<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri Saudi-Indonesian Roundtable Meeting, Mendag: Kerja Sama Kedua Negara Saling Memberi Manfaat   </title><description>Zukifli Hasan mengatakan bahwa Arab Saudi merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904581/hadiri-saudi-indonesian-roundtable-meeting-mendag-kerja-sama-kedua-negara-saling-memberi-manfaat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904581/hadiri-saudi-indonesian-roundtable-meeting-mendag-kerja-sama-kedua-negara-saling-memberi-manfaat"/><item><title>Hadiri Saudi-Indonesian Roundtable Meeting, Mendag: Kerja Sama Kedua Negara Saling Memberi Manfaat   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904581/hadiri-saudi-indonesian-roundtable-meeting-mendag-kerja-sama-kedua-negara-saling-memberi-manfaat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/19/320/2904581/hadiri-saudi-indonesian-roundtable-meeting-mendag-kerja-sama-kedua-negara-saling-memberi-manfaat</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2023 19:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rasbina Br Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904581/hadiri-saudi-indonesian-roundtable-meeting-mendag-kerja-sama-kedua-negara-saling-memberi-manfaat-qFunK7Atme.png" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Hadiri Saudi-Indonesian Roundtable Meeting. (Foto: Okezone.com/Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/19/320/2904581/hadiri-saudi-indonesian-roundtable-meeting-mendag-kerja-sama-kedua-negara-saling-memberi-manfaat-qFunK7Atme.png</image><title>Mendag Hadiri Saudi-Indonesian Roundtable Meeting. (Foto: Okezone.com/Kemendag)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zukifli Hasan mengatakan bahwa Arab Saudi merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia. Kinerja perdagangan antara kedua negara terus meningkat dan saling memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Hal ini disampaikan Mendag dalam acara Saudi-Indonesian Roundtable Meeting Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Federation of Saudi Chambers (FSC) yang diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi.

BACA JUGA:
Erick Thohir: Perdagangan Indonesia-China Terus Melonjak, Lebih dari Rp2.061 Triliun

&amp;ldquo;Arab Saudi selalu menjadi mitra dagang yang sangat penting bagi Indonesia. Hingga saat ini, kinerja perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi selalu menunjukkan hasil positif. Pada 2022, total perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD7,51 miliar atau meningkat 35% dibandingkan tahun sebelumnya,&amp;rdquo; jelas Mendag, Kamis (19/10/2023).
Menurut Mendag, selama lima tahun terakhir (2018-2022), nilai perdagangan perdagangan kedua negara terus tumbuh pada tingkat tahunan sebesar lima persen.

BACA JUGA:
Erick Thohir Pastikan Kerjasama Investasi RI-Arab Saudi Saling Menguntungkan

&amp;ldquo;Berkaca pada hal tersebut, kami meyakini masih banyak ruang bagi kedua negara untuk terus memanfaatkan peluang yang ada,&amp;rdquo; ujarnya.
Indonesia saat ini bertujuan untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045, yang mencakup pembangunan infrastruktur komprehensif di seluruh Indonesia. Demikian pula dengan Arab Saudi yang sedang dalam proses mencapai Visi Saudi 2030, yang bertujuan untuk membangun perekonomian yang dinamis dan beragam serta berkolaborasi dengan pengusaha Indonesia dalam menciptakan bisnis baru.Menurutnya, pertemuan ini juga untuk meningkatan investasi bagi kedua negara terutama dalam sektor infrastruktur, energi, haji dan umrah, perbankan, kesehatan, serta pertanian dan migas. Dalam kurun lima tahun, investasi Arab Saudi di Indonesia baru mencapai USD 22 juta untuk 264 proyek. Perekonomian kedua negara masih memiliki kesempatan untuk saling berkolaborasi.
Salah satu bentuk kerja sama peningkatan investasi dalam forum ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) di sektor infrastruktur dan energi. MoU tersebut ditanda tangani oleh Kadin Indonesia - Federation of Saudi Chambers (FSC) dan ACWA Power - PT Pertamina International EP.
&amp;ldquo;Saya berharap, forum ini akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara sebagai anggota G-20 serta kekuatan ekonomi di negara-negara Timur Tengah dan Asia Tenggara. Selain itu, juga menjadi ruang diskusi yang produktif dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di kedua negara,&amp;rdquo; pungkas Mendag
Total perdagangan Indonesia-Arab Saudi pada periode Januari-Agustus 2023 tercatat sebesar USD 3,80 miliar. Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Arab Saudi sebesar USD1,39 miliar. Sedangkan, impor Indonesia dari Arab Saudi sebesar USD2,41 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zukifli Hasan mengatakan bahwa Arab Saudi merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia. Kinerja perdagangan antara kedua negara terus meningkat dan saling memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Hal ini disampaikan Mendag dalam acara Saudi-Indonesian Roundtable Meeting Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Federation of Saudi Chambers (FSC) yang diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi.

BACA JUGA:
Erick Thohir: Perdagangan Indonesia-China Terus Melonjak, Lebih dari Rp2.061 Triliun

&amp;ldquo;Arab Saudi selalu menjadi mitra dagang yang sangat penting bagi Indonesia. Hingga saat ini, kinerja perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi selalu menunjukkan hasil positif. Pada 2022, total perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD7,51 miliar atau meningkat 35% dibandingkan tahun sebelumnya,&amp;rdquo; jelas Mendag, Kamis (19/10/2023).
Menurut Mendag, selama lima tahun terakhir (2018-2022), nilai perdagangan perdagangan kedua negara terus tumbuh pada tingkat tahunan sebesar lima persen.

BACA JUGA:
Erick Thohir Pastikan Kerjasama Investasi RI-Arab Saudi Saling Menguntungkan

&amp;ldquo;Berkaca pada hal tersebut, kami meyakini masih banyak ruang bagi kedua negara untuk terus memanfaatkan peluang yang ada,&amp;rdquo; ujarnya.
Indonesia saat ini bertujuan untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045, yang mencakup pembangunan infrastruktur komprehensif di seluruh Indonesia. Demikian pula dengan Arab Saudi yang sedang dalam proses mencapai Visi Saudi 2030, yang bertujuan untuk membangun perekonomian yang dinamis dan beragam serta berkolaborasi dengan pengusaha Indonesia dalam menciptakan bisnis baru.Menurutnya, pertemuan ini juga untuk meningkatan investasi bagi kedua negara terutama dalam sektor infrastruktur, energi, haji dan umrah, perbankan, kesehatan, serta pertanian dan migas. Dalam kurun lima tahun, investasi Arab Saudi di Indonesia baru mencapai USD 22 juta untuk 264 proyek. Perekonomian kedua negara masih memiliki kesempatan untuk saling berkolaborasi.
Salah satu bentuk kerja sama peningkatan investasi dalam forum ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) di sektor infrastruktur dan energi. MoU tersebut ditanda tangani oleh Kadin Indonesia - Federation of Saudi Chambers (FSC) dan ACWA Power - PT Pertamina International EP.
&amp;ldquo;Saya berharap, forum ini akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara sebagai anggota G-20 serta kekuatan ekonomi di negara-negara Timur Tengah dan Asia Tenggara. Selain itu, juga menjadi ruang diskusi yang produktif dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di kedua negara,&amp;rdquo; pungkas Mendag
Total perdagangan Indonesia-Arab Saudi pada periode Januari-Agustus 2023 tercatat sebesar USD 3,80 miliar. Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Arab Saudi sebesar USD1,39 miliar. Sedangkan, impor Indonesia dari Arab Saudi sebesar USD2,41 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
