<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Perang Hamas Vs Israel hingga Dampaknya ke Investasi RI</title><description>Perang Hamas vs Israel terjadi sejak Sabtu 7 Oktober 2023. Bahkan korban tewas mencapai 2.000 orang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/14/320/2899465/4-fakta-perang-hamas-vs-israel-hingga-dampaknya-ke-investasi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/14/320/2899465/4-fakta-perang-hamas-vs-israel-hingga-dampaknya-ke-investasi-ri"/><item><title>4 Fakta Perang Hamas Vs Israel hingga Dampaknya ke Investasi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/14/320/2899465/4-fakta-perang-hamas-vs-israel-hingga-dampaknya-ke-investasi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/14/320/2899465/4-fakta-perang-hamas-vs-israel-hingga-dampaknya-ke-investasi-ri</guid><pubDate>Sabtu 14 Oktober 2023 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/11/320/2899465/4-fakta-perang-hamas-vs-israel-hingga-dampaknya-ke-investasi-ri-wYG63Mupdv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak perang Hamas Vs Israel. (Foto: VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/11/320/2899465/4-fakta-perang-hamas-vs-israel-hingga-dampaknya-ke-investasi-ri-wYG63Mupdv.jpg</image><title>Dampak perang Hamas Vs Israel. (Foto: VOA)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk2NS81L3g4b3B3ZWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Perang Hamas vs Israel terjadi sejak Sabtu 7 Oktober 2023. Bahkan korban tewas mencapai 2.000 orang.

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 900 orang tewas di Gaza. Sekitar setengah dari jumlah tersebut merupakan wanita dan anak-anak. Sementara, 4.500 lainnya mengalami luka-luka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Perbandingan Paramotor Milik Hamas dengan TNI, Jadi Andalan saat Serang Israel

Okezone telah merangkum empat fakta perang Hamas vs Israel hingga produk Israel yang laris di Indonesia, Sabtu (14/11/2023):

1. Dampak Terhadap Investasi Indonesia

Pemerintah Amerika yang mendukung Israel dalam konflik melawan Hamas nampaknya memengaruhi investor global termasuk Indonesia. Disinyalir investor beralih instrumen investasi ke aset safe haven.


Meski begitu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta mengatakan, kondisi Indonesia di kawasan ASEAN yang relatif stabil dari sisi politik hingga keamanan menjadi peran penting bagi perekonomian.


2. Ramalan IMF Imbas Konflik Israel-Hamas

Perang antara Israel dan hamas berdampak pada pertumbuhan ekonomi global. International Monetary Fund (IMF) memprediksi perekonomian global akibat terjadinya perang Israel-Hamas.


IMF mengatakan pihaknya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global akan melamban menjadi 2,9% pada 2024 dari 3% sebelumnya. Untuk tahun depan, pertumbuhan ekonomi juga akan turun dari 3% yang diramalkannya pada Juli lalu.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Canggih, Selain Israel, Intelijen AS Juga Tidak Bisa Deteksi Serangan Pejuang Hamas&amp;nbsp;

Ekonom utama IMF Pierre Olivier Gourinchas mengatakan, bahwa IMF memantau situasi di sana secara cermat dan mencatat bahwa harga minyak mentah sudah naik sekitar 4% dalam beberapa hari terakhir.


&amp;ldquo;Kalau krisis Timur Tengah ini berlangsung lama maka kenaikan harga minyak mentah sebanyak 10% akan mengurangi pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 0,15% dan meningkatkan inflasi global 0,4%,&amp;rdquo; ujar Gourinchas.



3. Respon Menteri Koordinator Bidang Perekonomian



Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, bahwa Indonesia harus tetap fokus dalam menavigasi jalan ke depan, di tengah problema geopolitik dan ketidakpastian global.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada Perang Hamas vs Israel hingga Krisis Pangan Dunia, Indonesia Masih Kuat?



&quot;Perang di Rusia-Ukraina, baru saja kita dengar di Israel dan Hamas, kemudian kita mendapatkan juga krisis pangan di mana India melarang ekspor beras, sementara India adalah eksportir terbesar beras, 20 juta ton,&quot; kata Airlangga.





Kemudian, di situasi global yang penuh ketidakpastian ini, ada titik terang bahwa Indonesia bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5% dalam 7 kuartal berturut-turut dan ini dijalani dengan tingkat inflasi yang rendah.





4. Produk Israel yang Laris di Indonesia



Ada beberapa produk Israel yang laris di Indonesia, sepuluh produk ini antara lain:





- Pelat, tongkat untuk perkakas tidak terpasang dari sermet dan sejenisnya.



