<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serahkan 102 Sertifikat Tanah di Papua, Wapres: Saya Ingin Dengar Keluhan</title><description>Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyerahkan sebanyak 102 sertifikat tanah kepada masyarakat Papua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/470/2899015/serahkan-102-sertifikat-tanah-di-papua-wapres-saya-ingin-dengar-keluhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/470/2899015/serahkan-102-sertifikat-tanah-di-papua-wapres-saya-ingin-dengar-keluhan"/><item><title>Serahkan 102 Sertifikat Tanah di Papua, Wapres: Saya Ingin Dengar Keluhan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/470/2899015/serahkan-102-sertifikat-tanah-di-papua-wapres-saya-ingin-dengar-keluhan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/11/470/2899015/serahkan-102-sertifikat-tanah-di-papua-wapres-saya-ingin-dengar-keluhan</guid><pubDate>Rabu 11 Oktober 2023 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/470/2899015/serahkan-102-sertifikat-tanah-di-papua-wapres-saya-ingin-dengar-keluhan-pwL7J95lOp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres bagikan sertifikat tanah di Papua (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/470/2899015/serahkan-102-sertifikat-tanah-di-papua-wapres-saya-ingin-dengar-keluhan-pwL7J95lOp.jpg</image><title>Wapres bagikan sertifikat tanah di Papua (Foto: Setwapres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk1NC81L3g4b3Bxcmg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyerahkan sebanyak 102 sertifikat tanah kepada masyarakat Papua. Penyerahan sertifikat tanah ini, merupakan komitmen untuk mempercepat pensertifikatan tanah di seluruh Indonesia secara gratis.
&amp;ldquo;Hari ini saya berbahagia karena dapat hadir kembali di Tanah Papua, salah satunya untuk menyerahkan 102 sertifikat tanah,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam sambutannya saat penyerahan sertifikat tanah di Gedung Papua Youth Creative Hub Jayapura, Papua, Rabu (11/10/2023).

BACA JUGA:
Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah yang Diwakafkan ke Guru Spiritual Jokowi


Wapres mengatakan pemberian sertifikat tanah bagi masyarakat Papua ini sangat penting, karena menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap pemiliknya.
Apalagi, kata Wapres, tanah memiliki nilai yang berharga dalam hati masyarakat Papua, baik dari sisi spiritualitas, sosiologis antropologis, kebudayaan, maupun ekonomi masyarakat. &amp;ldquo;Tanah dipandang sebagai Ibu atau Mama yang melahirkan kehidupan sosial di masyarakat Papua,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Seminari Berusia 36 Tahun di Labuan Bajo Dapat Sertifikat Tanah dari Menteri Hadi


