<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TikTok Ajukan Izin E-commerce, Begini Kata BKPM</title><description>BKPM nmengatakan bahwa sudah ada sinyal-sinyal dari TikTok yang mengarah pada pembukaan bisnis pada sektor e-commerce di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908858/tiktok-ajukan-izin-e-commerce-begini-kata-bkpm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908858/tiktok-ajukan-izin-e-commerce-begini-kata-bkpm"/><item><title>TikTok Ajukan Izin E-commerce, Begini Kata BKPM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908858/tiktok-ajukan-izin-e-commerce-begini-kata-bkpm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908858/tiktok-ajukan-izin-e-commerce-begini-kata-bkpm</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 16:32 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/320/2908858/tiktok-ajukan-izin-e-commerce-begini-kata-bkpm-C8xYnmezwP.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ini penjelasan BKPM soal TikTok ajukan izin e-commerce. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/320/2908858/tiktok-ajukan-izin-e-commerce-begini-kata-bkpm-C8xYnmezwP.JPG</image><title>Ini penjelasan BKPM soal TikTok ajukan izin e-commerce. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOC8xLzE3MTM0MS81L3g4b2U1cms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan bahwa sudah ada sinyal-sinyal dari TikTok yang mengarah pada pembukaan bisnis pada sektor e-commerce di Indonesia.

&quot;Dari sisi keinginan mereka (TikTok) ada intensi mengarah kesana (pembukaan e-commerce),&quot; kata Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal, Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan saat ditemui di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (26/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

TikTok Disebut Belum Ajukan Perizinan E-Commerce

Namun menurut Ichwan, TikTok masih berhati-hati dalam mengambil langkah.

Hal itu sebab TikTok tidak ingin memunculkan image bahwa mereka melawan hukum yang berlaku di Indonesia.

&quot;Jadi mereka mau proper dan hati-hati sekali untuk melakukan itu,&quot; ungkap Ichwan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Akan Temui Presiden Jokowi, TikTok Shop Bakal Comeback Bulan Depan?

Ichwan juga memastikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pengajuan perizinan dari pihak TikTok untuk membuka usaha e-commerce di Indonesia.

Dia menuturkan bahwa berdasarkan hasil diskusi dengan BKPM, TikTok masih melakukan pembahasan terkait bisnis di sektor e-commerce.



&quot;Mereka masih sedang membahas, ketika mereka nanti akan mencoba melihat untuk yang market place mereka pasti akan membangun lagi,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Akan Temui Presiden Jokowi, TikTok Shop Bakal Comeback Bulan Depan?



Seperti diketahui, sinyal TikTok merambah ke dunia e-commerce menguat setelah Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengungkapkan bahwa CEO TikTok Shou Zi Chew sudah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengajukan pertemuan.



&quot;Saya sudah dengar dan memang CEO Tiktok sudah mengajukan bertemu dengan Presiden,&quot; kata Teten saat ditemui di Jakarta.



Teten mengatakan, Presiden meminta dirinya menemui CEO TikTok terlebih dahulu yang kemungkinan akan membahas bisnis TikTok di Indonesia dalam bidang e-commerce.



&quot;Saya juga diminta Pak Presiden temui CEO TikTok karena mau bisnis lagi di Indonesia,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOC8xLzE3MTM0MS81L3g4b2U1cms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan bahwa sudah ada sinyal-sinyal dari TikTok yang mengarah pada pembukaan bisnis pada sektor e-commerce di Indonesia.

&quot;Dari sisi keinginan mereka (TikTok) ada intensi mengarah kesana (pembukaan e-commerce),&quot; kata Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal, Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan saat ditemui di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (26/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

TikTok Disebut Belum Ajukan Perizinan E-Commerce

Namun menurut Ichwan, TikTok masih berhati-hati dalam mengambil langkah.

Hal itu sebab TikTok tidak ingin memunculkan image bahwa mereka melawan hukum yang berlaku di Indonesia.

&quot;Jadi mereka mau proper dan hati-hati sekali untuk melakukan itu,&quot; ungkap Ichwan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Akan Temui Presiden Jokowi, TikTok Shop Bakal Comeback Bulan Depan?

Ichwan juga memastikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pengajuan perizinan dari pihak TikTok untuk membuka usaha e-commerce di Indonesia.

Dia menuturkan bahwa berdasarkan hasil diskusi dengan BKPM, TikTok masih melakukan pembahasan terkait bisnis di sektor e-commerce.



&quot;Mereka masih sedang membahas, ketika mereka nanti akan mencoba melihat untuk yang market place mereka pasti akan membangun lagi,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Akan Temui Presiden Jokowi, TikTok Shop Bakal Comeback Bulan Depan?



Seperti diketahui, sinyal TikTok merambah ke dunia e-commerce menguat setelah Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengungkapkan bahwa CEO TikTok Shou Zi Chew sudah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengajukan pertemuan.



&quot;Saya sudah dengar dan memang CEO Tiktok sudah mengajukan bertemu dengan Presiden,&quot; kata Teten saat ditemui di Jakarta.



Teten mengatakan, Presiden meminta dirinya menemui CEO TikTok terlebih dahulu yang kemungkinan akan membahas bisnis TikTok di Indonesia dalam bidang e-commerce.



&quot;Saya juga diminta Pak Presiden temui CEO TikTok karena mau bisnis lagi di Indonesia,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
