<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Beras Turun Jadi 30,90 Juta Ton di 2023</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksi luas panen padi diperkirakan sebesar 10,20 juta hektare pada 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/16/320/2902210/produksi-beras-turun-jadi-30-90-juta-ton-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/16/320/2902210/produksi-beras-turun-jadi-30-90-juta-ton-di-2023"/><item><title>Produksi Beras Turun Jadi 30,90 Juta Ton di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/16/320/2902210/produksi-beras-turun-jadi-30-90-juta-ton-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/16/320/2902210/produksi-beras-turun-jadi-30-90-juta-ton-di-2023</guid><pubDate>Senin 16 Oktober 2023 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/16/320/2902210/produksi-beras-turun-jadi-30-90-juta-ton-di-2023-ZJLci3SPFB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Produksi beras turun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/16/320/2902210/produksi-beras-turun-jadi-30-90-juta-ton-di-2023-ZJLci3SPFB.jpg</image><title>Produksi beras turun (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksi luas panen padi diperkirakan sebesar 10,20 juta hektare pada 2023. Adapun jumlah produksi padi sekitar 53,63 juta ton gabah kering giling (GKG).

BACA JUGA:
BPS Catat Impor Indonesia USD17,34 Miliar, Turun 8,1% pada September 2023

&quot;Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2023 diperkirakan sebesar 30,90 juta ton,&quot; ungkap Plt Kepala BPS Amalia Adininggar dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (16/10/2023).
Dia menyebut bahwa luas panen padi pada 2023 diperkirakan sekitar 10,20 juta hektare,mengalami penurunan sebanyak 255,79 ribu hektare. &quot;Angka ini menurun 2,45% dibandingkan luas panen padi di 2022 yang sebesar 10,45 juta hektare,&quot; sambung Amalia.

BACA JUGA:
BPS Buka Lowongan 347 PPPK 2023

BPS juga menyebut bahwa produksi padi pada 2023 diperkirakan sebesar 53,63 juta ton GKG.
&quot;Produksi ini mengalami penurunan sebanyak 1,12 juta ton GKG atau 2,05% dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 54,75 juta ton GKG,&quot; kata Amalia.Sementara itu, produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan  penduduk diperkirakan sekitar 30,90 juta ton, mengalami penurunan  sebanyak 645,09 ribu ton.
&quot;Penurunannya 2,05% dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 31,54 juta ton,&quot; tandas Amalia.</description><content:encoded>


JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksi luas panen padi diperkirakan sebesar 10,20 juta hektare pada 2023. Adapun jumlah produksi padi sekitar 53,63 juta ton gabah kering giling (GKG).

BACA JUGA:
BPS Catat Impor Indonesia USD17,34 Miliar, Turun 8,1% pada September 2023

&quot;Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2023 diperkirakan sebesar 30,90 juta ton,&quot; ungkap Plt Kepala BPS Amalia Adininggar dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (16/10/2023).
Dia menyebut bahwa luas panen padi pada 2023 diperkirakan sekitar 10,20 juta hektare,mengalami penurunan sebanyak 255,79 ribu hektare. &quot;Angka ini menurun 2,45% dibandingkan luas panen padi di 2022 yang sebesar 10,45 juta hektare,&quot; sambung Amalia.

BACA JUGA:
BPS Buka Lowongan 347 PPPK 2023

BPS juga menyebut bahwa produksi padi pada 2023 diperkirakan sebesar 53,63 juta ton GKG.
&quot;Produksi ini mengalami penurunan sebanyak 1,12 juta ton GKG atau 2,05% dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 54,75 juta ton GKG,&quot; kata Amalia.Sementara itu, produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan  penduduk diperkirakan sekitar 30,90 juta ton, mengalami penurunan  sebanyak 645,09 ribu ton.
&quot;Penurunannya 2,05% dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 31,54 juta ton,&quot; tandas Amalia.</content:encoded></item></channel></rss>
