<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Indonesia Keluar dari Jebakan Middle Income Trap Versi Ganjar Pranowo</title><description>Cara Indonesia keluar dari Jebakan Middle Income Trap versi Ganjar Pranowo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2907277/cara-indonesia-keluar-dari-jebakan-middle-income-trap-versi-ganjar-pranowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2907277/cara-indonesia-keluar-dari-jebakan-middle-income-trap-versi-ganjar-pranowo"/><item><title>Cara Indonesia Keluar dari Jebakan Middle Income Trap Versi Ganjar Pranowo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2907277/cara-indonesia-keluar-dari-jebakan-middle-income-trap-versi-ganjar-pranowo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2907277/cara-indonesia-keluar-dari-jebakan-middle-income-trap-versi-ganjar-pranowo</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2023 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/24/320/2907277/cara-indonesia-keluar-dari-jebakan-middle-income-trap-versi-ganjar-pranowo-mG3oJPGEo5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara Indonesia keluar dari middle income trap versi Ganjar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/24/320/2907277/cara-indonesia-keluar-dari-jebakan-middle-income-trap-versi-ganjar-pranowo-mG3oJPGEo5.jpg</image><title>Cara Indonesia keluar dari middle income trap versi Ganjar (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMi8xLzE3MjU3Ny81L3g4cDBpcHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Cara Indonesia keluar dari Jebakan Middle Income Trap versi Ganjar Pranowo. Indonesia hanya punya waktu 13 tahun untuk mampu keluar dari Middle Income Trap.
Calon Presiden Ganjar Pranowo membeberkan sejumlah cara agar keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah itu.

BACA JUGA:
Singgung Tax Ratio Rendah, Ganjar Pranowo: Tidak Boleh Menakutkan Wajib Pajak


&quot;Soal Middle Income Trap, sebenarnya hari ini yang mesti dilakukan adalah, satu kita punya kesempatan bonus demografi yang tinggi. Ini masyarakat produktifnya banyak,&quot; ujar Ganjar usai menghadiri acara tahunan US-Indonesia Investment Summit ke-11 &amp;ndash; yang diselenggarakan oleh AmCham Indonesia dan US Chamber of Commerce di Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Untuk menjaga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Ganjar menjelaskan, pemerintah perlu menyiapkan akses pendidikan yang mudah. Selain itu, penting ditunjang oleh layanan kesehatan.

BACA JUGA:
Soal Transisi Energi, Ganjar Pranowo: Butuh Rp1.300 Triliun hingga 2034


&quot;Maka ada dua hal harus dilakukan untuk meningkatkan SDM-nya. Yakni kesehatan dan pendidikan. Aksesnya harus gampang,&quot; paparnya.
Kedua, untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah adalah mengoptimalisasi potensi ekonomi.
&quot;Dengan waktu kurang lebih 10 sampai 13 tahun maka mesti gaspol mesti  cepat. Kita tidak bisa urut kacang atau perlahan-lahan. Maka seluruh  kekuatan kita siapkan,&quot; imbuhnya.
Ganjar juga menambahkan, upaya-upaya itu harus didukung dengan sistem anggaran yang tepat.
&quot;Kalau bahasanya Pak Jokowi itu kalau sudah dilantik langsung gaspol  dan dieksekusi. Dan salah satunya pangan yang harus berdaulat dan tahan.  Kedua kita bicara transisi energi, yang ketiga kesehatan dan  pendidikan. Itu bisa dilakukan anggaran kita mesti bisa naik dan  optimal. Saya yakin semua pasti mampu,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMi8xLzE3MjU3Ny81L3g4cDBpcHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Cara Indonesia keluar dari Jebakan Middle Income Trap versi Ganjar Pranowo. Indonesia hanya punya waktu 13 tahun untuk mampu keluar dari Middle Income Trap.
Calon Presiden Ganjar Pranowo membeberkan sejumlah cara agar keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah itu.

BACA JUGA:
Singgung Tax Ratio Rendah, Ganjar Pranowo: Tidak Boleh Menakutkan Wajib Pajak


&quot;Soal Middle Income Trap, sebenarnya hari ini yang mesti dilakukan adalah, satu kita punya kesempatan bonus demografi yang tinggi. Ini masyarakat produktifnya banyak,&quot; ujar Ganjar usai menghadiri acara tahunan US-Indonesia Investment Summit ke-11 &amp;ndash; yang diselenggarakan oleh AmCham Indonesia dan US Chamber of Commerce di Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Untuk menjaga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Ganjar menjelaskan, pemerintah perlu menyiapkan akses pendidikan yang mudah. Selain itu, penting ditunjang oleh layanan kesehatan.

BACA JUGA:
Soal Transisi Energi, Ganjar Pranowo: Butuh Rp1.300 Triliun hingga 2034


&quot;Maka ada dua hal harus dilakukan untuk meningkatkan SDM-nya. Yakni kesehatan dan pendidikan. Aksesnya harus gampang,&quot; paparnya.
Kedua, untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah adalah mengoptimalisasi potensi ekonomi.
&quot;Dengan waktu kurang lebih 10 sampai 13 tahun maka mesti gaspol mesti  cepat. Kita tidak bisa urut kacang atau perlahan-lahan. Maka seluruh  kekuatan kita siapkan,&quot; imbuhnya.
Ganjar juga menambahkan, upaya-upaya itu harus didukung dengan sistem anggaran yang tepat.
&quot;Kalau bahasanya Pak Jokowi itu kalau sudah dilantik langsung gaspol  dan dieksekusi. Dan salah satunya pangan yang harus berdaulat dan tahan.  Kedua kita bicara transisi energi, yang ketiga kesehatan dan  pendidikan. Itu bisa dilakukan anggaran kita mesti bisa naik dan  optimal. Saya yakin semua pasti mampu,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
