<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancaman Krisis Pangan dan Energi, Erick Thohir: Kita Tidak Punya Waktu Banyak</title><description>Potensi krisis pangan dan energi global menjadi ancaman serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/12/320/2900251/ancaman-krisis-pangan-dan-energi-erick-thohir-kita-tidak-punya-waktu-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/12/320/2900251/ancaman-krisis-pangan-dan-energi-erick-thohir-kita-tidak-punya-waktu-banyak"/><item><title>Ancaman Krisis Pangan dan Energi, Erick Thohir: Kita Tidak Punya Waktu Banyak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/12/320/2900251/ancaman-krisis-pangan-dan-energi-erick-thohir-kita-tidak-punya-waktu-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/12/320/2900251/ancaman-krisis-pangan-dan-energi-erick-thohir-kita-tidak-punya-waktu-banyak</guid><pubDate>Kamis 12 Oktober 2023 21:05 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/12/320/2900251/ancaman-krisis-pangan-dan-energi-erick-thohir-kita-tidak-punya-waktu-banyak-zOt5tyWqYl.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/12/320/2900251/ancaman-krisis-pangan-dan-energi-erick-thohir-kita-tidak-punya-waktu-banyak-zOt5tyWqYl.jpeg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>


JAKARTA - Potensi krisis pangan dan energi global menjadi ancaman serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia.
Diperkirakan 179 sampai 181 juta orang di 41 negara akan menghadapi krisis pangan. Saat ini lonjakan harga pangan dan energi tidak dapat dihindari akibat perang Rusia-Ukraina.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi Krisis Pangan dan Kelaparan, Indonesia Lakukan Hal Ini

Di Indonesia, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga secara signifikan. Bahkan, harganya menyentuh level tertinggi selama tujuh tahun terakhir.
Atas kondisi tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, Indonesia tak punya banyak waktu. Harus ada langkah strategis yang diambil Indonesia dibalik potensi ancaman tersebut.
&amp;ldquo;Kita tidak punya waktu banyak, hari ini kita bisa saksikan dengan situasi global tekanan terhadap pangan sangat tinggi,&quot; ujar Erick dalam acara IAPPI di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (12/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko PMK Bilang Krisis Pangan di Papua Tengah Teratasi

&quot;Harga pangan hari ini adalah harga tertinggi selama 7 tahun terakhir. Kalau kita lihat energi juga sama, sangat tinggi,&amp;rdquo; lanjutnya.Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak bisa alakadarnya. Perbaikan ekonomi di era globalisasi harus menggunakan dengan cara khas Indonesia. Begitu juga dari sisi politik yang tak terlepas dari pengaruh negara lain.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lanjutkan Bantuan Krisis Pangan di Papua, Pemerintah Bangun Gudang Logistik

&amp;ldquo;Sekarang wilayah kita pun akhirnya namanya Indo Pasifik seperti NATO yang ada di Eropa di lain pihak juga, sebagai negara-negara Asia Tenggara kita bisa lihat juga ada tantangan, Apakah kita bisa menjadi tetap wilayah zona yang netral,&amp;rdquo; ungkap Erick.
&amp;ldquo;Bisa lihat gimana negara besar seperti China Amerika terus mempengaruhi wilayah kita, artinya secara politik pun kita akan dipertanyakan kita di mana,&amp;rdquo; lanjut dia.</description><content:encoded>


JAKARTA - Potensi krisis pangan dan energi global menjadi ancaman serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia.
Diperkirakan 179 sampai 181 juta orang di 41 negara akan menghadapi krisis pangan. Saat ini lonjakan harga pangan dan energi tidak dapat dihindari akibat perang Rusia-Ukraina.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi Krisis Pangan dan Kelaparan, Indonesia Lakukan Hal Ini

Di Indonesia, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga secara signifikan. Bahkan, harganya menyentuh level tertinggi selama tujuh tahun terakhir.
Atas kondisi tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, Indonesia tak punya banyak waktu. Harus ada langkah strategis yang diambil Indonesia dibalik potensi ancaman tersebut.
&amp;ldquo;Kita tidak punya waktu banyak, hari ini kita bisa saksikan dengan situasi global tekanan terhadap pangan sangat tinggi,&quot; ujar Erick dalam acara IAPPI di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (12/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko PMK Bilang Krisis Pangan di Papua Tengah Teratasi

&quot;Harga pangan hari ini adalah harga tertinggi selama 7 tahun terakhir. Kalau kita lihat energi juga sama, sangat tinggi,&amp;rdquo; lanjutnya.Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak bisa alakadarnya. Perbaikan ekonomi di era globalisasi harus menggunakan dengan cara khas Indonesia. Begitu juga dari sisi politik yang tak terlepas dari pengaruh negara lain.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lanjutkan Bantuan Krisis Pangan di Papua, Pemerintah Bangun Gudang Logistik

&amp;ldquo;Sekarang wilayah kita pun akhirnya namanya Indo Pasifik seperti NATO yang ada di Eropa di lain pihak juga, sebagai negara-negara Asia Tenggara kita bisa lihat juga ada tantangan, Apakah kita bisa menjadi tetap wilayah zona yang netral,&amp;rdquo; ungkap Erick.
&amp;ldquo;Bisa lihat gimana negara besar seperti China Amerika terus mempengaruhi wilayah kita, artinya secara politik pun kita akan dipertanyakan kita di mana,&amp;rdquo; lanjut dia.</content:encoded></item></channel></rss>
