Mentan Dampingi Presiden Jokowi Panen Raya


Arief mengatakan bahwa sektor pertanian selama ini merupakan sektor strategis yang memiliki potensi besar pada peningkatan daya saing baik melalui hilirisasi maupun jumlah produksi.
&quot;Satu persatu kita akan beresin ya kemudian Bulog juga sama teman-teman di Bulog harus melakukan penyerapan dalam negeri, tetapi kalau produksinya belum tinggi Bulog jangan masuk dulu karena. Karena itu fokus kami adalah menyiapkan CPP (cadangan pangan pemerintah). Di sinilah saya perlu BUMN di bidang pangan seperti Id Food,&quot; ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:
4 Fakta Presiden Jokowi Tunjuk Arief Prasetyo Jadi Plt Mentan


Menurut Arief, saat ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat produksi dalam negeri. Di antaranya cuaca ekstrem el nino yang berlangsung lama serta ancaman hama yang harus dikendalikan.
&quot;Saya sampaikan kalau ada produksi di salah satu daerah rendah itu bukan hanya kegagalan satu institusi saja, tetapi juga bisa karena climate change, bisa karena air, bisa karena hama dan gangguan lainnya,&quot; sambungnya.
Namun yang pasti, Arief mengatakan koordinasi dengan para pihak akan  dilakukan secara masif di seluruh Indonesia. Termasuk dengan Kementerian  Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR.
&quot;Kita akan koordinasi dengan Bulog, Kementerian Perdagangan agar tali  koordinasinya itu bisa lebih dipersingkat untuk kita sama-sama  mengelola termasuk di antaranya tadi ketersediaan produksi dan juga  harga beras yang ini masih terus meningkat,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
