<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Cs Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi Jaga Pertumbuhan 5%</title><description>KSSK menyiapkan paket kebijakan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5% di tengah tingginya dinamika global saat ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2906971/sri-mulyani-cs-siapkan-paket-kebijakan-ekonomi-jaga-pertumbuhan-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2906971/sri-mulyani-cs-siapkan-paket-kebijakan-ekonomi-jaga-pertumbuhan-5"/><item><title>Sri Mulyani Cs Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi Jaga Pertumbuhan 5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2906971/sri-mulyani-cs-siapkan-paket-kebijakan-ekonomi-jaga-pertumbuhan-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2906971/sri-mulyani-cs-siapkan-paket-kebijakan-ekonomi-jaga-pertumbuhan-5</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2023 07:37 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/24/320/2906971/sri-mulyani-cs-siapkan-paket-kebijakan-ekonomi-jaga-pertumbuhan-5-nOR9B0AaIK.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Cs siapkan paket kebijakan jaga ekonomi RI. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/24/320/2906971/sri-mulyani-cs-siapkan-paket-kebijakan-ekonomi-jaga-pertumbuhan-5-nOR9B0AaIK.JPG</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Cs siapkan paket kebijakan jaga ekonomi RI. (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8xLzE2OTgxNC81L3g4bml2d2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyiapkan paket kebijakan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5% di tengah tingginya dinamika global saat ini.

Ketua KSSK yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan paket kebijakan ini untuk merespons agar kondisi sektor riil, inflasi, nilai tukar hingga stabilitas sistem keuangan dalam negeri tetap terjaga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rupiah Anjlok Dekati Rp16.000/USD, Sri Mulyani Lapor ke Jokowi

&quot;Kami sedang menyiapkan berbagai langkah paket kebijakan nanti agar sektor riil tetap terjaga, masyarakat kelas menengah terutama kelompok bawah daya belinya terutama dalam menghadapi El Nino bisa didukung melalui instrumen yang segera kita rumuskan,&quot; kata Sri saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta dikutip Antara, Senin, 23 Oktober 2023.

Sri menjelaskan bahwa KSSK akan melaksanakan rapat berkala pada akhir Oktober untuk mengevaluasi secara teliti dan melakukan berbagai &quot;stress test&quot; dalam memastikan kondisi sektor keuangan tetap stabil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ke SMA 3 Semarang, Sri Mulyani Kenang Masa Putih Abu-Abu

Di sisi lain, Sri mengakui bahwa akan ada penyesuaian dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen secara berkelanjutan.

&quot;Akan dilakukan berbagai langkah mengamankan. Ada 'adjustment' pasti namun itu adalah di dalam untuk terus menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap bisa berjalan secara 'sustainable',&quot; katanya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

APBN 2024 untuk Orang Miskin Rp493 Triliun, Sri Mulyani Tak Ingin Kemiskinan Diturunkan ke Anaknya


Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani juga melaporkan kepada Presiden Joko Widodo mengenai hasil Pertemuan Tahunan IMF-World Bank dan Menteri Keuangan dan Gubernur BAnk Sentral G20 di Marrakesh, Maroko.



Turut hadir dalam kesempatan itu, anggota KSSK lainnya yakni Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, dan Ketua DK Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8xLzE2OTgxNC81L3g4bml2d2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyiapkan paket kebijakan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5% di tengah tingginya dinamika global saat ini.

Ketua KSSK yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan paket kebijakan ini untuk merespons agar kondisi sektor riil, inflasi, nilai tukar hingga stabilitas sistem keuangan dalam negeri tetap terjaga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rupiah Anjlok Dekati Rp16.000/USD, Sri Mulyani Lapor ke Jokowi

&quot;Kami sedang menyiapkan berbagai langkah paket kebijakan nanti agar sektor riil tetap terjaga, masyarakat kelas menengah terutama kelompok bawah daya belinya terutama dalam menghadapi El Nino bisa didukung melalui instrumen yang segera kita rumuskan,&quot; kata Sri saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta dikutip Antara, Senin, 23 Oktober 2023.

Sri menjelaskan bahwa KSSK akan melaksanakan rapat berkala pada akhir Oktober untuk mengevaluasi secara teliti dan melakukan berbagai &quot;stress test&quot; dalam memastikan kondisi sektor keuangan tetap stabil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ke SMA 3 Semarang, Sri Mulyani Kenang Masa Putih Abu-Abu

Di sisi lain, Sri mengakui bahwa akan ada penyesuaian dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen secara berkelanjutan.

&quot;Akan dilakukan berbagai langkah mengamankan. Ada 'adjustment' pasti namun itu adalah di dalam untuk terus menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap bisa berjalan secara 'sustainable',&quot; katanya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

APBN 2024 untuk Orang Miskin Rp493 Triliun, Sri Mulyani Tak Ingin Kemiskinan Diturunkan ke Anaknya


Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani juga melaporkan kepada Presiden Joko Widodo mengenai hasil Pertemuan Tahunan IMF-World Bank dan Menteri Keuangan dan Gubernur BAnk Sentral G20 di Marrakesh, Maroko.



Turut hadir dalam kesempatan itu, anggota KSSK lainnya yakni Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, dan Ketua DK Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa.</content:encoded></item></channel></rss>
