<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pedagang Pasar Tanah Abang Minta E-Commerce Lain Ditutup, Emang Bisa?</title><description>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menanggapi keluhan para pedagang pasar Tanah Abang yang ingin platform belanja online lainnya ditutup.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/10/320/2898382/pedagang-pasar-tanah-abang-minta-e-commerce-lain-ditutup-emang-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/10/320/2898382/pedagang-pasar-tanah-abang-minta-e-commerce-lain-ditutup-emang-bisa"/><item><title>Pedagang Pasar Tanah Abang Minta E-Commerce Lain Ditutup, Emang Bisa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/10/320/2898382/pedagang-pasar-tanah-abang-minta-e-commerce-lain-ditutup-emang-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/10/320/2898382/pedagang-pasar-tanah-abang-minta-e-commerce-lain-ditutup-emang-bisa</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2023 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/320/2898382/pedagang-pasar-tanah-abang-minta-e-commerce-lain-ditutup-emang-bisa-VtDfgdKKPg.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan tanggapi keluhan pedagang Tanah Abang yang minta platform belanja online lainnya ditutup. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/320/2898382/pedagang-pasar-tanah-abang-minta-e-commerce-lain-ditutup-emang-bisa-VtDfgdKKPg.JPG</image><title>Mendag Zulkifli Hasan tanggapi keluhan pedagang Tanah Abang yang minta platform belanja online lainnya ditutup. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS80LzE3MTkyNi81L3g4b3Axb3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menanggapi perihal keluhan para pedagang pasar Tanah Abang yang ingin platform belanja online lainnya juga segera ditutup.

Hal tersebut seiring dengan platform Tiktok Shop yang telah resmi ditutup oleh pemerintah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sejarah Pasar Tanah Abang, Dahulu Kala Pernah Dibakar dan Hanya Buka di Hari Sabtu

Para pedagang pasar Tanah Abang merasa dirugikan atas kehadiran penjualan online, karena menawarkan harga yang jauh lebih murah.

&quot;Ya nggak, kan diatur, bukan tutup. Ndak boleh dong. kan nggak bisa dihindari namanya itu platform digital itu zaman kok,&quot; katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

TikTok Shop Cs Dilarang, Bagaimana Kondisi Pedagang Pasar Tanah Abang?

Dia mengatakan bahwa pedagang pasar Tanah Abang harus mulai beralih menjual barangnya ke online selain offline.

Sebab, katanya, sayur dan buah-buahan sudah bisa di beli masyarakat melalui online.

&quot;Oleh karena itu saya bilang teman-teman di pasar tanah abang pasar sayur saja online sekarang. Apalagi pasar-pasar yang jual barang-barang komersial, pakaian, sepatu itu kan harus juga mengikuti selain offline, online,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

TikTok Shop Cs Dilarang, Bagaimana Kondisi Pedagang Pasar Tanah Abang?


Dia mencontohkan bahwa salah satu platform Shopee sudah tidak lagi menjual barang impor. Menurutnya, Shopee telah menjual barang-barang lokal. Para pedagang pun diminta untuk ikut serta gerakan yang dilakukan Shopee tersebut.



&quot;Jangan nggak ikut. Kan dia udah nggak (menjual) barang luar lagi, barang dari kita UMKM. Ikutan di situ cepat. Nanti dibantu bagaimana packaging, bagaimana fotonya, bagaimana cara akan diatur. Nah itu lah maka kita tata ada media sosial, ada social commerce nanti yang kita sebut ecommerce,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS80LzE3MTkyNi81L3g4b3Axb3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menanggapi perihal keluhan para pedagang pasar Tanah Abang yang ingin platform belanja online lainnya juga segera ditutup.

Hal tersebut seiring dengan platform Tiktok Shop yang telah resmi ditutup oleh pemerintah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sejarah Pasar Tanah Abang, Dahulu Kala Pernah Dibakar dan Hanya Buka di Hari Sabtu

Para pedagang pasar Tanah Abang merasa dirugikan atas kehadiran penjualan online, karena menawarkan harga yang jauh lebih murah.

&quot;Ya nggak, kan diatur, bukan tutup. Ndak boleh dong. kan nggak bisa dihindari namanya itu platform digital itu zaman kok,&quot; katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

TikTok Shop Cs Dilarang, Bagaimana Kondisi Pedagang Pasar Tanah Abang?

Dia mengatakan bahwa pedagang pasar Tanah Abang harus mulai beralih menjual barangnya ke online selain offline.

Sebab, katanya, sayur dan buah-buahan sudah bisa di beli masyarakat melalui online.

&quot;Oleh karena itu saya bilang teman-teman di pasar tanah abang pasar sayur saja online sekarang. Apalagi pasar-pasar yang jual barang-barang komersial, pakaian, sepatu itu kan harus juga mengikuti selain offline, online,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

TikTok Shop Cs Dilarang, Bagaimana Kondisi Pedagang Pasar Tanah Abang?


Dia mencontohkan bahwa salah satu platform Shopee sudah tidak lagi menjual barang impor. Menurutnya, Shopee telah menjual barang-barang lokal. Para pedagang pun diminta untuk ikut serta gerakan yang dilakukan Shopee tersebut.



&quot;Jangan nggak ikut. Kan dia udah nggak (menjual) barang luar lagi, barang dari kita UMKM. Ikutan di situ cepat. Nanti dibantu bagaimana packaging, bagaimana fotonya, bagaimana cara akan diatur. Nah itu lah maka kita tata ada media sosial, ada social commerce nanti yang kita sebut ecommerce,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
