<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Pamer Laba Bersih BUMN Capai Rp183,9 Triliun di Semester I-2023, Naik 12%</title><description>Perusahaan BUMN mencatatkan laba konsolidasi pada semester I 2023 sebesar Rp183,9 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908258/erick-thohir-pamer-laba-bersih-bumn-capai-rp183-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-12</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908258/erick-thohir-pamer-laba-bersih-bumn-capai-rp183-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-12"/><item><title>Erick Thohir Pamer Laba Bersih BUMN Capai Rp183,9 Triliun di Semester I-2023, Naik 12%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908258/erick-thohir-pamer-laba-bersih-bumn-capai-rp183-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-12</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/25/320/2908258/erick-thohir-pamer-laba-bersih-bumn-capai-rp183-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-12</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2023 18:47 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908258/erick-thohir-pamer-laba-bersih-bumn-capai-rp183-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-12-m08tuOflSc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir pamer kenaikan laba BUMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/25/320/2908258/erick-thohir-pamer-laba-bersih-bumn-capai-rp183-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-12-m08tuOflSc.jpg</image><title>Erick Thohir pamer kenaikan laba BUMN (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkxMi81L3g4b291OWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Perusahaan BUMN mencatatkan laba konsolidasi pada semester I 2023 sebesar Rp183,9 triliun. Laba BUMN naik 12,9% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, kinerja laba bersih BUMN terus tumbuh. Dia merinci, laba perseroan mencapai Rp309 triliun pada 2022 atau naik 147,8% dari 2021. Menurutnya, capaian tersebut tertinggi sepanjang 2019 - 2022.

BACA JUGA:
Rosan Roeslani Mundur dari Wamen BUMN Usai Jadi Ketua Timses Prabowo-Gibran


Sedangkan, laba bersih BUMN pada 2019 menyentuh angka Rp124,99 triliun, namun turun signifikan pada 2020 menjadi Rp13,29 triliun akibat pandemi Covid-19.
&quot;Seiring dengan pemulihan ekonomi, kinerja BUMN juga terus meningkat secara signifikan,&quot; ujar Erick, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:
Erick Thohir: 90% PSN Garapan BUMN Rampung


Pada 2021, BUMN kembali bangkit seiring dengan mulai bangkitnya perekonomian Indonesia sehingga mampu membukukan laba bersih sebesar Rp124,71 triliun. Pendapatan ini bersumber dari peningkatan pendapatan usaha BUMN.
Erick menyebut pendapatan konsolidasi BUMN terus tumbuh. Di mana, pendapatan pada 2021 mencapai Rp2.292 triliun, lalu tumbuh menjadi Rp2.916 triliun pada 2022, atau naik 27,2%.
Tak hanya itu, kontribusi perusahaan terhadap perekonomian pun  menunjukkan peningkatan. Klaim itu didasarkan pada modal (capex) BUMN  pada paruh pertama 2023 mencapai Rp118,6 triliun atau naik sebesar 47,3%  jika dibandingkan dengan semester I/2022 yang mencapai Rp80,55 triliun.
Peningkatan capex BUMN tidak lepas dari kebijakan perseroan dalam  memprioritaskan program-program strategis. Dia memastikan perusahaan  juga fokus pada berbagai program restrukturisasi agar perusahaan negara  ini dapat menjalankan usahanya dengan efektif dan efisien.
Berbagai aktivitas bisnis yang positif itu, lanjut dia, mengantarkan  perolehan ekuitas seluruh BUMN ke angka Rp3.101 triliun pada 2022 atau  tumbuh 11,6% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2.778  triliun.
&quot;Mayoritas BUMN juga sudah jauh meninggalkan zona dominasi utang  dalam pengelolaan keuangannya, atau sehat. BUMN telah menurunkan tingkat  utang dibanding investasi tertanam dari 36,2% pada tahun 2021, menjadi  34,9% pada tahun 2022,&quot; bebernya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkxMi81L3g4b291OWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Perusahaan BUMN mencatatkan laba konsolidasi pada semester I 2023 sebesar Rp183,9 triliun. Laba BUMN naik 12,9% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, kinerja laba bersih BUMN terus tumbuh. Dia merinci, laba perseroan mencapai Rp309 triliun pada 2022 atau naik 147,8% dari 2021. Menurutnya, capaian tersebut tertinggi sepanjang 2019 - 2022.

BACA JUGA:
Rosan Roeslani Mundur dari Wamen BUMN Usai Jadi Ketua Timses Prabowo-Gibran


Sedangkan, laba bersih BUMN pada 2019 menyentuh angka Rp124,99 triliun, namun turun signifikan pada 2020 menjadi Rp13,29 triliun akibat pandemi Covid-19.
&quot;Seiring dengan pemulihan ekonomi, kinerja BUMN juga terus meningkat secara signifikan,&quot; ujar Erick, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:
Erick Thohir: 90% PSN Garapan BUMN Rampung


Pada 2021, BUMN kembali bangkit seiring dengan mulai bangkitnya perekonomian Indonesia sehingga mampu membukukan laba bersih sebesar Rp124,71 triliun. Pendapatan ini bersumber dari peningkatan pendapatan usaha BUMN.
Erick menyebut pendapatan konsolidasi BUMN terus tumbuh. Di mana, pendapatan pada 2021 mencapai Rp2.292 triliun, lalu tumbuh menjadi Rp2.916 triliun pada 2022, atau naik 27,2%.
Tak hanya itu, kontribusi perusahaan terhadap perekonomian pun  menunjukkan peningkatan. Klaim itu didasarkan pada modal (capex) BUMN  pada paruh pertama 2023 mencapai Rp118,6 triliun atau naik sebesar 47,3%  jika dibandingkan dengan semester I/2022 yang mencapai Rp80,55 triliun.
Peningkatan capex BUMN tidak lepas dari kebijakan perseroan dalam  memprioritaskan program-program strategis. Dia memastikan perusahaan  juga fokus pada berbagai program restrukturisasi agar perusahaan negara  ini dapat menjalankan usahanya dengan efektif dan efisien.
Berbagai aktivitas bisnis yang positif itu, lanjut dia, mengantarkan  perolehan ekuitas seluruh BUMN ke angka Rp3.101 triliun pada 2022 atau  tumbuh 11,6% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2.778  triliun.
&quot;Mayoritas BUMN juga sudah jauh meninggalkan zona dominasi utang  dalam pengelolaan keuangannya, atau sehat. BUMN telah menurunkan tingkat  utang dibanding investasi tertanam dari 36,2% pada tahun 2021, menjadi  34,9% pada tahun 2022,&quot; bebernya.</content:encoded></item></channel></rss>
