<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dorong Potensi Ekspor, Bea Cukai Asistensi Tiga UMKM di Wilayah Bandung </title><description>Bea Cukai Bandung kembali melaksanakan asistensi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/11/2907006/dorong-potensi-ekspor-bea-cukai-asistensi-tiga-umkm-di-wilayah-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/11/2907006/dorong-potensi-ekspor-bea-cukai-asistensi-tiga-umkm-di-wilayah-bandung"/><item><title>Dorong Potensi Ekspor, Bea Cukai Asistensi Tiga UMKM di Wilayah Bandung </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/11/2907006/dorong-potensi-ekspor-bea-cukai-asistensi-tiga-umkm-di-wilayah-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/11/2907006/dorong-potensi-ekspor-bea-cukai-asistensi-tiga-umkm-di-wilayah-bandung</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2023 08:51 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Dwi Astuti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/24/11/2907006/dorong-potensi-ekspor-bea-cukai-asistensi-tiga-umkm-di-wilayah-bandung-Y1IszldAnb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bea Cukai Bandung asistensi tiga UMKM di Bandung (Foto: Dok Bea Cukai)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/24/11/2907006/dorong-potensi-ekspor-bea-cukai-asistensi-tiga-umkm-di-wilayah-bandung-Y1IszldAnb.jpg</image><title>Bea Cukai Bandung asistensi tiga UMKM di Bandung (Foto: Dok Bea Cukai)</title></images><description>JAKARTA-Bea Cukai Bandung kembali melaksanakan asistensi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini sejalan dengan tugas dan fungsi Bea Cukai di bidang asistensi industri dan fasilitator perdagangan.
Kepala Kantor Bea Cukai Bandung, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa Bea Cukai terus berupaya untuk mendorong UMKM agar bisa ekspor. &amp;ldquo;Lewat berbagai program dan asistensi, kami berupaya agar UMKM dapat berani menjalankan kegiatan ekspor sendiri sehingga akan semakin meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
Bea Cukai Bandung terus mendorong dan memberikan fasilitas layanan seperti memberikan informasi dan monitoring terkait proses pembuatan sampai submit dokumen ke sistem Bea Cukai yang berkaitan dengan kegiatan ekspor, hal ini bertujuan agar pelaku UMKM mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas lagi di pasar international serta bisa melakukan kegiatan ekspor independen.

BACA JUGA:
Bea Cukai Awasi Rokok Ilegal lewat Operasi Pasar di Makassar dan Malang

Beberapa UMKM yang telah dikunjungi adalah Al Fazza Kitchen yang bergerak di bidang produksi bumbu masakan berbahan alami dalam kemasan.
&amp;ldquo;Bumbu tersebut menggunakan kemasan yang kedap sehingga bisa berbahan selama kurang lebih 6 bulan sehingga cukup berpeluang untuk menjadi komoditi ekspor,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu, Bea Cukai Bandung juga mengunjungi usaha kecil Neu Men dan Boutique yang bergerak di bidang fesyen. Unit usaha tersebut telah mengikuti berbagai pameran di Malaysia dan Singapura. Sebagai bentuk proaktif agar kedua usaha tersebut dapat melebarkan pasarnya, Bea Cukai Bandung akan rutin memberikan asistensi.
&amp;ldquo;Harapannya dengan rutin asistensi, para pelaku usaha dapat memahami kebutuhan pasar internasional hingga dapat memasarkan produknya,&amp;rdquo; pungkas Budi.</description><content:encoded>JAKARTA-Bea Cukai Bandung kembali melaksanakan asistensi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini sejalan dengan tugas dan fungsi Bea Cukai di bidang asistensi industri dan fasilitator perdagangan.
Kepala Kantor Bea Cukai Bandung, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa Bea Cukai terus berupaya untuk mendorong UMKM agar bisa ekspor. &amp;ldquo;Lewat berbagai program dan asistensi, kami berupaya agar UMKM dapat berani menjalankan kegiatan ekspor sendiri sehingga akan semakin meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
Bea Cukai Bandung terus mendorong dan memberikan fasilitas layanan seperti memberikan informasi dan monitoring terkait proses pembuatan sampai submit dokumen ke sistem Bea Cukai yang berkaitan dengan kegiatan ekspor, hal ini bertujuan agar pelaku UMKM mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas lagi di pasar international serta bisa melakukan kegiatan ekspor independen.

BACA JUGA:
Bea Cukai Awasi Rokok Ilegal lewat Operasi Pasar di Makassar dan Malang

Beberapa UMKM yang telah dikunjungi adalah Al Fazza Kitchen yang bergerak di bidang produksi bumbu masakan berbahan alami dalam kemasan.
&amp;ldquo;Bumbu tersebut menggunakan kemasan yang kedap sehingga bisa berbahan selama kurang lebih 6 bulan sehingga cukup berpeluang untuk menjadi komoditi ekspor,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu, Bea Cukai Bandung juga mengunjungi usaha kecil Neu Men dan Boutique yang bergerak di bidang fesyen. Unit usaha tersebut telah mengikuti berbagai pameran di Malaysia dan Singapura. Sebagai bentuk proaktif agar kedua usaha tersebut dapat melebarkan pasarnya, Bea Cukai Bandung akan rutin memberikan asistensi.
&amp;ldquo;Harapannya dengan rutin asistensi, para pelaku usaha dapat memahami kebutuhan pasar internasional hingga dapat memasarkan produknya,&amp;rdquo; pungkas Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
