<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Koka Indonesia (KOKA) Jadi Emiten Baru di BEI Hari Ini</title><description>KOKA resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini Rabu (11/10/2023).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/278/2898884/koka-indonesia-koka-jadi-emiten-baru-di-bei-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/278/2898884/koka-indonesia-koka-jadi-emiten-baru-di-bei-hari-ini"/><item><title>Koka Indonesia (KOKA) Jadi Emiten Baru di BEI Hari Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/278/2898884/koka-indonesia-koka-jadi-emiten-baru-di-bei-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/278/2898884/koka-indonesia-koka-jadi-emiten-baru-di-bei-hari-ini</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/278/2898884/koka-indonesia-koka-jadi-emiten-baru-di-bei-hari-ini-2Y4E0VFBD2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KOKA Jadi Emiten Baru di BEI (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/278/2898884/koka-indonesia-koka-jadi-emiten-baru-di-bei-hari-ini-2Y4E0VFBD2.jpg</image><title>KOKA Jadi Emiten Baru di BEI (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini Rabu (11/10/2023). Sebagai emiten ke72, KOKA meraup dana segar pasar modal senilai Rp91,56 miliar.
KOKA menawarkan 715,33 juta saham baru atau setara 25,00 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Harga perdana ditetapkan senilai Rp128 per saham.

BACA JUGA:
Usai IPO, Pulau Subur (PTPS) Bidik Laba Rp29 Miliar di Akhir 2023

KOKA akan menjadi konstituen Papan Pengembangan BEI, dengan total saham yang dicatatkan mencapai 2,86 miliar lembar. Sehingga market caps perseroan mencapai Rp366,25 miliar.

BACA JUGA:
Agro Bahari Nusantara Bakal IPO, Incar Dana Rp50 Miliar

Terkait penggunaan dana, KOKA bakal menggunakan sekitar 13,55% atau Rp15 miliar untuk belanja modal meliputi pengadaan alat berat baru masing-masing berupa wheel loader sejumlah tiga unit dengan harga keseluruhan sebesar Rp3 miliar, truck crane sejumlah dua unit dengan harga sebesar Rp7,20 miliar, serta dua unit ekskavator seharga Rp4,80 miliar.Perseroan menargetkan hal ini akan terealisasi selambat-lambatnya pada kuartal IV tahun 2023.
Selanjutnya sebesar 86,45% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, meliputi antara lain pembayaran material bahan baku konstruksi, biaya logistik pengiriman, biaya operasional di lokasi proyek dan biaya administrasi yang timbul dalam proyek.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini Rabu (11/10/2023). Sebagai emiten ke72, KOKA meraup dana segar pasar modal senilai Rp91,56 miliar.
KOKA menawarkan 715,33 juta saham baru atau setara 25,00 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Harga perdana ditetapkan senilai Rp128 per saham.

BACA JUGA:
Usai IPO, Pulau Subur (PTPS) Bidik Laba Rp29 Miliar di Akhir 2023

KOKA akan menjadi konstituen Papan Pengembangan BEI, dengan total saham yang dicatatkan mencapai 2,86 miliar lembar. Sehingga market caps perseroan mencapai Rp366,25 miliar.

BACA JUGA:
Agro Bahari Nusantara Bakal IPO, Incar Dana Rp50 Miliar

Terkait penggunaan dana, KOKA bakal menggunakan sekitar 13,55% atau Rp15 miliar untuk belanja modal meliputi pengadaan alat berat baru masing-masing berupa wheel loader sejumlah tiga unit dengan harga keseluruhan sebesar Rp3 miliar, truck crane sejumlah dua unit dengan harga sebesar Rp7,20 miliar, serta dua unit ekskavator seharga Rp4,80 miliar.Perseroan menargetkan hal ini akan terealisasi selambat-lambatnya pada kuartal IV tahun 2023.
Selanjutnya sebesar 86,45% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, meliputi antara lain pembayaran material bahan baku konstruksi, biaya logistik pengiriman, biaya operasional di lokasi proyek dan biaya administrasi yang timbul dalam proyek.</content:encoded></item></channel></rss>
