<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Alasan Kenapa Rupiah Melemah, Ini Biang Keroknya</title><description>Alasan kenapa Rupiah melemah terhadap dolar pada pekan ini. Saat ini rupiah spot ditutup di level Rp 15.873 per dolar Amerika Serikat (AS).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/21/622/2905492/6-alasan-kenapa-rupiah-melemah-ini-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/21/622/2905492/6-alasan-kenapa-rupiah-melemah-ini-biang-keroknya"/><item><title>6 Alasan Kenapa Rupiah Melemah, Ini Biang Keroknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/21/622/2905492/6-alasan-kenapa-rupiah-melemah-ini-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/21/622/2905492/6-alasan-kenapa-rupiah-melemah-ini-biang-keroknya</guid><pubDate>Sabtu 21 Oktober 2023 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Bertold Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/21/622/2905492/6-alasan-kenapa-rupiah-melemah-ini-biang-keroknya-yvhXvlrJ1d.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/21/622/2905492/6-alasan-kenapa-rupiah-melemah-ini-biang-keroknya-yvhXvlrJ1d.jpeg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Berbagai alasan kenapa Rupiah melemah terhadap dolar pada pekan ini. Saat ini rupiah spot ditutup di level Rp 15.873 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat mata uang Indonesia melemah 0,36% dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp 15.815 per dolar AS. Penutupan hari ini pun jadi level terburuk rupiah sejak 9 April 2020. Kala itu, rupiah ditutup di Rp 15.880 per dolar AS.

BACA JUGA:
Wall Street Turun Tajam Dipicu Kekhawatiran Konflik Israel-Hamas

Berikut ini alasan kenapa Rupiah melemah pada hari ini dilansir dari berbagai sumber:
1. Sentimen The Fed
Nilai tukar Rupiah melemah sampai level Rp15.700 per dolar Amerika Serikat (AS)/USD. Hal ini patut menjadi fokus pemerintah dan Bank Indonesia.
&quot;Tentu ini memang cukup menjadi concern. Tetapi yang perlu dicatat adalah bahwa ini dipengaruhi oleh faktor eksternal,&quot; ungkap Ekonom LPEM FEB Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Sabtu (14/10/2023).
Dia menilai, intervensi yang bisa dilakukan oleh pemerintah di dalam negeri relatif terbatas.
&quot;Yang perlu dicatat juga adalah ini kondisi yang bukan hanya spesifik terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara di level global,&quot; kata Riefky.

BACA JUGA:
Pengumuman! Rupiah Melemah ke Rp15.815/USD Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Negara-negara lain juga mengalami isu adanya pelemahan nilai tukar mata uangnya yang cukup drastis. Hal ini, lanjut Riefky, memang dipengaruhi oleh adanya sentimen The Fed yang masih akan menaikkan tingkat suku bunga dan juga perlambatan ekonomi global.
2. Turunnya Harga Komoditas Ekspor
Pelemahan rupiah efek turunnya harga komoditas ekspor.  Tentu saja situasi itu secara otomatis akan mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia melemah. Maka dari itu perlunya upaya untuk meningkatkan kembali komuditas ekspor supaya nilai rupiah kembali normal.
3. Dollar Menguat
Jika seiring berjalannya waktu dollar AS semakin meningkat maka nilai rupiah akan berpotensi menjadi lemah bahkan anjlok. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan bahwa mata uang Indonesia mudah terdepresiasi oleh mata uang asing.
4. Supply Dolar Amerika Serikat Menurun
Alasan keempat nilai tukar rupiah bisa mengalami penurunan karena terpengaruh supplay dollar AS yang juga menurun. Hal itu bisa terjadi karena adanya investor asing yang menarik diri dari Indonesia dengan upaya meminimalisir resiko kerugian. Dengan begitu secara otomatis nilai tukar rupiah akan melemah dan mengalami penurunan.
5 Konflik Perang
Ketegangan yang berkelanjutan di Timur Tengah masih menjadi perhatian besar bagi pasar, mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas dan Dolar AS.
6. Suku Bunga Naik
Umumnya hal itu terjadi karena adanya kebijakan baru bank Sentral AS dalam menaikan suku bunga. Dengan begitu secara otomatis nilai rupiah Indonesia akan mudah terdepresiasi bahkan menurun cukup signifikan.
(RIN)
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA- Berbagai alasan kenapa Rupiah melemah terhadap dolar pada pekan ini. Saat ini rupiah spot ditutup di level Rp 15.873 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat mata uang Indonesia melemah 0,36% dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp 15.815 per dolar AS. Penutupan hari ini pun jadi level terburuk rupiah sejak 9 April 2020. Kala itu, rupiah ditutup di Rp 15.880 per dolar AS.

BACA JUGA:
Wall Street Turun Tajam Dipicu Kekhawatiran Konflik Israel-Hamas

Berikut ini alasan kenapa Rupiah melemah pada hari ini dilansir dari berbagai sumber:
1. Sentimen The Fed
Nilai tukar Rupiah melemah sampai level Rp15.700 per dolar Amerika Serikat (AS)/USD. Hal ini patut menjadi fokus pemerintah dan Bank Indonesia.
&quot;Tentu ini memang cukup menjadi concern. Tetapi yang perlu dicatat adalah bahwa ini dipengaruhi oleh faktor eksternal,&quot; ungkap Ekonom LPEM FEB Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Sabtu (14/10/2023).
Dia menilai, intervensi yang bisa dilakukan oleh pemerintah di dalam negeri relatif terbatas.
&quot;Yang perlu dicatat juga adalah ini kondisi yang bukan hanya spesifik terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara di level global,&quot; kata Riefky.

BACA JUGA:
Pengumuman! Rupiah Melemah ke Rp15.815/USD Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Negara-negara lain juga mengalami isu adanya pelemahan nilai tukar mata uangnya yang cukup drastis. Hal ini, lanjut Riefky, memang dipengaruhi oleh adanya sentimen The Fed yang masih akan menaikkan tingkat suku bunga dan juga perlambatan ekonomi global.
2. Turunnya Harga Komoditas Ekspor
Pelemahan rupiah efek turunnya harga komoditas ekspor.  Tentu saja situasi itu secara otomatis akan mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia melemah. Maka dari itu perlunya upaya untuk meningkatkan kembali komuditas ekspor supaya nilai rupiah kembali normal.
3. Dollar Menguat
Jika seiring berjalannya waktu dollar AS semakin meningkat maka nilai rupiah akan berpotensi menjadi lemah bahkan anjlok. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan bahwa mata uang Indonesia mudah terdepresiasi oleh mata uang asing.
4. Supply Dolar Amerika Serikat Menurun
Alasan keempat nilai tukar rupiah bisa mengalami penurunan karena terpengaruh supplay dollar AS yang juga menurun. Hal itu bisa terjadi karena adanya investor asing yang menarik diri dari Indonesia dengan upaya meminimalisir resiko kerugian. Dengan begitu secara otomatis nilai tukar rupiah akan melemah dan mengalami penurunan.
5 Konflik Perang
Ketegangan yang berkelanjutan di Timur Tengah masih menjadi perhatian besar bagi pasar, mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas dan Dolar AS.
6. Suku Bunga Naik
Umumnya hal itu terjadi karena adanya kebijakan baru bank Sentral AS dalam menaikan suku bunga. Dengan begitu secara otomatis nilai rupiah Indonesia akan mudah terdepresiasi bahkan menurun cukup signifikan.
(RIN)
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
