<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebut Dolar AS yang Menguat Bukan Rupiah Melemah, Sri Mulyani: Masih Baik</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan soal pergerakan nilai tukar Rupiah yang melemah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908126/sebut-dolar-as-yang-menguat-bukan-rupiah-melemah-sri-mulyani-masih-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908126/sebut-dolar-as-yang-menguat-bukan-rupiah-melemah-sri-mulyani-masih-baik"/><item><title>Sebut Dolar AS yang Menguat Bukan Rupiah Melemah, Sri Mulyani: Masih Baik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908126/sebut-dolar-as-yang-menguat-bukan-rupiah-melemah-sri-mulyani-masih-baik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908126/sebut-dolar-as-yang-menguat-bukan-rupiah-melemah-sri-mulyani-masih-baik</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2023 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908126/sebut-dolar-as-yang-menguat-bukan-rupiah-melemah-sri-mulyani-masih-baik-mmbrCXZ0uT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani soal Dolar AS Menguat Bukan Rupiah Melemah (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908126/sebut-dolar-as-yang-menguat-bukan-rupiah-melemah-sri-mulyani-masih-baik-mmbrCXZ0uT.jpg</image><title>Sri Mulyani soal Dolar AS Menguat Bukan Rupiah Melemah (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan soal pergerakan nilai tukar Rupiah yang melemah lawan dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah kini berada di posisi Rp15.870 per USD.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan ke Level Rp15.870 per USD

Menurut Sri Mulyani, pasar keuangan domestik Indonesia tengah menghadapi tekanan karena Rupiah melemah, yield SBN naik dan adanya capital outflow.

&quot;Sebetulnya Rupiah kita dalam posisi baik depresiasinya meskipun orang Indonesia sukanya melihat nominal, tapi kalau lihat pergerakan depresiasi Rupiah secara year to date (ytd) di 0,7%,&quot; katanya dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Oktober 2023 di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:Sri Mulyani Gerak Cepat Cegah Rupiah Kian Anjlok Tertekan Dolar AS&amp;nbsp;


Penyebabnya memang adalah dolar AS yang menguat. Indeks DXY mengalami kenaikan 2,7% ytd.

&quot;Secara relatif, dolar AS yang menguat, sehingga banyak mata uang yang terdepresiasi, bahkan mata uang negara-negara tetangga pun juga ikut melemah,&quot; katanya.

Portofolio outflow terutama sejak September, disebabkan meningkatnya dinamika pasar global seiring meningkatnya ekspektasi higher for longer dan meluasnya konflik geopolitik.



&quot;Meskipun secara ytd masih inflow Rp43,6 triliun, karena ada SBN inflow Rp50,5 triliun dan saham outflow Rp6,9 triliun,&quot; ujarnya.



Terjadi outflow pada bulan September dan Oktober masing-masing adalah SBN sebesar Rp23,3 triliun dan Rp10,3 triliun, kemudian saham masing-masing Rp4,1 triliun dan Rp1,7 triliun.



Sri Mulyani engaku bahwa pasar SBN tertekan, di mana yield SUN 10y naik dari 6,38% dan per 31 Agustus menjadi 6,91% pada 29 September, lalu 7,24% pada 24 Oktober.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan soal pergerakan nilai tukar Rupiah yang melemah lawan dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah kini berada di posisi Rp15.870 per USD.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan ke Level Rp15.870 per USD

Menurut Sri Mulyani, pasar keuangan domestik Indonesia tengah menghadapi tekanan karena Rupiah melemah, yield SBN naik dan adanya capital outflow.

&quot;Sebetulnya Rupiah kita dalam posisi baik depresiasinya meskipun orang Indonesia sukanya melihat nominal, tapi kalau lihat pergerakan depresiasi Rupiah secara year to date (ytd) di 0,7%,&quot; katanya dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Oktober 2023 di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:Sri Mulyani Gerak Cepat Cegah Rupiah Kian Anjlok Tertekan Dolar AS&amp;nbsp;


Penyebabnya memang adalah dolar AS yang menguat. Indeks DXY mengalami kenaikan 2,7% ytd.

&quot;Secara relatif, dolar AS yang menguat, sehingga banyak mata uang yang terdepresiasi, bahkan mata uang negara-negara tetangga pun juga ikut melemah,&quot; katanya.

Portofolio outflow terutama sejak September, disebabkan meningkatnya dinamika pasar global seiring meningkatnya ekspektasi higher for longer dan meluasnya konflik geopolitik.



&quot;Meskipun secara ytd masih inflow Rp43,6 triliun, karena ada SBN inflow Rp50,5 triliun dan saham outflow Rp6,9 triliun,&quot; ujarnya.



Terjadi outflow pada bulan September dan Oktober masing-masing adalah SBN sebesar Rp23,3 triliun dan Rp10,3 triliun, kemudian saham masing-masing Rp4,1 triliun dan Rp1,7 triliun.



Sri Mulyani engaku bahwa pasar SBN tertekan, di mana yield SUN 10y naik dari 6,38% dan per 31 Agustus menjadi 6,91% pada 29 September, lalu 7,24% pada 24 Oktober.

</content:encoded></item></channel></rss>
