<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancol Raup Laba Rp170,8 Miliar, Naik 130% di Kuartal III-2023</title><description>PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) meraup laba bersih Rp170,8 miliar pada kuartal III 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/278/2899222/ancol-raup-laba-rp170-8-miliar-naik-130-di-kuartal-iii-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/278/2899222/ancol-raup-laba-rp170-8-miliar-naik-130-di-kuartal-iii-2023"/><item><title>Ancol Raup Laba Rp170,8 Miliar, Naik 130% di Kuartal III-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/278/2899222/ancol-raup-laba-rp170-8-miliar-naik-130-di-kuartal-iii-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/278/2899222/ancol-raup-laba-rp170-8-miliar-naik-130-di-kuartal-iii-2023</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Dzakwan Agung Mugits</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/278/2899222/ancol-raup-laba-rp170-8-miliar-naik-130-di-kuartal-iii-2023-qOR2mH2GHk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba PJAA alami kenaikan pada kuartal III 2023 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/278/2899222/ancol-raup-laba-rp170-8-miliar-naik-130-di-kuartal-iii-2023-qOR2mH2GHk.jpg</image><title>Laba PJAA alami kenaikan pada kuartal III 2023 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) meraup laba bersih Rp170,8 miliar pada kuartal III 2023. Laba Ancol naik 130% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp74 miliar.
Adapun Laba per saham dasar naik 133% ke posisi Rp107 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp46. Pendapatan bersih Rp902,6 miliar, meningkat 43% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp630,4 miliar.

BACA JUGA:
JPO Akses Penghubung Stadion JIS-Ancol Dibangun demi Piala Dunia U-17


Peningkatan ini dapat dicapai terutama karena semakin pulihnya kondisi industri pariwisata sejak berakhirnya pandemi Covid-19, secara langsung ditunjukkan dengan lonjakan pengunjung kawasan wisata Ancol Taman Impian mencapai lebih dari 8,1 juta orang sampai dengan kuartal tiga tahun 2023.

BACA JUGA:
Sea World Ancol Gelar Upacara HUT Ke-78 RI dalam Aquarium Bawah Laut pada 17 Agustus


&amp;ldquo;Kami telah belajar banyak dari peristiwa pandemi, di mana dalam kondisi sulit sepanjang tahun 2022 Ancol telah bisa mencatatkan laba dengan pencapaian pengunjung 7,8 juta orang, ini terus menjadi daya lecut kami untuk terus berupaya lebih keras dan cermat guna percepatan mengejar pemulihan bisnis seperti kondisi sebelum pandemi,&amp;rdquo; kata Direktur Utama PJAA Winarto, Rabu (11/10/2023).Dapat diketahui juga dalam kuartal III 2023, PJAA telah membukukan  laba kotor terakumulasi sebesar Rp491,9 miliar, naik 43% dari periode  yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp343,2 miliar. Laba usaha Rp337,8  miliar, melambung 92% dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp175,8  miliar. Pendapatan bunga sebesar Rp18,6 miliar dari sebelumnya Rp9,1  miliar.
Laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp251,6 miliar, mengalami  pertumbuhan 202% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp83,3  miliar. Beban pajak penghasilan bersih Rp81,9 miliar, naik 695% dari  periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10,3 miliar.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) meraup laba bersih Rp170,8 miliar pada kuartal III 2023. Laba Ancol naik 130% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp74 miliar.
Adapun Laba per saham dasar naik 133% ke posisi Rp107 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp46. Pendapatan bersih Rp902,6 miliar, meningkat 43% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp630,4 miliar.

BACA JUGA:
JPO Akses Penghubung Stadion JIS-Ancol Dibangun demi Piala Dunia U-17


Peningkatan ini dapat dicapai terutama karena semakin pulihnya kondisi industri pariwisata sejak berakhirnya pandemi Covid-19, secara langsung ditunjukkan dengan lonjakan pengunjung kawasan wisata Ancol Taman Impian mencapai lebih dari 8,1 juta orang sampai dengan kuartal tiga tahun 2023.

BACA JUGA:
Sea World Ancol Gelar Upacara HUT Ke-78 RI dalam Aquarium Bawah Laut pada 17 Agustus


&amp;ldquo;Kami telah belajar banyak dari peristiwa pandemi, di mana dalam kondisi sulit sepanjang tahun 2022 Ancol telah bisa mencatatkan laba dengan pencapaian pengunjung 7,8 juta orang, ini terus menjadi daya lecut kami untuk terus berupaya lebih keras dan cermat guna percepatan mengejar pemulihan bisnis seperti kondisi sebelum pandemi,&amp;rdquo; kata Direktur Utama PJAA Winarto, Rabu (11/10/2023).Dapat diketahui juga dalam kuartal III 2023, PJAA telah membukukan  laba kotor terakumulasi sebesar Rp491,9 miliar, naik 43% dari periode  yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp343,2 miliar. Laba usaha Rp337,8  miliar, melambung 92% dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp175,8  miliar. Pendapatan bunga sebesar Rp18,6 miliar dari sebelumnya Rp9,1  miliar.
Laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp251,6 miliar, mengalami  pertumbuhan 202% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp83,3  miliar. Beban pajak penghasilan bersih Rp81,9 miliar, naik 695% dari  periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10,3 miliar.
</content:encoded></item></channel></rss>
