<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Racik Jamu Manis dan Pahit demi Selamatkan Ekonomi Indonesia</title><description>Bank Indonesia (BI) menyiapkan tiga strategi untuk kebijakan pro-stability dari instrumen moneter.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904478/gubernur-bi-racik-jamu-manis-dan-pahit-demi-selamatkan-ekonomi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904478/gubernur-bi-racik-jamu-manis-dan-pahit-demi-selamatkan-ekonomi-indonesia"/><item><title>Gubernur BI Racik Jamu Manis dan Pahit demi Selamatkan Ekonomi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904478/gubernur-bi-racik-jamu-manis-dan-pahit-demi-selamatkan-ekonomi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904478/gubernur-bi-racik-jamu-manis-dan-pahit-demi-selamatkan-ekonomi-indonesia</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904478/gubernur-bi-racik-jamu-manis-dan-pahit-demi-selamatkan-ekonomi-indonesia-9sguebb9O4.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia racik jamu kuat untuk ekonomi RI. (Foto: BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904478/gubernur-bi-racik-jamu-manis-dan-pahit-demi-selamatkan-ekonomi-indonesia-9sguebb9O4.JPG</image><title>Bank Indonesia racik jamu kuat untuk ekonomi RI. (Foto: BI)</title></images><description>
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyiapkan tiga strategi untuk kebijakan pro-stability dari instrumen moneter.
Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebut bahwa yang pertama adalah intervensi yang akan terus dijalankan oleh BI.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada Uang Mutilasi, Bank Indonesia: Itu Kriminal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kedua pendalaman pasar, rupiah dan valas kita percepat. Ketiga yaitu suku bunga yang digunakan untuk forward looking, preventif supaya kedepannya inflasi kita tetap rendah dan terjaga. Itu jamu pahitnya,&quot; ungkap Perry dalam Konferensi Pers RDG BI di Jakarta, Kamis (19/10/2023).
Untuk jamu manisnya, BI menambahkan sejumlah kebijakan makroprudensial longgar, pendalaman pasar uang, penguatan bauran kebijakan moneter, dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Fakta Suku Bunga Acuan Bank Indonesia

&quot;Ini kami lakukan melalui stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan intervensi di pasar valas pada transaksi Spot, DNDF, serta pembelian SBN di pasar sekunder,&quot; sambung Perry.
BI juga melakukan penguatan strategi operasi moneter untuk efektivitas kebijakan moneter, seperti melalui optimalisasi SRBI sebagai instrumen moneter pro-market.Tak hanya itu, BI juga menguatkan implementasi kebijakan makroprudensial longgar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di antaranya dengan efektivitas implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas, termasuk hilirisasi (minerba, pertanian, perkebunan, dan perikanan), perumahan (termasuk perumahan rakyat), pariwisata dan ekonomi kreatif, UMKM, KUR, Mikro, dan hijau yang resmi berlaku sejak tanggal 1 Oktober 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Fakta Suku Bunga Acuan Bank Indonesia

&quot;Itulah jamu manisnya dari kebijakan makroprudensial. Kurang lagi? DP nol persen kita perpanjang selama 2024, baik untuk kredit properti maupun kendaraan bermotor. Ring-nya juga masih longgar,&quot; sambung Perry.
Sehingga, dari sisi makroprudensial, dia menyebut bahwa BI benar-benar mengoptimalkan untuk mendorong kredit dan pembiayaan demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
&quot;Oleh karena itu, kami meminta mengharapkan perbankan sama-sama menggunakan tambahan likuiditas ini untuk menyalurkan kredit tidak diputarkan bermain di aset keuangan,&quot; tandas Perry.</description><content:encoded>
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyiapkan tiga strategi untuk kebijakan pro-stability dari instrumen moneter.
Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebut bahwa yang pertama adalah intervensi yang akan terus dijalankan oleh BI.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada Uang Mutilasi, Bank Indonesia: Itu Kriminal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kedua pendalaman pasar, rupiah dan valas kita percepat. Ketiga yaitu suku bunga yang digunakan untuk forward looking, preventif supaya kedepannya inflasi kita tetap rendah dan terjaga. Itu jamu pahitnya,&quot; ungkap Perry dalam Konferensi Pers RDG BI di Jakarta, Kamis (19/10/2023).
Untuk jamu manisnya, BI menambahkan sejumlah kebijakan makroprudensial longgar, pendalaman pasar uang, penguatan bauran kebijakan moneter, dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Fakta Suku Bunga Acuan Bank Indonesia

&quot;Ini kami lakukan melalui stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan intervensi di pasar valas pada transaksi Spot, DNDF, serta pembelian SBN di pasar sekunder,&quot; sambung Perry.
BI juga melakukan penguatan strategi operasi moneter untuk efektivitas kebijakan moneter, seperti melalui optimalisasi SRBI sebagai instrumen moneter pro-market.Tak hanya itu, BI juga menguatkan implementasi kebijakan makroprudensial longgar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di antaranya dengan efektivitas implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas, termasuk hilirisasi (minerba, pertanian, perkebunan, dan perikanan), perumahan (termasuk perumahan rakyat), pariwisata dan ekonomi kreatif, UMKM, KUR, Mikro, dan hijau yang resmi berlaku sejak tanggal 1 Oktober 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Fakta Suku Bunga Acuan Bank Indonesia

&quot;Itulah jamu manisnya dari kebijakan makroprudensial. Kurang lagi? DP nol persen kita perpanjang selama 2024, baik untuk kredit properti maupun kendaraan bermotor. Ring-nya juga masih longgar,&quot; sambung Perry.
Sehingga, dari sisi makroprudensial, dia menyebut bahwa BI benar-benar mengoptimalkan untuk mendorong kredit dan pembiayaan demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
&quot;Oleh karena itu, kami meminta mengharapkan perbankan sama-sama menggunakan tambahan likuiditas ini untuk menyalurkan kredit tidak diputarkan bermain di aset keuangan,&quot; tandas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
