<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Sebut Bank Indonesia Hamzah Washal Terbesar, Ini Alasannya</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebut Bank Indonesia sebagai hamzah washal terbesar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908883/wapres-sebut-bank-indonesia-hamzah-washal-terbesar-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908883/wapres-sebut-bank-indonesia-hamzah-washal-terbesar-ini-alasannya"/><item><title>Wapres Sebut Bank Indonesia Hamzah Washal Terbesar, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908883/wapres-sebut-bank-indonesia-hamzah-washal-terbesar-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/26/320/2908883/wapres-sebut-bank-indonesia-hamzah-washal-terbesar-ini-alasannya</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/320/2908883/wapres-sebut-bank-indonesia-hamzah-washal-terbesar-ini-alasannya-KO6khQcCKR.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin sebut Bank Indonesia jadi Hamzah Washal terbesar. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/320/2908883/wapres-sebut-bank-indonesia-hamzah-washal-terbesar-ini-alasannya-KO6khQcCKR.JPG</image><title>Wapres Maruf Amin sebut Bank Indonesia jadi Hamzah Washal terbesar. (Foto: MPI)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNS8xLzE3MjczOC81L3g4cDM1bXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;



JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebut Bank Indonesia sebagai hamzah washal terbesar.

&amp;ldquo;Saya bilang sekarang ini hamzah washal paling besar adalah Bank Indonesia. Sehingga, pengusaha-pengusaha itu terkumpul dan kemudian juga bagaimana memarket produk-produk yang sudah ada,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam sambutannya saat meresmikan Pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-10 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (26/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wapres: Indonesia Serukan Penyaluran Bantuan Bebas Hambatan ke Palestina&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Wapres pun menjelaskan istilah hamzah washal yang merupakan satu huruf yang menjadi untaian kata yang indah.
Wapres mengatakan hal ini sama halnya dengan Bank Indonesia yang menghubungkan produsen dan konsumen. Khususnya dalam rangka mengembangkan industri ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

&amp;ldquo;Hamzah washal itu artinya seperti huruf hamzah, Hamzah itu menyambungkan satu huruf satu kalimat dengan kalimat lain menjadi untaian kata yang indah, itu hamzah washal. Nah hamzah washal ini yang menghubungkan antara produsen dan konsumen, sehingga produsennya bisa terus berproduksi dan terus terjadi pengembangan. Inilah yang kita perlukan,&amp;rdquo; jelas Wapres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertama Kalinya, Cawapres Mahfud MD Ikut Rapat TPN Ganjar Pranowo

Lebih lanjut, Wapres mengatakan bahwa pengusaha syariah harus terus diperbanyak. Pasalnya, saat ini semua instrumen yang telah dibuat oleh pemerintah bersama dengan stakeholder tidak akan berjalan jika tidak ada pengusaha syariahnya.

&amp;ldquo;Dan hal yang penting juga adalah seperti sering saya katakan supaya terus memperbanyak pengusaha muslim, pengusaha syariah. Karena semua instrumen yang kita buat, baik industri halal, industri keuangan tidak hanya sosial syariah, wakaf, zakat itu tidak akan optimal kalau tidak ada pengusahanya. Baik itu kita dalam bentuk menginkubasi pengusaha di daerah ataupun juga menguatkan pengusaha yang sudah eksis atau menghijrahkan pengusaha dari konvensional menjadi syariah,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNS8xLzE3MjczOC81L3g4cDM1bXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;



JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebut Bank Indonesia sebagai hamzah washal terbesar.

&amp;ldquo;Saya bilang sekarang ini hamzah washal paling besar adalah Bank Indonesia. Sehingga, pengusaha-pengusaha itu terkumpul dan kemudian juga bagaimana memarket produk-produk yang sudah ada,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam sambutannya saat meresmikan Pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-10 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (26/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wapres: Indonesia Serukan Penyaluran Bantuan Bebas Hambatan ke Palestina&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Wapres pun menjelaskan istilah hamzah washal yang merupakan satu huruf yang menjadi untaian kata yang indah.
Wapres mengatakan hal ini sama halnya dengan Bank Indonesia yang menghubungkan produsen dan konsumen. Khususnya dalam rangka mengembangkan industri ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

&amp;ldquo;Hamzah washal itu artinya seperti huruf hamzah, Hamzah itu menyambungkan satu huruf satu kalimat dengan kalimat lain menjadi untaian kata yang indah, itu hamzah washal. Nah hamzah washal ini yang menghubungkan antara produsen dan konsumen, sehingga produsennya bisa terus berproduksi dan terus terjadi pengembangan. Inilah yang kita perlukan,&amp;rdquo; jelas Wapres.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertama Kalinya, Cawapres Mahfud MD Ikut Rapat TPN Ganjar Pranowo

Lebih lanjut, Wapres mengatakan bahwa pengusaha syariah harus terus diperbanyak. Pasalnya, saat ini semua instrumen yang telah dibuat oleh pemerintah bersama dengan stakeholder tidak akan berjalan jika tidak ada pengusaha syariahnya.

&amp;ldquo;Dan hal yang penting juga adalah seperti sering saya katakan supaya terus memperbanyak pengusaha muslim, pengusaha syariah. Karena semua instrumen yang kita buat, baik industri halal, industri keuangan tidak hanya sosial syariah, wakaf, zakat itu tidak akan optimal kalau tidak ada pengusahanya. Baik itu kita dalam bentuk menginkubasi pengusaha di daerah ataupun juga menguatkan pengusaha yang sudah eksis atau menghijrahkan pengusaha dari konvensional menjadi syariah,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
