<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selokan Mataram di Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Jebol, Ini Penjelasan Jasa Marga</title><description>Selokan Mataram yang berlokasi di pekerjaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 Ruas Yogyakarta-SS Banyurejo jebol.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/470/2907184/selokan-mataram-di-proyek-tol-yogyakarta-bawen-jebol-ini-penjelasan-jasa-marga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/470/2907184/selokan-mataram-di-proyek-tol-yogyakarta-bawen-jebol-ini-penjelasan-jasa-marga"/><item><title>Selokan Mataram di Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Jebol, Ini Penjelasan Jasa Marga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/470/2907184/selokan-mataram-di-proyek-tol-yogyakarta-bawen-jebol-ini-penjelasan-jasa-marga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/24/470/2907184/selokan-mataram-di-proyek-tol-yogyakarta-bawen-jebol-ini-penjelasan-jasa-marga</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2023 12:45 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/24/470/2907184/selokan-mataram-di-proyek-tol-yogyakarta-bawen-jebol-ini-penjelasan-jasa-marga-PDLv7aSOyR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Selokan Mataram di Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Jebol (Foto: Jasa Marga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/24/470/2907184/selokan-mataram-di-proyek-tol-yogyakarta-bawen-jebol-ini-penjelasan-jasa-marga-PDLv7aSOyR.jpg</image><title>Selokan Mataram di Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Jebol (Foto: Jasa Marga)</title></images><description>JAKARTA - Lantai dan dinding saluran atau Selokan Mataram yang berlokasi di pekerjaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 Ruas Yogyakarta-SS Banyurejo jebol pada Minggu 22 Oktober 2023.

Kejadian ini berdampak pada aliran air yang membanjiri lahan, kolam peternakan ikan hingga masuk ke salah satu rumah warga.

BACA JUGA:Tol Yogyakarta-Bawen Dipercepat, Pengadaan Lahan Ditargetkan Rampung Tahun Ini&amp;nbsp;


PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) menjelaskan soal jebolnya saluran Mataram di proyek Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 Ruas Yogyakarta-SS Banyurejo.

Dalam proses penanganan, JJB telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO), tim Bupati Sleman, Kapanewon Seyegan, Kalurahan Dukuh, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Distan) Sleman, Kepolisian, TNI serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman.

Hingga Senin (23/10) sudah dilakukan pengecoran dinding. Selain itu, PT JJB juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani dampak sosial yang terjadi.

BACA JUGA:Pengadaan Lahan Tol Yogyakarta - Bawen Ditargetkan Rampung Akhir 2023&amp;nbsp;


Direktur Utama Jasamarga Jogja Bawen A.J. Dwi Winarsa mengatakan, JJB berupaya dapat menangani dampak yang ditimbulkan dapat dilokalisir dan tidak semakin meluas.

Dia menjelaskan, PT JJB melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO) mengindikasi terdapat retakan di dasar saluran yang tidak terdeteksi yang menyebabkan kebocoran tanggul saluran.

Dwi menjelaskan selanjutnya hal tersebut ditindaklanjuti dengan perbaikan konstruksi daerah tersebut dan area terdampak.



&amp;ldquo;Kami juga telah melakukan beberapa langkah penanggulangan secara cepat, di antaranya yaitu dewatering dan sodetan air, penanganan kerusakan, serta penanganan dampak sosial. Pemasangan pagar proyek juga telah dilakukan untuk mengamankan area terdampak serta dilengkapi dengan penerangan serta aksesnya,&amp;rdquo; kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (24/10/2023).



JJB memastikan perencanaan teknik dan pelaksanaan konstruksi telah dilakukan sesuai standar yang ditetapkan dan akan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh konstruksi dengan memberikan respon cepat dan melakukan langkah penanggulangan.



JJB juga berkomitmen untuk mencapai target yang sudah ditetapkan dengan seoptimal mungkin dengan tetap mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol secara bertahap.

</description><content:encoded>JAKARTA - Lantai dan dinding saluran atau Selokan Mataram yang berlokasi di pekerjaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 Ruas Yogyakarta-SS Banyurejo jebol pada Minggu 22 Oktober 2023.

Kejadian ini berdampak pada aliran air yang membanjiri lahan, kolam peternakan ikan hingga masuk ke salah satu rumah warga.

BACA JUGA:Tol Yogyakarta-Bawen Dipercepat, Pengadaan Lahan Ditargetkan Rampung Tahun Ini&amp;nbsp;


PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) menjelaskan soal jebolnya saluran Mataram di proyek Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 Ruas Yogyakarta-SS Banyurejo.

Dalam proses penanganan, JJB telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO), tim Bupati Sleman, Kapanewon Seyegan, Kalurahan Dukuh, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Distan) Sleman, Kepolisian, TNI serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman.

Hingga Senin (23/10) sudah dilakukan pengecoran dinding. Selain itu, PT JJB juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani dampak sosial yang terjadi.

BACA JUGA:Pengadaan Lahan Tol Yogyakarta - Bawen Ditargetkan Rampung Akhir 2023&amp;nbsp;


Direktur Utama Jasamarga Jogja Bawen A.J. Dwi Winarsa mengatakan, JJB berupaya dapat menangani dampak yang ditimbulkan dapat dilokalisir dan tidak semakin meluas.

Dia menjelaskan, PT JJB melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO) mengindikasi terdapat retakan di dasar saluran yang tidak terdeteksi yang menyebabkan kebocoran tanggul saluran.

Dwi menjelaskan selanjutnya hal tersebut ditindaklanjuti dengan perbaikan konstruksi daerah tersebut dan area terdampak.



&amp;ldquo;Kami juga telah melakukan beberapa langkah penanggulangan secara cepat, di antaranya yaitu dewatering dan sodetan air, penanganan kerusakan, serta penanganan dampak sosial. Pemasangan pagar proyek juga telah dilakukan untuk mengamankan area terdampak serta dilengkapi dengan penerangan serta aksesnya,&amp;rdquo; kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (24/10/2023).



JJB memastikan perencanaan teknik dan pelaksanaan konstruksi telah dilakukan sesuai standar yang ditetapkan dan akan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh konstruksi dengan memberikan respon cepat dan melakukan langkah penanggulangan.



JJB juga berkomitmen untuk mencapai target yang sudah ditetapkan dengan seoptimal mungkin dengan tetap mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol secara bertahap.

</content:encoded></item></channel></rss>
