<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brunei Darussalam Belajar Pengelolaan Dana Pensiun dari RI</title><description>Brunei Darussalam belajar cara pengelolaan dana pensiun dan jaminan sosial di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904010/brunei-darussalam-belajar-pengelolaan-dana-pensiun-dari-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904010/brunei-darussalam-belajar-pengelolaan-dana-pensiun-dari-ri"/><item><title>Brunei Darussalam Belajar Pengelolaan Dana Pensiun dari RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904010/brunei-darussalam-belajar-pengelolaan-dana-pensiun-dari-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904010/brunei-darussalam-belajar-pengelolaan-dana-pensiun-dari-ri</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Adryawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904010/brunei-darussalam-belajar-pengelolaan-dana-pensiun-dari-ri-LtPVMqHuUK.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Brunei belajar cara pengelolaan dana pensiun ke RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904010/brunei-darussalam-belajar-pengelolaan-dana-pensiun-dari-ri-LtPVMqHuUK.jpeg</image><title>Brunei belajar cara pengelolaan dana pensiun ke RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOC80LzE1Nzc2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Brunei Darussalam belajar cara pengelolaan dana pensiun dan jaminan sosial di Indonesia. Delegasi Tabung Amanah Pekerja (TAP) Brunei Darussalam mengunjungi PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen).

BACA JUGA:
Berlanjut, Erick Thohir Investigasi Dana Pensiun 7 BUMN 


Taspen dan TAP Brunei Darussalam bertukar pengetahuan dan pengalaman antar kedua lembaga dalam pengelolaan dana pensiun dan asuransi bagi peserta, serta menjadi ruang diskusi mengenai praktik terbaik dalam pelayanan jaminan sosial dan kesejahteraan peserta.
Utusan delegasi TAP yang hadir, antara lain Chief Strategic Officer Employees Trust Fund Siti Zulailah Haji Abdullah, Chief Technology Officer Employees Trust Fund Zarina Zakaria, Risk Controller Employees Trust Fund Nur Hamizah Haji Mohd Zali dan Strategic Policy Specialist Employees Trust Fund Sia Yong See.

BACA JUGA:
Erick Thohir: Penipuan Dana Pensiun 4 BUMN Mirip Korupsi Jiwasraya dan Asabri


&amp;ldquo;Kami mengapresiasi kunjungan delegasi Tabung Amanah Pekerja Brunei Darussalam. TASPEN memiliki pengalaman pengelolaan jaminan sosial selama 60 tahun. Semoga dapat bermanfaat untuk pengembangan jaminan di Negara Brunei Darussalam,&amp;rdquo; papar Direktur Perencanaan dan Aktuaria Taspen Feb Sumandar, Kamis (19/10/2023).
Kegiatan pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara kedua lembaga  ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kedua negara. Serta  menjadi langkah penting dalam memperluas hubungan bilateral antara  Indonesia dan Brunei Darussalam, khususnya dalam hal pengelolaan dana  pensiun.
Dalam kunjungan ini, Taspen dan TAP melakukan serangkaian diskusi  produktif, berbagi pengetahuan, dan pembahasan mendalam tentang sistem  pengelolaan jaminan dari kedua negara. Selain itu, delegasi TAP Brunei  Darussalam mendapatkan paparan mengenai produk dan layanan Taspen, serta  beragam upaya digitalisasi layanan yang tengah dilakukan oleh Taspen  kepada seluruh peserta di Indonesia.
&amp;ldquo;Kami berharap gagasan dan wawasan yang dibagikan selama kunjungan  ini dapat lebih memperkuat inisiatif jaminan sosial di Brunei  Darussalan. Selain itu diharapkan dapat mempererat kerja sama antara  kedua lembaga dan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama  lintas negara dalam pengelolaan dana pensiun yang terbaik,&amp;rdquo; papar Chief  Strategic Officer Employees Trust Fund Madam Siti Zulailah Haji  Abdullah.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOC80LzE1Nzc2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Brunei Darussalam belajar cara pengelolaan dana pensiun dan jaminan sosial di Indonesia. Delegasi Tabung Amanah Pekerja (TAP) Brunei Darussalam mengunjungi PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen).

BACA JUGA:
Berlanjut, Erick Thohir Investigasi Dana Pensiun 7 BUMN 


Taspen dan TAP Brunei Darussalam bertukar pengetahuan dan pengalaman antar kedua lembaga dalam pengelolaan dana pensiun dan asuransi bagi peserta, serta menjadi ruang diskusi mengenai praktik terbaik dalam pelayanan jaminan sosial dan kesejahteraan peserta.
Utusan delegasi TAP yang hadir, antara lain Chief Strategic Officer Employees Trust Fund Siti Zulailah Haji Abdullah, Chief Technology Officer Employees Trust Fund Zarina Zakaria, Risk Controller Employees Trust Fund Nur Hamizah Haji Mohd Zali dan Strategic Policy Specialist Employees Trust Fund Sia Yong See.

BACA JUGA:
Erick Thohir: Penipuan Dana Pensiun 4 BUMN Mirip Korupsi Jiwasraya dan Asabri


&amp;ldquo;Kami mengapresiasi kunjungan delegasi Tabung Amanah Pekerja Brunei Darussalam. TASPEN memiliki pengalaman pengelolaan jaminan sosial selama 60 tahun. Semoga dapat bermanfaat untuk pengembangan jaminan di Negara Brunei Darussalam,&amp;rdquo; papar Direktur Perencanaan dan Aktuaria Taspen Feb Sumandar, Kamis (19/10/2023).
Kegiatan pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara kedua lembaga  ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kedua negara. Serta  menjadi langkah penting dalam memperluas hubungan bilateral antara  Indonesia dan Brunei Darussalam, khususnya dalam hal pengelolaan dana  pensiun.
Dalam kunjungan ini, Taspen dan TAP melakukan serangkaian diskusi  produktif, berbagi pengetahuan, dan pembahasan mendalam tentang sistem  pengelolaan jaminan dari kedua negara. Selain itu, delegasi TAP Brunei  Darussalam mendapatkan paparan mengenai produk dan layanan Taspen, serta  beragam upaya digitalisasi layanan yang tengah dilakukan oleh Taspen  kepada seluruh peserta di Indonesia.
&amp;ldquo;Kami berharap gagasan dan wawasan yang dibagikan selama kunjungan  ini dapat lebih memperkuat inisiatif jaminan sosial di Brunei  Darussalan. Selain itu diharapkan dapat mempererat kerja sama antara  kedua lembaga dan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama  lintas negara dalam pengelolaan dana pensiun yang terbaik,&amp;rdquo; papar Chief  Strategic Officer Employees Trust Fund Madam Siti Zulailah Haji  Abdullah.</content:encoded></item></channel></rss>
