<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pasar Tanah Abang Kembali Ramai Usai TikTok Shop Tutup</title><description>Pasar Tanah Abang kembali ramai usai TikTok Shop ditutup pemerintah. Kondisi pasar tanah abang hari ini tidak sepi seperti dulu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/14/320/2899840/5-fakta-pasar-tanah-abang-kembali-ramai-usai-tiktok-shop-tutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/14/320/2899840/5-fakta-pasar-tanah-abang-kembali-ramai-usai-tiktok-shop-tutup"/><item><title>5 Fakta Pasar Tanah Abang Kembali Ramai Usai TikTok Shop Tutup</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/14/320/2899840/5-fakta-pasar-tanah-abang-kembali-ramai-usai-tiktok-shop-tutup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/14/320/2899840/5-fakta-pasar-tanah-abang-kembali-ramai-usai-tiktok-shop-tutup</guid><pubDate>Sabtu 14 Oktober 2023 06:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Adryawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/12/320/2899840/5-fakta-pasar-tanah-abang-kembali-ramai-usai-tiktok-shop-tutup-LRmZZy9NmJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar Tanah Abang ramai lagi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/12/320/2899840/5-fakta-pasar-tanah-abang-kembali-ramai-usai-tiktok-shop-tutup-LRmZZy9NmJ.jpg</image><title>Pasar Tanah Abang ramai lagi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS80LzE3MTkyNi81L3g4b3Axb3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pasar Tanah Abang kembali ramai usai TikTok Shop ditutup pemerintah. Kondisi pasar tanah abang hari ini tidak sepi seperti dulu.
Banyak pengunjung yang datang ke Pasar Tanah Abang untuk berbelanja pakaian, tas, dan barang elektronik lainnya. Salah satu Blok yang ramai pengunjung yakni di Blok A lantai LGS Los. Di mana pada lantai tersebut banyak grosir busana kerja, busana muslim, ATM Center, dan fashion remaja.

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Tanah Abang Minta E-Commerce Lain Ditutup, Emang Bisa?


Namun dibalik kabar positif tersebut, ada beberapa pedagang Pasar Tanah Abang yang mengungkapkan grosirnya tidak meningkat secara signifikan penjualannya. Sehingga dia meminta pemerintah menyamakan harga penjualan di online dengan offline.
Berikut Okezone merangkum fakta-fakta Pasar Tanah Abang kembali ramai usai Tiktok Shop tutup hingga permintaan harga online dan offline disamakan, Sabtu, (14/10/2023).

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Harga Barang Online Sama dengan Offline


1.     Respons Pedagang Pasar Tanah Abang
Setelah Tiktok Shop resmi menghapus layanan jual belinya pada Rabu (4/10/2023) pukul 17.00 WIB. Kondisi di Pasar Tanah Abang jauh lebih ramai dari sebelumnya. Salah satu pedagang mengungkapkan peningkatan terjadi setidaknya sejak 1 bulan yang lalu. Kini beberapa penjual merasakan dampak positif dari tutupnya Tiktok Shop.
2.     Ramainya Kembali Grosir Pakaian
Para pedagang mengungkapkan sebelum Tiktok Shop ditutup banyak grosir pakaian yang harus terpaksa tutup akibat sepinya pembeli. Kini setelah tutupnya Tiktok Shop banyak pengunjung yang mulai datang kembali ke Pasar Tanah Abang untuk membeli pakaian dan barang lainnya. Grosir fashion remaja, fashion anak-anak, dan busana muslim mulai dibanjiri oleh para pengunjung yang berdatangan.
3.     Para Pedagang kembali jajakan dagangannya
Berdasarkan pantauan MNC Portal, kondisi ramai pengunjung terjadi  pada Blok A lantai LGS Los. Suasana riuh pedagang menjajakan dagangannya  pun begitu lantang terdengar. Hal itu disebabkan banyaknya pengunjung  yang lalu - lalang melihat busana yang akan dipinang untuk dibawa  pulang.
&quot;Boleh bunda bajunya. Dilihat-lihat dulu saja,&quot; riuh pedagang yang  menjajakan dagangannya kepada pelanggan, Senin 9 Oktober 2023.
Sementara itu, untuk lokasi Blok A lantai 2 pengunjung juga banyak masyarakat yang hilir mudik melihat-lihat barang jualan.
4.     Pedagang Minta Harga Offline dan Online Disamakan
Pedagang di Pasar Tanah Abang berharap ada kebijakan terkait harga  barang online yang sama dengan offline. Terutama setelah TikTok Shop  resmi menghapus layanan jual beli pada Rabu 4 Oktober 2023.
Pasalnya, salah satu pedagang Pasar Tanah Abang mengungkapkan bahwa  penjualan meningkat, namun tidak signifikan. Dia mengatakan, selain  TikTok masih terdapat e-commerce yang menjual barang dengan harga yang  jauh lebih murah dibandingkan harga jual di toko langsung.
5.     Respons Mendag Terkait Permintaan Ditutupnya E-Commerce
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan buka suara soal permintaan  pedagang Tanah Abang. Sebelumnya, para pedagang mendesak pemerintah  untuk menutup semua platform jualan Online.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS80LzE3MTkyNi81L3g4b3Axb3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pasar Tanah Abang kembali ramai usai TikTok Shop ditutup pemerintah. Kondisi pasar tanah abang hari ini tidak sepi seperti dulu.
Banyak pengunjung yang datang ke Pasar Tanah Abang untuk berbelanja pakaian, tas, dan barang elektronik lainnya. Salah satu Blok yang ramai pengunjung yakni di Blok A lantai LGS Los. Di mana pada lantai tersebut banyak grosir busana kerja, busana muslim, ATM Center, dan fashion remaja.

