<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Perdagangan Indonesia-China Terus Melonjak, Lebih dari Rp2.061 Triliun</title><description>Erick Thohir menyatakan bahwa kerja sama Indonesia dan China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904140/erick-thohir-perdagangan-indonesia-china-terus-melonjak-lebih-dari-rp2-061-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904140/erick-thohir-perdagangan-indonesia-china-terus-melonjak-lebih-dari-rp2-061-triliun"/><item><title>Erick Thohir: Perdagangan Indonesia-China Terus Melonjak, Lebih dari Rp2.061 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904140/erick-thohir-perdagangan-indonesia-china-terus-melonjak-lebih-dari-rp2-061-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904140/erick-thohir-perdagangan-indonesia-china-terus-melonjak-lebih-dari-rp2-061-triliun</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904140/erick-thohir-perdagangan-indonesia-china-terus-melonjak-lebih-dari-rp2-061-triliun-lKGdjzdFdD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir soal kerja sama RI-China (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904140/erick-thohir-perdagangan-indonesia-china-terus-melonjak-lebih-dari-rp2-061-triliun-lKGdjzdFdD.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir soal kerja sama RI-China (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNy8xLzE3MjI5NS81L3g4b3Z1YXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan bahwa kerja sama Indonesia dan China di sektor perdagangan menguat dan mengalami pertumbuhan. Hingga saat ini nilai perdagangan kedua negara mencapai lebih dari USD130 miliar atau setara Rp2.061 triliun.
&quot;Hubungan kerja sama Indonesia-China terus tumbuh dan berkembang. Perdagangan antara Indonesia-Tiongkok telah mencapai lebih dari USD130 miliar,&quot; ujar Erick melalui akun Instagramnya, Kamis (19/10/2023).

BACA JUGA:
Kereta Cepat Whoosh Disebut Baru Balik Modal 100 Tahun, Ini Kata Staf Erick Thohir

Menurutnya, nilai perdagangan itu menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi kedua negara. Bahkan, dipastikan bisa memberi kesejahteraan pada masyarakat.
Pemerintah, lanjut dia, terus meningkatkan hubungan bilateral dengan China. Upaya itu setelah kedua negara telah menyepakati kerja sama dalam Belt and Road Initiative (BRI).

BACA JUGA:
Luhut Binsar Pandjaitan Puji Erick Thohir yang Gantikan Tugasnya Jadi Menko Marves

Kerja sama BRI diharapkan mampu memberikan manfaat bagi baik secara ekonomi, sosial, maupun politik kedua negara.Inisiatif BRI bisa mendorong perkembangan infrastruktur, membuka lapangan kerja, terutama pekerjaan non formal, serta menghilangkan kemiskinan
&quot;Harus diperbaiki dan ditingkatkan,&quot; ucap dia.
Saat menyampaikan pidato dalam The Third Belt and Road Forum for International Cooperation, Erick menyebut Indonesia sukses menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pernyataan itu disampaikan di hadapan perwakilan lebih dari 130 negara yang hadir.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNy8xLzE3MjI5NS81L3g4b3Z1YXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan bahwa kerja sama Indonesia dan China di sektor perdagangan menguat dan mengalami pertumbuhan. Hingga saat ini nilai perdagangan kedua negara mencapai lebih dari USD130 miliar atau setara Rp2.061 triliun.
&quot;Hubungan kerja sama Indonesia-China terus tumbuh dan berkembang. Perdagangan antara Indonesia-Tiongkok telah mencapai lebih dari USD130 miliar,&quot; ujar Erick melalui akun Instagramnya, Kamis (19/10/2023).

BACA JUGA:
Kereta Cepat Whoosh Disebut Baru Balik Modal 100 Tahun, Ini Kata Staf Erick Thohir

Menurutnya, nilai perdagangan itu menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi kedua negara. Bahkan, dipastikan bisa memberi kesejahteraan pada masyarakat.
Pemerintah, lanjut dia, terus meningkatkan hubungan bilateral dengan China. Upaya itu setelah kedua negara telah menyepakati kerja sama dalam Belt and Road Initiative (BRI).

BACA JUGA:
Luhut Binsar Pandjaitan Puji Erick Thohir yang Gantikan Tugasnya Jadi Menko Marves

Kerja sama BRI diharapkan mampu memberikan manfaat bagi baik secara ekonomi, sosial, maupun politik kedua negara.Inisiatif BRI bisa mendorong perkembangan infrastruktur, membuka lapangan kerja, terutama pekerjaan non formal, serta menghilangkan kemiskinan
&quot;Harus diperbaiki dan ditingkatkan,&quot; ucap dia.
Saat menyampaikan pidato dalam The Third Belt and Road Forum for International Cooperation, Erick menyebut Indonesia sukses menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pernyataan itu disampaikan di hadapan perwakilan lebih dari 130 negara yang hadir.</content:encoded></item></channel></rss>
