<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditinggal Penumpang Usai Harga Tiket Naik, LRT Jabodebek Bisa Apa?</title><description>LRT Jabodebek dikabarkan sepi penumpang usai berakhirnya tarif promo Rp5.000 pada 30 September 2023 lalu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/320/2899308/ditinggal-penumpang-usai-harga-tiket-naik-lrt-jabodebek-bisa-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/320/2899308/ditinggal-penumpang-usai-harga-tiket-naik-lrt-jabodebek-bisa-apa"/><item><title>Ditinggal Penumpang Usai Harga Tiket Naik, LRT Jabodebek Bisa Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/320/2899308/ditinggal-penumpang-usai-harga-tiket-naik-lrt-jabodebek-bisa-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/320/2899308/ditinggal-penumpang-usai-harga-tiket-naik-lrt-jabodebek-bisa-apa</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Dzakwan Agung Mugits</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/320/2899308/ditinggal-penumpang-usai-harga-tiket-naik-lrt-jabodebek-bisa-apa-Ta3pkCo8Ua.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LRT Jabodebek dikabarkan kini sepi penumpang. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/320/2899308/ditinggal-penumpang-usai-harga-tiket-naik-lrt-jabodebek-bisa-apa-Ta3pkCo8Ua.jpg</image><title>LRT Jabodebek dikabarkan kini sepi penumpang. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMS8xLzE2OTk0Ni81L3g4bmxnenM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - LRT Jabodebek dikabarkan sepi penumpang usai berakhirnya tarif promo Rp5.000 pada 30 September 2023 lalu.

Kepala Humas LRT Kuswardojo menjelaskan cara yang dilakukan untuk menarik minat penumpangnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terungkap Ini Alasan Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek Belum Ditambah

Di mana mereka akan terus melakukan sosialisasi dan lebih mengenalkan LRT Jabodebek kepada masyarakat luas.

&amp;ldquo;Kami hingga saat ini masih terus melakukan sosialisasi dan mengenalkan LRT Jabodebek kepada masyarakat luas,&amp;rdquo; ujar Kuswardojo kepada Okezone, Rabu (11/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ternyata Ini Alasan Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp20.000

Lebih lanjut, cara tersebut diharapkan berjalan baik dengan memiliki tujuan semakin banyak masyarakat yang tahu keberadaan dari  LRT Jabodebek. Serta memanfaatkan transportasi publik yang disediakan oleh pemerintah guna mengurangi kemacetan.

&amp;ldquo;Dengan harapan akan semakin banyak masyarakat yg tahu keberadaan LRT Jabodebek dan memanfaatkan transportasi publik yang disediakan oleh pemerintah untuk mengurai kemacetan,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bangun LRT Bali Pakai Utang?


Dia pun menyebut kalau penurunan jumlah penumpang pun terjadi dari sebelumnya sekitar 47.000 penumpang, kini menurun hingga di angka 37.000-38.000 pengguna LRT di hari kerja Senin sampai Kamis.



&amp;ldquo;Memang terjadi penurunan jumlah pengguna LRT Jabodebek setelah diberlakukannya tarif promo ke 2 oleh Kemenhub. Jika sebelumnya rata rata di angka 47.000 maka saat ini di angka 37-38 ribuan di hari kerja Senin hingga Kamis,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMS8xLzE2OTk0Ni81L3g4bmxnenM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - LRT Jabodebek dikabarkan sepi penumpang usai berakhirnya tarif promo Rp5.000 pada 30 September 2023 lalu.

Kepala Humas LRT Kuswardojo menjelaskan cara yang dilakukan untuk menarik minat penumpangnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terungkap Ini Alasan Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek Belum Ditambah

Di mana mereka akan terus melakukan sosialisasi dan lebih mengenalkan LRT Jabodebek kepada masyarakat luas.

&amp;ldquo;Kami hingga saat ini masih terus melakukan sosialisasi dan mengenalkan LRT Jabodebek kepada masyarakat luas,&amp;rdquo; ujar Kuswardojo kepada Okezone, Rabu (11/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ternyata Ini Alasan Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp20.000

Lebih lanjut, cara tersebut diharapkan berjalan baik dengan memiliki tujuan semakin banyak masyarakat yang tahu keberadaan dari  LRT Jabodebek. Serta memanfaatkan transportasi publik yang disediakan oleh pemerintah guna mengurangi kemacetan.

&amp;ldquo;Dengan harapan akan semakin banyak masyarakat yg tahu keberadaan LRT Jabodebek dan memanfaatkan transportasi publik yang disediakan oleh pemerintah untuk mengurai kemacetan,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bangun LRT Bali Pakai Utang?


Dia pun menyebut kalau penurunan jumlah penumpang pun terjadi dari sebelumnya sekitar 47.000 penumpang, kini menurun hingga di angka 37.000-38.000 pengguna LRT di hari kerja Senin sampai Kamis.



&amp;ldquo;Memang terjadi penurunan jumlah pengguna LRT Jabodebek setelah diberlakukannya tarif promo ke 2 oleh Kemenhub. Jika sebelumnya rata rata di angka 47.000 maka saat ini di angka 37-38 ribuan di hari kerja Senin hingga Kamis,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