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Tanah Abang Minta E-Commerce Lain Ditutup, Emang Bisa?


Namun dibalik kabar positif tersebut, ada beberapa pedagang Pasar Tanah Abang yang mengungkapkan grosirnya tidak meningkat secara signifikan penjualannya. Sehingga dia meminta pemerintah menyamakan harga penjualan di online dengan offline.
Berikut Okezone merangkum fakta-fakta Pasar Tanah Abang kembali ramai usai Tiktok Shop tutup hingga permintaan harga online dan offline disamakan, Sabtu, (14/10/2023).

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Harga Barang Online Sama dengan Offline


1.     Respons Pedagang Pasar Tanah Abang
Setelah Tiktok Shop resmi menghapus layanan jual belinya pada Rabu (4/10/2023) pukul 17.00 WIB. Kondisi di Pasar Tanah Abang jauh lebih ramai dari sebelumnya. Salah satu pedagang mengungkapkan peningkatan terjadi setidaknya sejak 1 bulan yang lalu. Kini beberapa penjual merasakan dampak positif dari tutupnya Tiktok Shop.
2.     Ramainya Kembali Grosir Pakaian
Para pedagang mengungkapkan sebelum Tiktok Shop ditutup banyak grosir pakaian yang harus terpaksa tutup akibat sepinya pembeli. Kini setelah tutupnya Tiktok Shop banyak pengunjung yang mulai datang kembali ke Pasar Tanah Abang untuk membeli pakaian dan barang lainnya. Grosir fashion remaja, fashion anak-anak, dan busana muslim mulai dibanjiri oleh para pengunjung yang berdatangan.
3.     Para Pedagang kembali jajakan dagangannya
Berdasarkan pantauan MNC Portal, kondisi ramai pengunjung terjadi  pada Blok A lantai LGS Los. Suasana riuh pedagang menjajakan dagangannya  pun begitu lantang terdengar. Hal itu disebabkan banyaknya pengunjung  yang lalu - lalang melihat busana yang akan dipinang untuk dibawa  pulang.
&quot;Boleh bunda bajunya. Dilihat-lihat dulu saja,&quot; riuh pedagang yang  menjajakan dagangannya kepada pelanggan, Senin 9 Oktober 2023.
Sementara itu, untuk lokasi Blok A lantai 2 pengunjung juga banyak masyarakat yang hilir mudik melihat-lihat barang jualan.
4.     Pedagang Minta Harga Offline dan Online Disamakan
Pedagang di Pasar Tanah Abang berharap ada kebijakan terkait harga  barang online yang sama dengan offline. Terutama setelah TikTok Shop  resmi menghapus layanan jual beli pada Rabu 4 Oktober 2023.
Pasalnya, salah satu pedagang Pasar Tanah Abang mengungkapkan bahwa  penjualan meningkat, namun tidak signifikan. Dia mengatakan, selain  TikTok masih terdapat e-commerce yang menjual barang dengan harga yang  jauh lebih murah dibandingkan harga jual di toko langsung.
5.     Respons Mendag Terkait Permintaan Ditutupnya E-Commerce
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan buka suara soal permintaan  pedagang Tanah Abang. Sebelumnya, para pedagang mendesak pemerintah  untuk menutup semua platform jualan Online.</content:encoded></item></channel></rss>
