<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dukung Net Zero Emission 2060, Begini Cara Investor Atasi Dampak Perubahan Iklim</title><description>Begini cara investor mengatasi dampak perubahan iklim guna mendukung Net Zero Emission 2060.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/21/320/2905743/dukung-net-zero-emission-2060-begini-cara-investor-atasi-dampak-perubahan-iklim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/21/320/2905743/dukung-net-zero-emission-2060-begini-cara-investor-atasi-dampak-perubahan-iklim"/><item><title>Dukung Net Zero Emission 2060, Begini Cara Investor Atasi Dampak Perubahan Iklim</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/21/320/2905743/dukung-net-zero-emission-2060-begini-cara-investor-atasi-dampak-perubahan-iklim</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/21/320/2905743/dukung-net-zero-emission-2060-begini-cara-investor-atasi-dampak-perubahan-iklim</guid><pubDate>Sabtu 21 Oktober 2023 20:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dzakwan Agung Mugits</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/21/320/2905743/dukung-net-zero-emission-2060-begini-cara-investor-atasi-dampak-perubahan-iklim-4eHiVNBHsy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara investor kurangi dampak perubahan iklim (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/21/320/2905743/dukung-net-zero-emission-2060-begini-cara-investor-atasi-dampak-perubahan-iklim-4eHiVNBHsy.jpg</image><title>Cara investor kurangi dampak perubahan iklim (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8zMC8xLzE3MTQzNi81L3g4b2ZsNXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Begini cara investor mengatasi dampak perubahan iklim guna mendukung Net Zero Emission 2060. Salah satu upaya menjaga lingkungan dilakukan melalui program River Trashboom Project &amp;ndash; Cerita Sungai oleh CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.

BACA JUGA:
Cegah Perubahan Iklim Kian Parah, Semua Sektor Diminta Kejar Target Pengurangan Emisi 2030

Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah lingkungan dan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi sungai. Proyek ini selaras dengan strategi keberlanjutan Indonesia Stock Exchange (IDX) dan berkontribusi dalam program pemerintah &amp;lsquo;Pencanangan Net Zero Emission di 2060&amp;rsquo;.

BACA JUGA:
Dukung World Hydropower Congress di Bali, Sandiaga: Kita Harus Tanggap Hadapi Perubahan Iklim

&amp;ldquo;BEI mendukung inisiasi River Trashboom Project - Cerita Sungai yang merupakan upaya untuk mendorong pelestarian lingkungan berkelanjutan di Indonesia,&quot; kata Direktur PT Bursa Efek Indonesia Risa E. Rustam, Sabtu (21/10/2023).
Dirinya berharap River Trashboom Project tidak hanya memberikan kesadaran kepada banyak pihak untuk menjaga kebersihan sungai dan keberlanjutan lingkungan, namun juga memberikan inspirasi kepada pihak lainnya untuk melakukan hal serupa di seluruh Indonesia.Saat ini, lebih dari separuh kualitas air sungai yang tersebar di 34 provinsi (provinsi baru pecahan Papua belum termasuk) di Indonesia berstatus mengalami pencemaran (BPS 2023). Dampak dari pencemaran sungai tidak hanya terhadap ekosistem yang ada di dalamnya, namun juga akan berdampak pada manusia, tumbuhan dan hewan yang hidup di sekitarnya, rusaknya sistem agrikultur, bencana banjir dan juga keberadaan sampah yang mengalir ke laut, terutama sampah plastik dapat berpengaruh terhadap keseimbangan karbon yang terjadi secara alami di laut.
Melalui proyek ini, diharapkan investor turut serta berkontribusi secara langsung nantinya, dengan menyelenggarakan River Trashboom Project &amp;ndash; Cerita Sungai lainnya di Indonesia. Menjaga lingkungan hidup, penggunaan sumber daya secara bijaksana dan mendukung kesejahteraan sosial melalui pemberdayaan masyarakat sekitarnya, merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia di muka bumi ini.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8zMC8xLzE3MTQzNi81L3g4b2ZsNXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Begini cara investor mengatasi dampak perubahan iklim guna mendukung Net Zero Emission 2060. Salah satu upaya menjaga lingkungan dilakukan melalui program River Trashboom Project &amp;ndash; Cerita Sungai oleh CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.

BACA JUGA:
Cegah Perubahan Iklim Kian Parah, Semua Sektor Diminta Kejar Target Pengurangan Emisi 2030

Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah lingkungan dan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi sungai. Proyek ini selaras dengan strategi keberlanjutan Indonesia Stock Exchange (IDX) dan berkontribusi dalam program pemerintah &amp;lsquo;Pencanangan Net Zero Emission di 2060&amp;rsquo;.

BACA JUGA:
Dukung World Hydropower Congress di Bali, Sandiaga: Kita Harus Tanggap Hadapi Perubahan Iklim

&amp;ldquo;BEI mendukung inisiasi River Trashboom Project - Cerita Sungai yang merupakan upaya untuk mendorong pelestarian lingkungan berkelanjutan di Indonesia,&quot; kata Direktur PT Bursa Efek Indonesia Risa E. Rustam, Sabtu (21/10/2023).
Dirinya berharap River Trashboom Project tidak hanya memberikan kesadaran kepada banyak pihak untuk menjaga kebersihan sungai dan keberlanjutan lingkungan, namun juga memberikan inspirasi kepada pihak lainnya untuk melakukan hal serupa di seluruh Indonesia.Saat ini, lebih dari separuh kualitas air sungai yang tersebar di 34 provinsi (provinsi baru pecahan Papua belum termasuk) di Indonesia berstatus mengalami pencemaran (BPS 2023). Dampak dari pencemaran sungai tidak hanya terhadap ekosistem yang ada di dalamnya, namun juga akan berdampak pada manusia, tumbuhan dan hewan yang hidup di sekitarnya, rusaknya sistem agrikultur, bencana banjir dan juga keberadaan sampah yang mengalir ke laut, terutama sampah plastik dapat berpengaruh terhadap keseimbangan karbon yang terjadi secara alami di laut.
Melalui proyek ini, diharapkan investor turut serta berkontribusi secara langsung nantinya, dengan menyelenggarakan River Trashboom Project &amp;ndash; Cerita Sungai lainnya di Indonesia. Menjaga lingkungan hidup, penggunaan sumber daya secara bijaksana dan mendukung kesejahteraan sosial melalui pemberdayaan masyarakat sekitarnya, merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia di muka bumi ini.</content:encoded></item></channel></rss>
