<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Bahli Sebut 50% Warga Rempang Siap Digeser ke Tanjung Banun   </title><description>Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa sejumlah warga di Pulau Rempang setuju untuk digeser ke Tanjung Banun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/20/320/2905015/menteri-bahli-sebut-50-warga-rempang-siap-digeser-ke-tanjung-banun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/20/320/2905015/menteri-bahli-sebut-50-warga-rempang-siap-digeser-ke-tanjung-banun"/><item><title>Menteri Bahli Sebut 50% Warga Rempang Siap Digeser ke Tanjung Banun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/20/320/2905015/menteri-bahli-sebut-50-warga-rempang-siap-digeser-ke-tanjung-banun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/20/320/2905015/menteri-bahli-sebut-50-warga-rempang-siap-digeser-ke-tanjung-banun</guid><pubDate>Jum'at 20 Oktober 2023 14:04 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/20/320/2905015/menteri-bahli-sebut-50-warga-rempang-siap-digeser-ke-tanjung-banun-IHW7LETAMA.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Bahlil Soal Pergeseran Warga Pulau Rempang. (Foto: Okezone.com/BKPM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/20/320/2905015/menteri-bahli-sebut-50-warga-rempang-siap-digeser-ke-tanjung-banun-IHW7LETAMA.JPG</image><title>Menteri Bahlil Soal Pergeseran Warga Pulau Rempang. (Foto: Okezone.com/BKPM)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa  sejumlah warga di Pulau Rempang setuju untuk digeser ke Tanjung Banun. Hal ini karena lokasinya akan dibangun Rempang Eco City.
&quot;Yang sudah mendaftar itu sudah mencapai hampir 500, 400 lebih, hampir 500 dari 900 KK (kepala keluarga), jadi sudah 50% lebih yang bersedia untuk digeser secara sukarela,&quot; kata Bahlil di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Jumat (20/10/2023).

BACA JUGA:
5 Fakta Pulau Rempang dan Investasi Jumbo Xinyi Group Rp175 Triliun

Adapun jumlah warga yang sudah bergeser dari Rempang ke hunian sementara sudah mencapai 50 lebih KK.
&quot;Yang sudah pindah (ke hunian sementara) 50 lebih sampai 60 rumah sudah pindah,&quot; ungkapnya.
Saat ditanya target penyelesaian lahan, Bahlil mengaku tidak memiliki target, namun menurutnya jika bisa selesai lebih cepat maka akan semakin baik.

BACA JUGA:
 70% Warga Rempang Bersedia Digeser, Perindo Apresiasi Dialog Pemerintah dan Masyarakat

&quot;Lebih cepat lebih baik tapi harus dengan cara yang baik,&quot; ucap Bahlil.
&quot;Kita komunikasi sama rakyat itu kan harus baik, butuh waktu kita bicara baik-baik, kalau mereka belum mau, itu karena belum ada penjelasan yang mungkin mereka mengerti,&quot; sambungnya.Terkait dengan rencana pembangunan konstruksi pabrik kaca dan panel surya dari Xinyi Group, Bahlil mengaku masih menyusun strategi kapan pembangunan konstruksi pabrik tersebut akan dimulai.
&quot;Lagi saya (atur) terus strateginya, apa kita selesai dulu baru mereka bisa membangun konstruksi, atau pararel. Saya lagi atur strateginya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa  sejumlah warga di Pulau Rempang setuju untuk digeser ke Tanjung Banun. Hal ini karena lokasinya akan dibangun Rempang Eco City.
&quot;Yang sudah mendaftar itu sudah mencapai hampir 500, 400 lebih, hampir 500 dari 900 KK (kepala keluarga), jadi sudah 50% lebih yang bersedia untuk digeser secara sukarela,&quot; kata Bahlil di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Jumat (20/10/2023).

BACA JUGA:
5 Fakta Pulau Rempang dan Investasi Jumbo Xinyi Group Rp175 Triliun

Adapun jumlah warga yang sudah bergeser dari Rempang ke hunian sementara sudah mencapai 50 lebih KK.
&quot;Yang sudah pindah (ke hunian sementara) 50 lebih sampai 60 rumah sudah pindah,&quot; ungkapnya.
Saat ditanya target penyelesaian lahan, Bahlil mengaku tidak memiliki target, namun menurutnya jika bisa selesai lebih cepat maka akan semakin baik.

BACA JUGA:
 70% Warga Rempang Bersedia Digeser, Perindo Apresiasi Dialog Pemerintah dan Masyarakat

&quot;Lebih cepat lebih baik tapi harus dengan cara yang baik,&quot; ucap Bahlil.
&quot;Kita komunikasi sama rakyat itu kan harus baik, butuh waktu kita bicara baik-baik, kalau mereka belum mau, itu karena belum ada penjelasan yang mungkin mereka mengerti,&quot; sambungnya.Terkait dengan rencana pembangunan konstruksi pabrik kaca dan panel surya dari Xinyi Group, Bahlil mengaku masih menyusun strategi kapan pembangunan konstruksi pabrik tersebut akan dimulai.
&quot;Lagi saya (atur) terus strateginya, apa kita selesai dulu baru mereka bisa membangun konstruksi, atau pararel. Saya lagi atur strateginya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
