<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Capai Target 2023, Penerimaan PNBP Tembus Rp451,5 Triliun</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sudah melampaui target.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908640/capai-target-2023-penerimaan-pnbp-tembus-rp451-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908640/capai-target-2023-penerimaan-pnbp-tembus-rp451-5-triliun"/><item><title>Capai Target 2023, Penerimaan PNBP Tembus Rp451,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908640/capai-target-2023-penerimaan-pnbp-tembus-rp451-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908640/capai-target-2023-penerimaan-pnbp-tembus-rp451-5-triliun</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/320/2908640/capai-target-2023-penerimaan-pnbp-tembus-rp451-5-triliun-5rolTfyD1S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi PNBP lampaui target (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/320/2908640/capai-target-2023-penerimaan-pnbp-tembus-rp451-5-triliun-5rolTfyD1S.jpg</image><title>Realisasi PNBP lampaui target (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC80LzE2MjAyOS81L3g4ajZneDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sudah melampaui target. Per September 2023, total PNBP sudah mencapai Rp451,5 triliun.
&quot;Ini setara 102,3% dari target APBN 2023, artinya sudah melampaui target tahun ini,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:
PNBP Sektor ESDM Tembus Rp224 Triliun pada Kuartal III-2023


Dia mengatakan, angka ini bahkan tumbuh 4,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).
&quot;Pencapaian ini utamanya didorong oleh peningkatan penerimaan SDA non migas, yang mencapai Rp106,5 triliun per September 2023,&quot; ungkap Sri.

BACA JUGA:
Aturan Baru Merger Perusahaan Bakal Dipungut PNBP


Angka penerimaan SDA non migas ini pun melampaui target tahun ini, setara 164,4% dari target. Ini merupakan wujud kontribusi dari diterapkannya PP nomor 26 tahun 2022 tentang penyesuaian tarif iuran produksi atau royalti batu bara.
&quot;Sehingga meski harga komoditas batu bara tengah mengalami penurunan, tarif royaltinya naik, jadi PNBP-nya tetap bisa lebih tinggi,&quot; sambung Sri.
Nominal PNBP yang melampaui target ini pun juga berkat kontribusi  penerimaan kekayaan negara dipisahkan (KND) sebesar Rp70,7 triliun atau  144% dari target.
&quot;Ini karena adanya setoran dividen BUMN perbankan dan non perbankan,&quot; kata Sri.
Kendati demikian, penerimaan SDA migas mengalami penurunan 20,1% yoy  dengan realisasi Rp87,6 triliun per September 2023. Angka ini baru  mencapai 66,8% dari target.
Selanjutnya, pendapatan BLU sebesar Rp65,7 triliun atau setara 79,1%  dari target APBN 2023. &quot;PNBP lainnya mencapai Rp121 triliun, melampaui  target setara 106,8% dari target tahun ini,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC80LzE2MjAyOS81L3g4ajZneDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sudah melampaui target. Per September 2023, total PNBP sudah mencapai Rp451,5 triliun.
&quot;Ini setara 102,3% dari target APBN 2023, artinya sudah melampaui target tahun ini,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA di Jakarta, Rabu (25/10/2023).

BACA JUGA:
PNBP Sektor ESDM Tembus Rp224 Triliun pada Kuartal III-2023


Dia mengatakan, angka ini bahkan tumbuh 4,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).
&quot;Pencapaian ini utamanya didorong oleh peningkatan penerimaan SDA non migas, yang mencapai Rp106,5 triliun per September 2023,&quot; ungkap Sri.

BACA JUGA:
Aturan Baru Merger Perusahaan Bakal Dipungut PNBP


Angka penerimaan SDA non migas ini pun melampaui target tahun ini, setara 164,4% dari target. Ini merupakan wujud kontribusi dari diterapkannya PP nomor 26 tahun 2022 tentang penyesuaian tarif iuran produksi atau royalti batu bara.
&quot;Sehingga meski harga komoditas batu bara tengah mengalami penurunan, tarif royaltinya naik, jadi PNBP-nya tetap bisa lebih tinggi,&quot; sambung Sri.
Nominal PNBP yang melampaui target ini pun juga berkat kontribusi  penerimaan kekayaan negara dipisahkan (KND) sebesar Rp70,7 triliun atau  144% dari target.
&quot;Ini karena adanya setoran dividen BUMN perbankan dan non perbankan,&quot; kata Sri.
Kendati demikian, penerimaan SDA migas mengalami penurunan 20,1% yoy  dengan realisasi Rp87,6 triliun per September 2023. Angka ini baru  mencapai 66,8% dari target.
Selanjutnya, pendapatan BLU sebesar Rp65,7 triliun atau setara 79,1%  dari target APBN 2023. &quot;PNBP lainnya mencapai Rp121 triliun, melampaui  target setara 106,8% dari target tahun ini,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
