<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>24 Ribu Ton Beras Impor Vietnam Tiba di Tanjung Priok   </title><description>Beras impor sebanyak 24.000 ton tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/13/320/2900376/24-ribu-ton-beras-impor-vietnam-tiba-di-tanjung-priok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/13/320/2900376/24-ribu-ton-beras-impor-vietnam-tiba-di-tanjung-priok"/><item><title>24 Ribu Ton Beras Impor Vietnam Tiba di Tanjung Priok   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/13/320/2900376/24-ribu-ton-beras-impor-vietnam-tiba-di-tanjung-priok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/13/320/2900376/24-ribu-ton-beras-impor-vietnam-tiba-di-tanjung-priok</guid><pubDate>Jum'at 13 Oktober 2023 07:53 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/13/320/2900376/24-ribu-ton-beras-impor-vietnam-tiba-di-tanjung-priok-wez57SUdt9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Beras Impor dari Vietam Tiba di Tanjung Priok. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/13/320/2900376/24-ribu-ton-beras-impor-vietnam-tiba-di-tanjung-priok-wez57SUdt9.jpg</image><title>Beras Impor dari Vietam Tiba di Tanjung Priok. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Beras impor sebanyak 24.000 ton tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Beras tersebut diimpor Bulog dari Vietnam.
Direktur Utama Bulog Budi Waseso dan Kepala Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Badan Karantina Indonesia M Adnan pun melakukan pengecekan langsung proses pembongkaran beras impor tersebut.

BACA JUGA:
Partai Perindo Sosialisasi KTA Berasuransi di Palembang, Masyarakat Antusias&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Buwas menjamin semua beras impor yang masuk ke gudang dalam kondisi aman lantaran telah melalui beberapa tahapan pemeriksaan. Pernyataan itu sekaligus menegaskan maraknya hoax yang beredar terkait kondisi beras impor Bulog yang dikaitkan dengan beras sintetis.
&amp;ldquo;Beras impor dari negara asal yang masuk ke gudang Bulog itu sudah melalui beberapa kali proses pemeriksaan,&quot; ujar Buwas.

BACA JUGA:
Harga Makanan Warteg Naik Imbas Beras Mahal, Partai Perindo: Wajar

Sebelum dimuat ke kapal di negara asal terlebih dahulu, lanjut dia, dilakukan pemeriksaan oleh Surveyor Independent. Kemudian, sampai di Indonesia dilakukan juga pemeriksaan lagi oleh Badan Karantina Indonesia.
&quot;Jadi yang ada di gudang-gudang Bulog sudah sangat dipastikan aman semuanya,&quot; katanya.Hoax beras sintetis, lanjut Buwas, dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak senang di tengah upaya pemerintah melakukan stabilisasi pasokan dan harga beras.
&amp;ldquo;Kami juga bekerjasama dengan Satgas Pangan dari Kepolisian untuk meminta pengawasan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang terbukti menyebarkan berita bohong (hoax) mengenai beras sintetis ini agar pelaku segera ditangkap sehingga tidak membuat gaduh di situasi saat ini,&quot; bener dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Beras impor sebanyak 24.000 ton tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Beras tersebut diimpor Bulog dari Vietnam.
Direktur Utama Bulog Budi Waseso dan Kepala Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Badan Karantina Indonesia M Adnan pun melakukan pengecekan langsung proses pembongkaran beras impor tersebut.

BACA JUGA:
Partai Perindo Sosialisasi KTA Berasuransi di Palembang, Masyarakat Antusias&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Buwas menjamin semua beras impor yang masuk ke gudang dalam kondisi aman lantaran telah melalui beberapa tahapan pemeriksaan. Pernyataan itu sekaligus menegaskan maraknya hoax yang beredar terkait kondisi beras impor Bulog yang dikaitkan dengan beras sintetis.
&amp;ldquo;Beras impor dari negara asal yang masuk ke gudang Bulog itu sudah melalui beberapa kali proses pemeriksaan,&quot; ujar Buwas.

BACA JUGA:
Harga Makanan Warteg Naik Imbas Beras Mahal, Partai Perindo: Wajar

Sebelum dimuat ke kapal di negara asal terlebih dahulu, lanjut dia, dilakukan pemeriksaan oleh Surveyor Independent. Kemudian, sampai di Indonesia dilakukan juga pemeriksaan lagi oleh Badan Karantina Indonesia.
&quot;Jadi yang ada di gudang-gudang Bulog sudah sangat dipastikan aman semuanya,&quot; katanya.Hoax beras sintetis, lanjut Buwas, dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak senang di tengah upaya pemerintah melakukan stabilisasi pasokan dan harga beras.
&amp;ldquo;Kami juga bekerjasama dengan Satgas Pangan dari Kepolisian untuk meminta pengawasan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang terbukti menyebarkan berita bohong (hoax) mengenai beras sintetis ini agar pelaku segera ditangkap sehingga tidak membuat gaduh di situasi saat ini,&quot; bener dia.</content:encoded></item></channel></rss>
