<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: 90% PSN Garapan BUMN Rampung</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir mencatat 90% proyek strategi nasional (PSN) yang dikerjakan perusahaan pelat merah telah rampung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2907586/erick-thohir-90-psn-garapan-bumn-rampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2907586/erick-thohir-90-psn-garapan-bumn-rampung"/><item><title>Erick Thohir: 90% PSN Garapan BUMN Rampung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2907586/erick-thohir-90-psn-garapan-bumn-rampung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/320/2907586/erick-thohir-90-psn-garapan-bumn-rampung</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2023 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/24/320/2907586/erick-thohir-90-psn-garapan-bumn-rampung-10EzkODECF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">90% proyek PSN BUMN telah rampung (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/24/320/2907586/erick-thohir-90-psn-garapan-bumn-rampung-10EzkODECF.jpg</image><title>90% proyek PSN BUMN telah rampung (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mencatat 90% proyek strategi nasional (PSN) yang dikerjakan perusahaan pelat merah telah rampung.  Jumlah itu setara 88 PSN yang garap perseroan.
Sementara itu, 10% diperkirakan akan selesai pada 2024. Menurutnya, persentase tersebut merupakan wujud atas dukungan perseroan terhadap pemerintah.

BACA JUGA:
Efek Digitalisasi pada Proyek Tol dan Kinerja Keuangan BUMN 

Di mana, proyek strategis itu diharapkan mendorong pertumbuhan makro ekonomi nasional, pemerataan pembangunan, hingga merealisasikan kesejahteraan masyarakat
&amp;ldquo;Itu menjadi bentuk dukungan BUMN terhadap pemerintah dalam program strategis,&amp;rdquo; ujar Erick di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

BACA JUGA:
Erick Thohir Minta Semua Aset BUMN Bantu Tekan Polusi Udara 

Kementerian BUMN sendiri telah membentuk Strategic Delivery Unit (SDU) untuk mendorong percepatan penyelesaian PSN yang dikerjakan BUMN.
Tak hanya itu, dia memandang realisasi 90% proyek strategi BUMN merupakan buah dari hasil transformasi.
Erick menyebut penyelesaian 88 PSN merupakan simbol transformasi yang berhasil dilaksanakan sejak masa awal kepemimpinan Erick di Kementerian BUMN.&quot;Langkah transformasi itu dilakukan karena di awal saya menjadi  Menteri BUMN, teridentifikasi tiga masalah. Pertama, organisasi  Kementerian BUMN yang cenderung birokratis. Kedua, organisasi BUMN  terlalu besar dan tidak fokus. Ketiga, tidak ada satu nilai yang  mengikat,&quot; bebernya.
Setelah itu, Erick memperluas cakupan transformasi BUMN. Langkah  pertama, dia memangkas birokrasi di Kementerian BUMN dengan membuat  perubahan tata kelola yang signifikan dan dinilai lebih efisien.
Erick membentuk tim dibawahnya berdasarkan pola kerja korporasi yang  memudahkan koordinasi antara BUMN dengan Kementerian BUMN sebagai  pembinanya. Pembagian timnya pun jelas, yaitu Tim Bidang Hukum dan  Peraturan Perundang-undangan, Tim Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko,  serta Tim Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi.
Pengelolaan portofolio BUMN sejak 2019 tidak lagi dilakukan di bawah  Deputi melainkan dipegang langsung oleh Wakil Menteri BUMN yang terbagi  atas dua belas klaster.
Selain itu, Erick juga menyederhanakan Peraturan Menteri yang  mengatur tata kelola BUMN dari semula 45 Peraturan menjadi hanya 3  Peraturan.
Terobosan dalam melakukan simplifikasi dan penataan regulasi  peraturan Menteri BUMN ini bertujuan untuk mengantisipasi perubahan yang  terjadi secara global, namun tetap memiliki landasan hukum agar bisnis  yang dijalankan BUMN bisa tetap relevan dan menganut prinsip  kehati-hatian (prudent).
Penataan regulasi dan simplifikasi Peraturan ini juga diharapkan  menjadi daya dorong percepatan BUMN dalam bersaing dengan dilandasi  aturan main yang jelas pada skala nasional dan internasional.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mencatat 90% proyek strategi nasional (PSN) yang dikerjakan perusahaan pelat merah telah rampung.  Jumlah itu setara 88 PSN yang garap perseroan.
Sementara itu, 10% diperkirakan akan selesai pada 2024. Menurutnya, persentase tersebut merupakan wujud atas dukungan perseroan terhadap pemerintah.

BACA JUGA:
Efek Digitalisasi pada Proyek Tol dan Kinerja Keuangan BUMN 

Di mana, proyek strategis itu diharapkan mendorong pertumbuhan makro ekonomi nasional, pemerataan pembangunan, hingga merealisasikan kesejahteraan masyarakat
&amp;ldquo;Itu menjadi bentuk dukungan BUMN terhadap pemerintah dalam program strategis,&amp;rdquo; ujar Erick di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

BACA JUGA:
Erick Thohir Minta Semua Aset BUMN Bantu Tekan Polusi Udara 

Kementerian BUMN sendiri telah membentuk Strategic Delivery Unit (SDU) untuk mendorong percepatan penyelesaian PSN yang dikerjakan BUMN.
Tak hanya itu, dia memandang realisasi 90% proyek strategi BUMN merupakan buah dari hasil transformasi.
Erick menyebut penyelesaian 88 PSN merupakan simbol transformasi yang berhasil dilaksanakan sejak masa awal kepemimpinan Erick di Kementerian BUMN.&quot;Langkah transformasi itu dilakukan karena di awal saya menjadi  Menteri BUMN, teridentifikasi tiga masalah. Pertama, organisasi  Kementerian BUMN yang cenderung birokratis. Kedua, organisasi BUMN  terlalu besar dan tidak fokus. Ketiga, tidak ada satu nilai yang  mengikat,&quot; bebernya.
Setelah itu, Erick memperluas cakupan transformasi BUMN. Langkah  pertama, dia memangkas birokrasi di Kementerian BUMN dengan membuat  perubahan tata kelola yang signifikan dan dinilai lebih efisien.
Erick membentuk tim dibawahnya berdasarkan pola kerja korporasi yang  memudahkan koordinasi antara BUMN dengan Kementerian BUMN sebagai  pembinanya. Pembagian timnya pun jelas, yaitu Tim Bidang Hukum dan  Peraturan Perundang-undangan, Tim Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko,  serta Tim Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi.
Pengelolaan portofolio BUMN sejak 2019 tidak lagi dilakukan di bawah  Deputi melainkan dipegang langsung oleh Wakil Menteri BUMN yang terbagi  atas dua belas klaster.
Selain itu, Erick juga menyederhanakan Peraturan Menteri yang  mengatur tata kelola BUMN dari semula 45 Peraturan menjadi hanya 3  Peraturan.
Terobosan dalam melakukan simplifikasi dan penataan regulasi  peraturan Menteri BUMN ini bertujuan untuk mengantisipasi perubahan yang  terjadi secara global, namun tetap memiliki landasan hukum agar bisnis  yang dijalankan BUMN bisa tetap relevan dan menganut prinsip  kehati-hatian (prudent).
Penataan regulasi dan simplifikasi Peraturan ini juga diharapkan  menjadi daya dorong percepatan BUMN dalam bersaing dengan dilandasi  aturan main yang jelas pada skala nasional dan internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
