<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pinjol Disorot, Terungkap Fakta Menarik soal Fintech Lending</title><description>Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkap fakta menarik soal fintech peer to peer lending.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904113/pinjol-disorot-terungkap-fakta-menarik-soal-fintech-lending</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904113/pinjol-disorot-terungkap-fakta-menarik-soal-fintech-lending"/><item><title>Pinjol Disorot, Terungkap Fakta Menarik soal Fintech Lending</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904113/pinjol-disorot-terungkap-fakta-menarik-soal-fintech-lending</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904113/pinjol-disorot-terungkap-fakta-menarik-soal-fintech-lending</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904113/pinjol-disorot-terungkap-fakta-menarik-soal-fintech-lending-U9Q3cgzzHq.png" expression="full" type="image/jpeg">Terungkap Fakta Menarik soal Fintech Lending (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904113/pinjol-disorot-terungkap-fakta-menarik-soal-fintech-lending-U9Q3cgzzHq.png</image><title>Terungkap Fakta Menarik soal Fintech Lending (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkap fakta menarik soal fintech peer to peer lending atau atau layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.

&amp;ldquo;Ini jadi salah satu bukti bahwa fintech peer to peer lending banyak mengarah ke pengusaha muda, terutama UMKM. Kita terus berupaya membantu pengusaha yang ingin berkembang melalui bantuan modal dan inventory financing,&amp;rdquo; ujar Ketua Umum AFPI Entjik S Djafar dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (19/10/2023).

BACA JUGA:Transformasi Keuangan Digital RI Meroket 6 Kali Lipat dengan 334 Fintech&amp;nbsp;


Entjik mengatakan, kontribusi UMKM bagi perekonomian nasional sangatlah besar. Untuk memaksimalkan peran tersebut, pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan inklusi keuangan kepada pelaku UMKM melalui akses pendanaan yang inklusif dari fintech.

&amp;rdquo;Fintech lending adalah salah satu kunci untuk menjawab tantangan pendanaan yang selama ini terkadang jadi penghambat UMKM untuk berkontribusi lebih terhadap perekonomian nasional,&amp;rdquo; kata Entjik.

BACA JUGA:Pertumbuhan Fintech RI Tertinggi di Negara G20&amp;nbsp;


Hingga Agustus 2023, fintech pendanaan bersama telah menyalurkan dana sebesar Rp677,51 triliun.

Tercatat, lebih dari 5,3 juta UMKM yang memiliki pinjaman aktif, dengan total outstanding  sebesar Rp19,3 triliun. Kehadiran fintech lending dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM dalam negeri.
</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkap fakta menarik soal fintech peer to peer lending atau atau layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.

&amp;ldquo;Ini jadi salah satu bukti bahwa fintech peer to peer lending banyak mengarah ke pengusaha muda, terutama UMKM. Kita terus berupaya membantu pengusaha yang ingin berkembang melalui bantuan modal dan inventory financing,&amp;rdquo; ujar Ketua Umum AFPI Entjik S Djafar dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (19/10/2023).

BACA JUGA:Transformasi Keuangan Digital RI Meroket 6 Kali Lipat dengan 334 Fintech&amp;nbsp;


Entjik mengatakan, kontribusi UMKM bagi perekonomian nasional sangatlah besar. Untuk memaksimalkan peran tersebut, pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan inklusi keuangan kepada pelaku UMKM melalui akses pendanaan yang inklusif dari fintech.

&amp;rdquo;Fintech lending adalah salah satu kunci untuk menjawab tantangan pendanaan yang selama ini terkadang jadi penghambat UMKM untuk berkontribusi lebih terhadap perekonomian nasional,&amp;rdquo; kata Entjik.

BACA JUGA:Pertumbuhan Fintech RI Tertinggi di Negara G20&amp;nbsp;


Hingga Agustus 2023, fintech pendanaan bersama telah menyalurkan dana sebesar Rp677,51 triliun.

Tercatat, lebih dari 5,3 juta UMKM yang memiliki pinjaman aktif, dengan total outstanding  sebesar Rp19,3 triliun. Kehadiran fintech lending dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM dalam negeri.
</content:encoded></item></channel></rss>
