<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kering Kerontang, Proyek Bendung Gerak Karangnongko Ditarget Rampung 2026</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mempercepat pembangunan Bendung Gerak Karangnongko.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/20/470/2904767/kering-kerontang-proyek-bendung-gerak-karangnongko-ditarget-rampung-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/20/470/2904767/kering-kerontang-proyek-bendung-gerak-karangnongko-ditarget-rampung-2026"/><item><title>Kering Kerontang, Proyek Bendung Gerak Karangnongko Ditarget Rampung 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/20/470/2904767/kering-kerontang-proyek-bendung-gerak-karangnongko-ditarget-rampung-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/20/470/2904767/kering-kerontang-proyek-bendung-gerak-karangnongko-ditarget-rampung-2026</guid><pubDate>Jum'at 20 Oktober 2023 08:23 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/20/470/2904767/kering-kerontang-proyek-bendung-gerak-karangnongko-ditarget-rampung-2026-rshmZyssfU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/20/470/2904767/kering-kerontang-proyek-bendung-gerak-karangnongko-ditarget-rampung-2026-rshmZyssfU.jpg</image><title>Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko (Foto: PUPR)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mempercepat pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Bendung ini akan menambah jumlah tampungan air dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan air, khususnya di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko sudah lama direncanakan untuk menambah suplai air bagi daerah kering di Kabupaten Blora dan Bojonegoro dengan membendung Sungai Bengawan Solo.

BACA JUGA:
Waskita Karya Garap 6 Bendungan dan 9 Tol PSN, Begini Progresnya

&quot;Sebenarnya cita-cita membangun Bendung Gerak ini sudah lama, bisa kita lihat langsung di sekitar sini, kering kerontang semua. Tidak ada jalan lain kecuali harus ada air,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/10/2023).
Menurut Menteri Basuki, Bendung Karangnongko merupakan long storage yang memanfaatkan teknologi bendung gerak di Sungai Bengawan Solo sepanjang 24 kilometer, sehingga nantinya dapat menampung air dengan kapasitas 59 juta m3.

BACA JUGA:
Pak Bas Ungkap Perbedaan Bendungan di Korsel dan Indonesia 

&quot;Kita terlebih dahulu bangun di daerah kering di Sungai Bengawan Solo, jadi tidak menyentuh masyarakat. Kalau sudah jadi kita bangun cofferdam untuk mengalirkan air baru kita bangun bendungannya,&quot; sambungnya.
Suplai air irigasi Bendungan Karangnongko akan didistribusikan melalui Daerah Irigasi (DI) Karangnongko Kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.746 hektare dan DI Karangnongko Kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 hektare.Pembangunan Karangnongko dikerjakan dalam 2 paket pekerjaan dengan  anggaran APBN senilai Rp1, 26 triliun. Paket 1 sudah terkontrak pada  September 2023 dengan penyedia jasa PT Waskita Karya (Persero)-PT Hutama  Karya (Persero)-PT Pembangunan Perumahan Tbk(KSO).
Paket 2 terkontrak Oktober 2023 dengan kontraktor PT Waskita Karya-PT  Bangkit Berkah Perkasa-PT Kelman Infra Pratama (KSO). Bendung Gerak  Karangnongko ditargetkan sesuai kontrak Desember 2026.
Bendung Gerak Karangnongko juga akan terintegrasi dengan tiga Bendung  Gerak di hilirnya, yakni Bendung Gerak Bojonegoro, Bendung Gerak Babat  dan Bendung Gerak Sembayat untuk penyediaan air untuk kebutuhan irigasi  dan air baku sebesar 1.155 liter/detik pada wilayah hilir Bengawan Solo.  Serta diproyeksikan dapat menyuplai air irigasi di kawasan Solo Valley  Werken seluas 62.000 hektare.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mempercepat pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Bendung ini akan menambah jumlah tampungan air dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan air, khususnya di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko sudah lama direncanakan untuk menambah suplai air bagi daerah kering di Kabupaten Blora dan Bojonegoro dengan membendung Sungai Bengawan Solo.

BACA JUGA:
Waskita Karya Garap 6 Bendungan dan 9 Tol PSN, Begini Progresnya

&quot;Sebenarnya cita-cita membangun Bendung Gerak ini sudah lama, bisa kita lihat langsung di sekitar sini, kering kerontang semua. Tidak ada jalan lain kecuali harus ada air,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/10/2023).
Menurut Menteri Basuki, Bendung Karangnongko merupakan long storage yang memanfaatkan teknologi bendung gerak di Sungai Bengawan Solo sepanjang 24 kilometer, sehingga nantinya dapat menampung air dengan kapasitas 59 juta m3.

BACA JUGA:
Pak Bas Ungkap Perbedaan Bendungan di Korsel dan Indonesia 

&quot;Kita terlebih dahulu bangun di daerah kering di Sungai Bengawan Solo, jadi tidak menyentuh masyarakat. Kalau sudah jadi kita bangun cofferdam untuk mengalirkan air baru kita bangun bendungannya,&quot; sambungnya.
Suplai air irigasi Bendungan Karangnongko akan didistribusikan melalui Daerah Irigasi (DI) Karangnongko Kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.746 hektare dan DI Karangnongko Kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 hektare.Pembangunan Karangnongko dikerjakan dalam 2 paket pekerjaan dengan  anggaran APBN senilai Rp1, 26 triliun. Paket 1 sudah terkontrak pada  September 2023 dengan penyedia jasa PT Waskita Karya (Persero)-PT Hutama  Karya (Persero)-PT Pembangunan Perumahan Tbk(KSO).
Paket 2 terkontrak Oktober 2023 dengan kontraktor PT Waskita Karya-PT  Bangkit Berkah Perkasa-PT Kelman Infra Pratama (KSO). Bendung Gerak  Karangnongko ditargetkan sesuai kontrak Desember 2026.
Bendung Gerak Karangnongko juga akan terintegrasi dengan tiga Bendung  Gerak di hilirnya, yakni Bendung Gerak Bojonegoro, Bendung Gerak Babat  dan Bendung Gerak Sembayat untuk penyediaan air untuk kebutuhan irigasi  dan air baku sebesar 1.155 liter/detik pada wilayah hilir Bengawan Solo.  Serta diproyeksikan dapat menyuplai air irigasi di kawasan Solo Valley  Werken seluas 62.000 hektare.</content:encoded></item></channel></rss>
