<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerbitan Surat Utang Korporasi Capai Rp91,8 Triliun pada Kuartal III-2023</title><description>Pefindo mencatat total penerbitan surat utang korporasi secara nasional hingga kuartal III-2023 mencapai Rp91,8 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/278/2907911/penerbitan-surat-utang-korporasi-capai-rp91-8-triliun-pada-kuartal-iii-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/278/2907911/penerbitan-surat-utang-korporasi-capai-rp91-8-triliun-pada-kuartal-iii-2023"/><item><title>Penerbitan Surat Utang Korporasi Capai Rp91,8 Triliun pada Kuartal III-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/278/2907911/penerbitan-surat-utang-korporasi-capai-rp91-8-triliun-pada-kuartal-iii-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/278/2907911/penerbitan-surat-utang-korporasi-capai-rp91-8-triliun-pada-kuartal-iii-2023</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2023 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/25/278/2907911/penerbitan-surat-utang-korporasi-capai-rp91-8-triliun-pada-kuartal-iii-2023-MroDN9wPui.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pefindo catat jumlah surat utang korporasi capai Rp91,8 triliun. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/25/278/2907911/penerbitan-surat-utang-korporasi-capai-rp91-8-triliun-pada-kuartal-iii-2023-MroDN9wPui.jpg</image><title>Pefindo catat jumlah surat utang korporasi capai Rp91,8 triliun. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOS8yMC80LzEwMjk1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat total penerbitan surat utang korporasi secara nasional hingga kuartal III-2023 mencapai Rp91,8 triliun.
Adapun penerbitan obligasi korporasi dan sukuk berada di angka Rp89,3 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prospek Pasar Dinilai Menguat, Pefindo Naikkan Peringkat SIG Menjadi idAA+ Positif

Kepala Divisi Pemeringkatan Nonjasa Keuangan I Pefindo, Niken Indriarsih menuturkan, nilai penerbitan obligasi korporasi dan sukuk mengalami penurunan bila dibandingkan dengan periode sembilan bulan pertama pada 2022 yakni Rp127,4 triliun.

&quot;Total penerbitan surat utang korporasi hingga kuartal III-2023 mencapai Rp91,8 triliun. Penerbitan obligasi korporasi dan sukuk tercatat sebesar Rp89,3 triliun, turun dibandingkan Rp 127,4 triliun hingga kuartal III-2022,&quot; ujar Niken saat konferensi pers secara virtual, Rabu (25/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BTN Dapat Peringkat idAAA dari Pefindo

Penurunan juga terjadi di Medium Term Note (MTN), di mana pada kuartal III/2023 penerbitan MTN mencapai Rp1,7 triliun, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni Rp4,7 triliun.

Meski demikian, penerbitan efek utang lainnya berupa sekuritisasi menunjukan tren peningkatan.



&quot;Dari sisi penerbitan efek utang ledi-nya itu yaitu sekuritisasi sebenarnya menunjukan adanya peningkatan ya,&quot; bebernya.



&quot;Namun MTN memang pada kuartal ke III/2023 masih menunjukan penurunan sekitar Rp1,7 triliun atau turun sekitar 64% dibandingkan dengan Rp4,7 triliun pada kuartal III 2022,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOS8yMC80LzEwMjk1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat total penerbitan surat utang korporasi secara nasional hingga kuartal III-2023 mencapai Rp91,8 triliun.
Adapun penerbitan obligasi korporasi dan sukuk berada di angka Rp89,3 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Prospek Pasar Dinilai Menguat, Pefindo Naikkan Peringkat SIG Menjadi idAA+ Positif

Kepala Divisi Pemeringkatan Nonjasa Keuangan I Pefindo, Niken Indriarsih menuturkan, nilai penerbitan obligasi korporasi dan sukuk mengalami penurunan bila dibandingkan dengan periode sembilan bulan pertama pada 2022 yakni Rp127,4 triliun.

&quot;Total penerbitan surat utang korporasi hingga kuartal III-2023 mencapai Rp91,8 triliun. Penerbitan obligasi korporasi dan sukuk tercatat sebesar Rp89,3 triliun, turun dibandingkan Rp 127,4 triliun hingga kuartal III-2022,&quot; ujar Niken saat konferensi pers secara virtual, Rabu (25/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BTN Dapat Peringkat idAAA dari Pefindo

Penurunan juga terjadi di Medium Term Note (MTN), di mana pada kuartal III/2023 penerbitan MTN mencapai Rp1,7 triliun, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni Rp4,7 triliun.

Meski demikian, penerbitan efek utang lainnya berupa sekuritisasi menunjukan tren peningkatan.



&quot;Dari sisi penerbitan efek utang ledi-nya itu yaitu sekuritisasi sebenarnya menunjukan adanya peningkatan ya,&quot; bebernya.



&quot;Namun MTN memang pada kuartal ke III/2023 masih menunjukan penurunan sekitar Rp1,7 triliun atau turun sekitar 64% dibandingkan dengan Rp4,7 triliun pada kuartal III 2022,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
