<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>APBN Surplus Rp67,7 Triliun di September 2023, Uang Negara Berlimpah</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa kinerja APBN hingga akhir September 2023 terjaga positif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908068/apbn-surplus-rp67-7-triliun-di-september-2023-uang-negara-berlimpah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908068/apbn-surplus-rp67-7-triliun-di-september-2023-uang-negara-berlimpah"/><item><title>APBN Surplus Rp67,7 Triliun di September 2023, Uang Negara Berlimpah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908068/apbn-surplus-rp67-7-triliun-di-september-2023-uang-negara-berlimpah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908068/apbn-surplus-rp67-7-triliun-di-september-2023-uang-negara-berlimpah</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2023 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908068/apbn-surplus-rp67-7-triliun-di-september-2023-uang-negara-berlimpah-1Mr5Sl1Xxp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">APBN September 2023 Surplus (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908068/apbn-surplus-rp67-7-triliun-di-september-2023-uang-negara-berlimpah-1Mr5Sl1Xxp.jpg</image><title>APBN September 2023 Surplus (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa kinerja APBN hingga akhir September 2023 terjaga positif. Dia mengatakan bahwa pendapatan dan belanja negara berhasil tumbuh positif, mendukung momentum pemulihan ekonomi dan melindungi masyarakat.
Namun, Sri mewaspadai penurunan pertumbuhan pendapatan.

BACA JUGA:
Dipakai Suntik Mati PLTU, APBN Masih Sehat?

&quot;Surplus APBN di September 2023 mencapai Rp67,7 triliun, atau 0,32% dari PDB,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Oktober 2023 di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:
Antisipasi Harga Pangan Naik, Sri Mulyani Siapkan Anggaran APBN

Dia mencatat pendapatan negara sebesar Rp2.035,6 triliun hingga akhir September 2023, atau 82,6% dari target. Angka ini tumbuh 3,1% yoy jika dibandingkan dengan bulan September 2022 (year-on-year/yoy).&quot;Dari sisi belanja negara, kita sudah membelanjakan Rp1.967,9 triliun  atau setara 64,3% dari total pagu anggaran 2023 ini,&quot; ungkap Sri.
Dia mengatakan bahwa angka belanja ini naik 2,8% yoy jika dibandingkan dengan total belanja negara posisi Agustus tahun lalu.
&quot;Keseimbangan primer tercatat sebesar Rp389,7 triliun,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa kinerja APBN hingga akhir September 2023 terjaga positif. Dia mengatakan bahwa pendapatan dan belanja negara berhasil tumbuh positif, mendukung momentum pemulihan ekonomi dan melindungi masyarakat.
Namun, Sri mewaspadai penurunan pertumbuhan pendapatan.

BACA JUGA:
Dipakai Suntik Mati PLTU, APBN Masih Sehat?

&quot;Surplus APBN di September 2023 mencapai Rp67,7 triliun, atau 0,32% dari PDB,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Oktober 2023 di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:
Antisipasi Harga Pangan Naik, Sri Mulyani Siapkan Anggaran APBN

Dia mencatat pendapatan negara sebesar Rp2.035,6 triliun hingga akhir September 2023, atau 82,6% dari target. Angka ini tumbuh 3,1% yoy jika dibandingkan dengan bulan September 2022 (year-on-year/yoy).&quot;Dari sisi belanja negara, kita sudah membelanjakan Rp1.967,9 triliun  atau setara 64,3% dari total pagu anggaran 2023 ini,&quot; ungkap Sri.
Dia mengatakan bahwa angka belanja ini naik 2,8% yoy jika dibandingkan dengan total belanja negara posisi Agustus tahun lalu.
&quot;Keseimbangan primer tercatat sebesar Rp389,7 triliun,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
