<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Mentan Lagi, Amran Sulaiman Singgung Swasembada Pangan</title><description>Presiden Jokowi kembali menunjuk Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908154/jadi-mentan-lagi-amran-sulaiman-singgung-swasembada-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908154/jadi-mentan-lagi-amran-sulaiman-singgung-swasembada-pangan"/><item><title>Jadi Mentan Lagi, Amran Sulaiman Singgung Swasembada Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908154/jadi-mentan-lagi-amran-sulaiman-singgung-swasembada-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908154/jadi-mentan-lagi-amran-sulaiman-singgung-swasembada-pangan</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2023 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908154/jadi-mentan-lagi-amran-sulaiman-singgung-swasembada-pangan-Tok0eFeUJ7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Amran fokus produksi pangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908154/jadi-mentan-lagi-amran-sulaiman-singgung-swasembada-pangan-Tok0eFeUJ7.jpg</image><title>Mentan Amran fokus produksi pangan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNS8xLzE3MjcwNC81L3g4cDJ2anU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Jokowi kembali menunjuk Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian. Amran mengatakan fokus kerja dalam satu tahun ke depan adalah memperkuat produksi berbagai komoditas strategis seperti Padi dan Jagung.
Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Indonesia meningkatkan produksi berbagai komoditas strategis. Amran mengaku optimis target tersebut dapat tercapai seperti yang pernah dilakukan pada 2017 dan 2021 lalu.

BACA JUGA:
KPK Panggil Asisten Pribadi Sekjen Kementan


&quot;Satu tahun ini saya fokus pada produksi padi, jagung dan kedelai. Kita menekan dulu impor agar bisa swasembada,&quot; ujar Mentan, Rabu (25/10/2023).
Amran mengatakan semua program yang baik untuk kepentingan bangsa dan negara akan dilanjutkan. Dia mencontohkan jaman dia memimpin kementan ada program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani atau yang dikenal dengan Program Serasi.

BACA JUGA:
PR Jokowi ke Mentan Amran: Produksi Padi, Jagung dan Kedelai


&quot;Semua program yang baik akan kita lanjutkan. Kita sudah pernah swasembada dan harus kita capai kembali,&quot; katanya.
Lebih jauh, Amran mengaku sudah mempunyai bekal pengalaman ketika menghadapi musim kemarau panjang yang menyebabkan produksi pertanian menurun. Hal itu seperti yang terjadi pada tahun 2015 silam ketika datangnya El Nino dan menurutnya produktivitas pertanian masih cukup tinggi.
&quot;Kita sudah pernah melewati el nino dengan sangat baik. Jadi tahun ini kita hadapi juga dengan cara yang terbaik,&quot; tambah Amran.
Terakhir, Mentan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang  selama ini menjalankan roda pembangunan pertanian Indonesia. Salah satu  yang paling berjasa adalah Presiden Joko Widodo yang memberi perhatian  besar pada sektor pangan.
&quot;Saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden telah memberikan  amanah dan kepercayaan ini. Padahal sebelumnya saya tidak pernah  membayangkan akan kembali ke sini (kementan),&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNS8xLzE3MjcwNC81L3g4cDJ2anU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Jokowi kembali menunjuk Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian. Amran mengatakan fokus kerja dalam satu tahun ke depan adalah memperkuat produksi berbagai komoditas strategis seperti Padi dan Jagung.
Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Indonesia meningkatkan produksi berbagai komoditas strategis. Amran mengaku optimis target tersebut dapat tercapai seperti yang pernah dilakukan pada 2017 dan 2021 lalu.

BACA JUGA:
KPK Panggil Asisten Pribadi Sekjen Kementan


&quot;Satu tahun ini saya fokus pada produksi padi, jagung dan kedelai. Kita menekan dulu impor agar bisa swasembada,&quot; ujar Mentan, Rabu (25/10/2023).
Amran mengatakan semua program yang baik untuk kepentingan bangsa dan negara akan dilanjutkan. Dia mencontohkan jaman dia memimpin kementan ada program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani atau yang dikenal dengan Program Serasi.

BACA JUGA:
PR Jokowi ke Mentan Amran: Produksi Padi, Jagung dan Kedelai


&quot;Semua program yang baik akan kita lanjutkan. Kita sudah pernah swasembada dan harus kita capai kembali,&quot; katanya.
Lebih jauh, Amran mengaku sudah mempunyai bekal pengalaman ketika menghadapi musim kemarau panjang yang menyebabkan produksi pertanian menurun. Hal itu seperti yang terjadi pada tahun 2015 silam ketika datangnya El Nino dan menurutnya produktivitas pertanian masih cukup tinggi.
&quot;Kita sudah pernah melewati el nino dengan sangat baik. Jadi tahun ini kita hadapi juga dengan cara yang terbaik,&quot; tambah Amran.
Terakhir, Mentan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang  selama ini menjalankan roda pembangunan pertanian Indonesia. Salah satu  yang paling berjasa adalah Presiden Joko Widodo yang memberi perhatian  besar pada sektor pangan.
&quot;Saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden telah memberikan  amanah dan kepercayaan ini. Padahal sebelumnya saya tidak pernah  membayangkan akan kembali ke sini (kementan),&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