Oleh karena itu, Wapres mengatakan agenda pertanahan merupakan salah satu agenda prioritas di Papua yang mendapat perhatian serius dari Pemerintah. &amp;ldquo;Perhatian pemerintah tertuang dalam Instruksi Presiden tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat. Yang sekarang sudah berkembang menjadi 6 provinsi,&amp;rdquo; katanya.
Lebih lanjut, pada kesempatan itu Wapres mengatakan dia dalam  beberapa hari ini akan berada di Papua. &amp;ldquo;Memang (saya) di Papua ini  untuk ketiga kalinya. Pertama saya datang lima hari di sini. Kemudian  kedua saya datang tujuh hari. Dan ini saya rencanakan untuk lima hari  berada di Papua.&amp;rdquo;
Kali ini, kata Wapres, dia ingin lebih banyak bertemu dengan beberapa  komunitas dengan pegiat HAM dan dewan-dewan gereja, dengan tokoh-tokoh  agama, dengan para pengusaha untuk mendengarkan pandangan-pandangan yang  disampaikan oleh masyarakat.
&amp;ldquo;Karena apa? Karena saya ingin lebih banyak bagaimana menangani Papua  ini sesuai dengan aspirasi yang tumbuh di masyarakat. Karena bagi saya,  saya mengumpamakan saya ini datang ke Papua untuk menggaruk yang gatal.  Jangan sampai saya menggaruk di tempat yang tidak gatal. Dan yang tahu  banyak, yang tahu banyak tentang di mana letak yang gatal itu adalah  orang Papua itu sendiri. Karena itu, saya ingin mendengarkan keluhan  atau keinginan-keinginan, aspirasi dari masyarakat Papua,&amp;rdquo; kata Wapres.
&amp;ldquo;Itulah sebabnya saya datang untuk mendengar dan merespon berbagai  masalah yang dihadapi oleh masyarakat Papua untuk kesejahteraan dan  kemajuan Papua,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk1NC81L3g4b3Bxcmg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyerahkan sebanyak 102 sertifikat tanah kepada masyarakat Papua. Penyerahan sertifikat tanah ini, merupakan komitmen untuk mempercepat pensertifikatan tanah di seluruh Indonesia secara gratis.
&amp;ldquo;Hari ini saya berbahagia karena dapat hadir kembali di Tanah Papua, salah satunya untuk menyerahkan 102 sertifikat tanah,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam sambutannya saat penyerahan sertifikat tanah di Gedung Papua Youth Creative Hub Jayapura, Papua, Rabu (11/10/2023).

BACA JUGA:
Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah yang Diwakafkan ke Guru Spiritual Jokowi


Wapres mengatakan pemberian sertifikat tanah bagi masyarakat Papua ini sangat penting, karena menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap pemiliknya.
Apalagi, kata Wapres, tanah memiliki nilai yang berharga dalam hati masyarakat Papua, baik dari sisi spiritualitas, sosiologis antropologis, kebudayaan, maupun ekonomi masyarakat. &amp;ldquo;Tanah dipandang sebagai Ibu atau Mama yang melahirkan kehidupan sosial di masyarakat Papua,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Seminari Berusia 36 Tahun di Labuan Bajo Dapat Sertifikat Tanah dari Menteri Hadi


Oleh karena itu, Wapres mengatakan agenda pertanahan merupakan salah satu agenda prioritas di Papua yang mendapat perhatian serius dari Pemerintah. &amp;ldquo;Perhatian pemerintah tertuang dalam Instruksi Presiden tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat. Yang sekarang sudah berkembang menjadi 6 provinsi,&amp;rdquo; katanya.
Lebih lanjut, pada kesempatan itu Wapres mengatakan dia dalam  beberapa hari ini akan berada di Papua. &amp;ldquo;Memang (saya) di Papua ini  untuk ketiga kalinya. Pertama saya datang lima hari di sini. Kemudian  kedua saya datang tujuh hari. Dan ini saya rencanakan untuk lima hari  berada di Papua.&amp;rdquo;
Kali ini, kata Wapres, dia ingin lebih banyak bertemu dengan beberapa  komunitas dengan pegiat HAM dan dewan-dewan gereja, dengan tokoh-tokoh  agama, dengan para pengusaha untuk mendengarkan pandangan-pandangan yang  disampaikan oleh masyarakat.
&amp;ldquo;Karena apa? Karena saya ingin lebih banyak bagaimana menangani Papua  ini sesuai dengan aspirasi yang tumbuh di masyarakat. Karena bagi saya,  saya mengumpamakan saya ini datang ke Papua untuk menggaruk yang gatal.  Jangan sampai saya menggaruk di tempat yang tidak gatal. Dan yang tahu  banyak, yang tahu banyak tentang di mana letak yang gatal itu adalah  orang Papua itu sendiri. Karena itu, saya ingin mendengarkan keluhan  atau keinginan-keinginan, aspirasi dari masyarakat Papua,&amp;rdquo; kata Wapres.
&amp;ldquo;Itulah sebabnya saya datang untuk mendengar dan merespon berbagai  masalah yang dihadapi oleh masyarakat Papua untuk kesejahteraan dan  kemajuan Papua,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
