<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Tegaskan Investasi Xinyi di Pulau Rempang Tetap Berjalan</title><description>Bahlil Lahadlia menegaskan bahwa rencana investasi produsen kaca Tiongkok yakni Xinyi Grup di Rempang, Batam, Kepulauan Riau berjalan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908249/bahlil-tegaskan-investasi-xinyi-di-pulau-rempang-tetap-berjalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908249/bahlil-tegaskan-investasi-xinyi-di-pulau-rempang-tetap-berjalan"/><item><title>Bahlil Tegaskan Investasi Xinyi di Pulau Rempang Tetap Berjalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908249/bahlil-tegaskan-investasi-xinyi-di-pulau-rempang-tetap-berjalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908249/bahlil-tegaskan-investasi-xinyi-di-pulau-rempang-tetap-berjalan</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2023 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908249/bahlil-tegaskan-investasi-xinyi-di-pulau-rempang-tetap-berjalan-LfuRtLvWnH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pastikan investasi Pulau Rempang Tetap Berjalan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908249/bahlil-tegaskan-investasi-xinyi-di-pulau-rempang-tetap-berjalan-LfuRtLvWnH.jpg</image><title>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pastikan investasi Pulau Rempang Tetap Berjalan. (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadlia menegaskan bahwa rencana investasi produsen kaca asal Tiongkok yakni Xinyi Grup di Rempang, Batam, Kepulauan Riau tetap berjalan dan tidak ada kendala.
&quot;Dia (Xinyi) investasi enggak ada masalah. Butuh waktu saja,&quot; ujarnya ketika ditemui di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:
Hirilisasi Hanya Untungkan Asing? Begini Jawaban Bahlil

Dia menjelaskan bahwa, pemerintah juga telah memiliki target untuk melakukan groundbreaking yang sempat menuai konflik tersebut.
&quot;Saya punya target, tetapi tidak boleh saya umbar,&quot; urainya.

BACA JUGA:
Mau Digugat Pontjo Sutowo soal Hotel Sultan, Begini Reaksi Bahlil

Meski tidak mudah, namun Bahlil bersyukur bahwa dari total 900 Kartu Keluarga, 500 di antaranya sudah bersedia untuk direlokasi secara sukarela.&quot;Alhamdulillah saya turun kesana atas perintah Presiden. Alhamdulillah dari 900 KK, yang sudah siap untuk merelokasi sukarela sudah hampir 500 KK, dan sudah hampir 100 KK sekarang sudah ada di tempat mereka direlokasi. Jadi, memang investasi ini gak gampang. jangankan invest besar, mau bangun grosir aja susah kok. apalagi kompetisi dgn negara-negara lain,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadlia menegaskan bahwa rencana investasi produsen kaca asal Tiongkok yakni Xinyi Grup di Rempang, Batam, Kepulauan Riau tetap berjalan dan tidak ada kendala.
&quot;Dia (Xinyi) investasi enggak ada masalah. Butuh waktu saja,&quot; ujarnya ketika ditemui di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:
Hirilisasi Hanya Untungkan Asing? Begini Jawaban Bahlil

Dia menjelaskan bahwa, pemerintah juga telah memiliki target untuk melakukan groundbreaking yang sempat menuai konflik tersebut.
&quot;Saya punya target, tetapi tidak boleh saya umbar,&quot; urainya.

BACA JUGA:
Mau Digugat Pontjo Sutowo soal Hotel Sultan, Begini Reaksi Bahlil

Meski tidak mudah, namun Bahlil bersyukur bahwa dari total 900 Kartu Keluarga, 500 di antaranya sudah bersedia untuk direlokasi secara sukarela.&quot;Alhamdulillah saya turun kesana atas perintah Presiden. Alhamdulillah dari 900 KK, yang sudah siap untuk merelokasi sukarela sudah hampir 500 KK, dan sudah hampir 100 KK sekarang sudah ada di tempat mereka direlokasi. Jadi, memang investasi ini gak gampang. jangankan invest besar, mau bangun grosir aja susah kok. apalagi kompetisi dgn negara-negara lain,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
