<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resmikan SPALDT Sei Selayur, Jokowi: Tingkatkan Kualitas Kesehatan dan Lingkungan</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Sei Selayur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908860/resmikan-spaldt-sei-selayur-jokowi-tingkatkan-kualitas-kesehatan-dan-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908860/resmikan-spaldt-sei-selayur-jokowi-tingkatkan-kualitas-kesehatan-dan-lingkungan"/><item><title>Resmikan SPALDT Sei Selayur, Jokowi: Tingkatkan Kualitas Kesehatan dan Lingkungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908860/resmikan-spaldt-sei-selayur-jokowi-tingkatkan-kualitas-kesehatan-dan-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908860/resmikan-spaldt-sei-selayur-jokowi-tingkatkan-kualitas-kesehatan-dan-lingkungan</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/320/2908860/resmikan-spaldt-sei-selayur-jokowi-tingkatkan-kualitas-kesehatan-dan-lingkungan-CbYkxfaDdS.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi resmikan SPALDT Sei Selayur. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/320/2908860/resmikan-spaldt-sei-selayur-jokowi-tingkatkan-kualitas-kesehatan-dan-lingkungan-CbYkxfaDdS.JPG</image><title>Presiden Jokowi resmikan SPALDT Sei Selayur. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNS8xLzE3MjcwNC81L3g4cDJ2anU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;




JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Sei Selayur, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Presiden, kehadiran SPALDT yang pertama kali diresmikan tersebut dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan juga lingkungan sekitar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Beredar Video Jokowi Berbahasa Mandarin, Ternyata Rekayasa AI

&quot;Sistem pengelolaan air limbah ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat juga meningkatkan kualitas lingkungan,&quot; kata Presiden, Kamis (26/10/2023).

Presiden menyebut bahwa Sungai Musi banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mendukung kegiatan rumah tangga sehari-hari.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebut Pembangunan Jalan Tol, Jokowi Sebut RI Masih Tertinggal Jauh

Namun, saat ini kondisi Sungai Musi sudah tercemar limbah sehingga dapat membahayakan kondisi kesehatan masyarakat sekitar sungai Musi.

&quot;Karena itu, keberadaan sistem pengelolaan limbah domestik ini sangat penting untuk mengurangi pencemaran di sungai Musi yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan menurunkan kualitas lingkungan di Kota Palembang,&quot; jelasnya.



Presiden juga mengapresiasi kehadiran SPALDT Sei Selayur yang merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi pemerintah Australia dengan pemerintah Indonesia.



Rinciannya, investasi pemerintah Australia sebesar Rp690 miliar, pemerintah pusat Rp624 miliar, dan pemerintah daerah Rp24 miliar.



&quot;Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Australia lewat Ambassador Williams yang telah membantu proyek ini, membantu masyarakat memulihkan lingkungan dan meningkatkan kesehatannya,&quot; kata Presiden.



Selain itu, Presiden juga berharap proyek yang memberikan banyak manfaat nyata tersebut dapat terus dilanjutkan. Saat ini, proyek SPALD T Sei Selayur diketahui baru dapat menjangkau 10 persen dari jumlah penduduk di Kota Palembang.



&quot;Sehingga sungai Musi makin bersih, indah, dan masyarakat yang hidup di sekitarnya dapat makin sehat dan aman dalam beraktivitas,&quot; ungkapnya.



Turut hadir dalam peresmian tersebut adalah Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Pj. Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni, dan Pj. Wali Kota Palembang Ratu Dewa.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNS8xLzE3MjcwNC81L3g4cDJ2anU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;




JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Sei Selayur, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Presiden, kehadiran SPALDT yang pertama kali diresmikan tersebut dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan juga lingkungan sekitar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Beredar Video Jokowi Berbahasa Mandarin, Ternyata Rekayasa AI

&quot;Sistem pengelolaan air limbah ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat juga meningkatkan kualitas lingkungan,&quot; kata Presiden, Kamis (26/10/2023).

Presiden menyebut bahwa Sungai Musi banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mendukung kegiatan rumah tangga sehari-hari.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebut Pembangunan Jalan Tol, Jokowi Sebut RI Masih Tertinggal Jauh

Namun, saat ini kondisi Sungai Musi sudah tercemar limbah sehingga dapat membahayakan kondisi kesehatan masyarakat sekitar sungai Musi.

&quot;Karena itu, keberadaan sistem pengelolaan limbah domestik ini sangat penting untuk mengurangi pencemaran di sungai Musi yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan menurunkan kualitas lingkungan di Kota Palembang,&quot; jelasnya.



Presiden juga mengapresiasi kehadiran SPALDT Sei Selayur yang merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi pemerintah Australia dengan pemerintah Indonesia.



Rinciannya, investasi pemerintah Australia sebesar Rp690 miliar, pemerintah pusat Rp624 miliar, dan pemerintah daerah Rp24 miliar.



&quot;Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Australia lewat Ambassador Williams yang telah membantu proyek ini, membantu masyarakat memulihkan lingkungan dan meningkatkan kesehatannya,&quot; kata Presiden.



Selain itu, Presiden juga berharap proyek yang memberikan banyak manfaat nyata tersebut dapat terus dilanjutkan. Saat ini, proyek SPALD T Sei Selayur diketahui baru dapat menjangkau 10 persen dari jumlah penduduk di Kota Palembang.



&quot;Sehingga sungai Musi makin bersih, indah, dan masyarakat yang hidup di sekitarnya dapat makin sehat dan aman dalam beraktivitas,&quot; ungkapnya.



Turut hadir dalam peresmian tersebut adalah Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Pj. Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni, dan Pj. Wali Kota Palembang Ratu Dewa.</content:encoded></item></channel></rss>