- Bromida dari natrium atau kalium.



- Peralatan lainnya dari bagian subpos 84248210.



- Bagian dari perlengkapan mesin cetak untuk mencetak pelat, silinder dan komponen cetak lainnya.



- Peralatan elektro bedah atau elektro medis.



- Penerima sinyal portabel dan lainnya.



- Inti katup ban tubeless.



- Mesin penjernih air dengan kapasitas tertentu.



- Alat penghantar listrik yang bukan digunakan untuk komunikasi.



- Aksesoris untuk mesin dan peralatan bagian lainnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk2NS81L3g4b3B3ZWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Perang Hamas vs Israel terjadi sejak Sabtu 7 Oktober 2023. Bahkan korban tewas mencapai 2.000 orang.

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 900 orang tewas di Gaza. Sekitar setengah dari jumlah tersebut merupakan wanita dan anak-anak. Sementara, 4.500 lainnya mengalami luka-luka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Perbandingan Paramotor Milik Hamas dengan TNI, Jadi Andalan saat Serang Israel

Okezone telah merangkum empat fakta perang Hamas vs Israel hingga produk Israel yang laris di Indonesia, Sabtu (14/11/2023):

1. Dampak Terhadap Investasi Indonesia

Pemerintah Amerika yang mendukung Israel dalam konflik melawan Hamas nampaknya memengaruhi investor global termasuk Indonesia. Disinyalir investor beralih instrumen investasi ke aset safe haven.


Meski begitu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta mengatakan, kondisi Indonesia di kawasan ASEAN yang relatif stabil dari sisi politik hingga keamanan menjadi peran penting bagi perekonomian.


2. Ramalan IMF Imbas Konflik Israel-Hamas

Perang antara Israel dan hamas berdampak pada pertumbuhan ekonomi global. International Monetary Fund (IMF) memprediksi perekonomian global akibat terjadinya perang Israel-Hamas.


IMF mengatakan pihaknya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global akan melamban menjadi 2,9% pada 2024 dari 3% sebelumnya. Untuk tahun depan, pertumbuhan ekonomi juga akan turun dari 3% yang diramalkannya pada Juli lalu.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Canggih, Selain Israel, Intelijen AS Juga Tidak Bisa Deteksi Serangan Pejuang Hamas&amp;nbsp;

Ekonom utama IMF Pierre Olivier Gourinchas mengatakan, bahwa IMF memantau situasi di sana secara cermat dan mencatat bahwa harga minyak mentah sudah naik sekitar 4% dalam beberapa hari terakhir.


&amp;ldquo;Kalau krisis Timur Tengah ini berlangsung lama maka kenaikan harga minyak mentah sebanyak 10% akan mengurangi pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 0,15% dan meningkatkan inflasi global 0,4%,&amp;rdquo; ujar Gourinchas.



3. Respon Menteri Koordinator Bidang Perekonomian



Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, bahwa Indonesia harus tetap fokus dalam menavigasi jalan ke depan, di tengah problema geopolitik dan ketidakpastian global.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada Perang Hamas vs Israel hingga Krisis Pangan Dunia, Indonesia Masih Kuat?



&quot;Perang di Rusia-Ukraina, baru saja kita dengar di Israel dan Hamas, kemudian kita mendapatkan juga krisis pangan di mana India melarang ekspor beras, sementara India adalah eksportir terbesar beras, 20 juta ton,&quot; kata Airlangga.





Kemudian, di situasi global yang penuh ketidakpastian ini, ada titik terang bahwa Indonesia bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5% dalam 7 kuartal berturut-turut dan ini dijalani dengan tingkat inflasi yang rendah.





4. Produk Israel yang Laris di Indonesia



Ada beberapa produk Israel yang laris di Indonesia, sepuluh produk ini antara lain:





- Pelat, tongkat untuk perkakas tidak terpasang dari sermet dan sejenisnya.



- Bromida dari natrium atau kalium.



- Peralatan lainnya dari bagian subpos 84248210.



- Bagian dari perlengkapan mesin cetak untuk mencetak pelat, silinder dan komponen cetak lainnya.



- Peralatan elektro bedah atau elektro medis.



- Penerima sinyal portabel dan lainnya.



- Inti katup ban tubeless.



- Mesin penjernih air dengan kapasitas tertentu.



- Alat penghantar listrik yang bukan digunakan untuk komunikasi.



- Aksesoris untuk mesin dan peralatan bagian lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
