<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Catat 24 Emiten Masuk Pipeline Right Issue</title><description>BEI) mencatat 24 perusahaan akan melakukan penambahan modal dengan skema rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/15/278/2901647/bei-catat-24-emiten-masuk-pipeline-right-issue</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/15/278/2901647/bei-catat-24-emiten-masuk-pipeline-right-issue"/><item><title>BEI Catat 24 Emiten Masuk Pipeline Right Issue</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/15/278/2901647/bei-catat-24-emiten-masuk-pipeline-right-issue</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/15/278/2901647/bei-catat-24-emiten-masuk-pipeline-right-issue</guid><pubDate>Minggu 15 Oktober 2023 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/15/278/2901647/bei-catat-24-emiten-masuk-pipeline-right-issue-QID1FwFLuu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emiten Saham di BEI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/15/278/2901647/bei-catat-24-emiten-masuk-pipeline-right-issue-QID1FwFLuu.jpg</image><title>Emiten Saham di BEI (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 24 perusahaan akan melakukan penambahan modal dengan skema rights issue.
Laporan BEI per 13 Oktober ini tak berubah dibandingkan akhir pekan sebelumnya yang berakhir pada 6 Oktober.

BACA JUGA:
Bos Tokopedia Jual Saham GOTO, Raup Rp26,2 Miliar

Adapun realisasi penghimpunan dana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) ini juga tak berubah di angka Rp37,3 triliun, yang diterbitkan oleh 26 perusahaan.
&quot;Per tanggal 13 October 2023 telah terdapat 26 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp37,3 triliun,&quot; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengonfirmasi kepada wartawan, dikutip Minggu (15/10/2023).

BACA JUGA:
Bocoran Saham yang Bisa Terbang di Perang Israel vs Hamas

Nyoman merinci bahwa sebagian besar korporasi yang berada dalam antrea merupakan perusahaan sektor konsumer siklikal.Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan dari sektor keuangan, disusul 4 emiten masing-masing dari sektor energi dan konsumer nonsiklikal.
Adapun terdapat 1 perusahaan yang masing-masing berasal dari sektor bahan baku, infrastruktur, dan transportasi-logistik yang siap menambah modal baru.</description><content:encoded>


JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 24 perusahaan akan melakukan penambahan modal dengan skema rights issue.
Laporan BEI per 13 Oktober ini tak berubah dibandingkan akhir pekan sebelumnya yang berakhir pada 6 Oktober.

BACA JUGA:
Bos Tokopedia Jual Saham GOTO, Raup Rp26,2 Miliar

Adapun realisasi penghimpunan dana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) ini juga tak berubah di angka Rp37,3 triliun, yang diterbitkan oleh 26 perusahaan.
&quot;Per tanggal 13 October 2023 telah terdapat 26 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp37,3 triliun,&quot; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengonfirmasi kepada wartawan, dikutip Minggu (15/10/2023).

BACA JUGA:
Bocoran Saham yang Bisa Terbang di Perang Israel vs Hamas

Nyoman merinci bahwa sebagian besar korporasi yang berada dalam antrea merupakan perusahaan sektor konsumer siklikal.Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan dari sektor keuangan, disusul 4 emiten masing-masing dari sektor energi dan konsumer nonsiklikal.
Adapun terdapat 1 perusahaan yang masing-masing berasal dari sektor bahan baku, infrastruktur, dan transportasi-logistik yang siap menambah modal baru.</content:encoded></item></channel></rss>
