<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beras, Gula dan Cabai Rawit Jadi Penyumbang Inflasi di Oktober 2023</title><description>Ada tiga komoditas yang menjadi penyumbang inflasi nasional pada bulan Oktober.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/16/320/2902200/beras-gula-dan-cabai-rawit-jadi-penyumbang-inflasi-di-oktober-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/16/320/2902200/beras-gula-dan-cabai-rawit-jadi-penyumbang-inflasi-di-oktober-2023"/><item><title>Beras, Gula dan Cabai Rawit Jadi Penyumbang Inflasi di Oktober 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/16/320/2902200/beras-gula-dan-cabai-rawit-jadi-penyumbang-inflasi-di-oktober-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/16/320/2902200/beras-gula-dan-cabai-rawit-jadi-penyumbang-inflasi-di-oktober-2023</guid><pubDate>Senin 16 Oktober 2023 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/16/320/2902200/beras-gula-dan-cabai-rawit-jadi-penyumbang-inflasi-di-oktober-2023-Pmao8vRC3O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab inflasi Oktober 2023 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/16/320/2902200/beras-gula-dan-cabai-rawit-jadi-penyumbang-inflasi-di-oktober-2023-Pmao8vRC3O.jpg</image><title>Penyebab inflasi Oktober 2023 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Ada tiga komoditas yang menjadi penyumbang inflasi nasional pada bulan Oktober. Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan ketiga komoditas tersebut antara lain Cabai, Gula Pasir, dan Beras.
Komoditas tersebut diharapkan bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah terutama Kementerian Pertanian yang mengurus sisi produksi agar tidak berdampak pada lonjakan inflasi nasional berikutnya.

BACA JUGA:
Tekan Inflasi Daerah, Pj Gubernur Sumsel Tinjau Operasi Pasar di Kabupaten OKI


&quot;Mungkin untuk minggu ini ada infromasi bahwa ada 3 komoditas yang jadi perhatian yakni gula pasir, beras , dan cabai rawit,&quot; ujar Amalia dalam acara Gerakan Pangan Murah Serentak di Kementan, Senin (16/10/2023).
Lebih lanjut Amalia menjelaskan terkait Indeks Perkembangan Harga (IPH) untuk gula pasir hingga Minggu kedua Bulan Oktober mengalami kenaikan di 338 kabupaten/kota. Beras ada 284 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan. Kemudian cabai rawit juga mengalami kenaikan harga di 259 kabupaten/kota.

BACA JUGA:
Soroti Inflasi, Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia Dukung Mendagri Copot Pj Wali Kota Cimahi


&quot;Harga beras mengalami peningkatan terus, rata-rata harga beras antar wilayah juga mengalami disparitas harga yang paling tinggi, paling tinggi ada di Papua,&quot; sambungnya.
Amalia menambahkan, pada bulan Oktober ini setidaknya ada 10  Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan IPH tertinggi. Pertama ada  Gorontalo yang mengalami kenaikan sebesar 6,1%, Sulawesi Utara 5,32%,  Bitung 5,05%, Mamasa 4,45%, dan Lombok Timur 4,4%.
&quot;Untuk indeks perkembangan harga di Minggu kedua Oktober kami  menyampaikan bahwa beberapa provinsi yang mengalami indeks kenaikan IPH  tertinggi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Ada tiga komoditas yang menjadi penyumbang inflasi nasional pada bulan Oktober. Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan ketiga komoditas tersebut antara lain Cabai, Gula Pasir, dan Beras.
Komoditas tersebut diharapkan bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah terutama Kementerian Pertanian yang mengurus sisi produksi agar tidak berdampak pada lonjakan inflasi nasional berikutnya.

BACA JUGA:
Tekan Inflasi Daerah, Pj Gubernur Sumsel Tinjau Operasi Pasar di Kabupaten OKI


&quot;Mungkin untuk minggu ini ada infromasi bahwa ada 3 komoditas yang jadi perhatian yakni gula pasir, beras , dan cabai rawit,&quot; ujar Amalia dalam acara Gerakan Pangan Murah Serentak di Kementan, Senin (16/10/2023).
Lebih lanjut Amalia menjelaskan terkait Indeks Perkembangan Harga (IPH) untuk gula pasir hingga Minggu kedua Bulan Oktober mengalami kenaikan di 338 kabupaten/kota. Beras ada 284 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan. Kemudian cabai rawit juga mengalami kenaikan harga di 259 kabupaten/kota.

BACA JUGA:
Soroti Inflasi, Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia Dukung Mendagri Copot Pj Wali Kota Cimahi


&quot;Harga beras mengalami peningkatan terus, rata-rata harga beras antar wilayah juga mengalami disparitas harga yang paling tinggi, paling tinggi ada di Papua,&quot; sambungnya.
Amalia menambahkan, pada bulan Oktober ini setidaknya ada 10  Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan IPH tertinggi. Pertama ada  Gorontalo yang mengalami kenaikan sebesar 6,1%, Sulawesi Utara 5,32%,  Bitung 5,05%, Mamasa 4,45%, dan Lombok Timur 4,4%.
&quot;Untuk indeks perkembangan harga di Minggu kedua Oktober kami  menyampaikan bahwa beberapa provinsi yang mengalami indeks kenaikan IPH  tertinggi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
