<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Graha Layar Prima (BLTZ) Rugi Rp37,49 Miliar di Kuartal III 2023, Bengkak 152,80%</title><description>PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatatkan rugi bersih pada kuartal III 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/278/2909330/graha-layar-prima-bltz-rugi-rp37-49-miliar-di-kuartal-iii-2023-bengkak-152-80</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/278/2909330/graha-layar-prima-bltz-rugi-rp37-49-miliar-di-kuartal-iii-2023-bengkak-152-80"/><item><title>Graha Layar Prima (BLTZ) Rugi Rp37,49 Miliar di Kuartal III 2023, Bengkak 152,80%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/278/2909330/graha-layar-prima-bltz-rugi-rp37-49-miliar-di-kuartal-iii-2023-bengkak-152-80</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/278/2909330/graha-layar-prima-bltz-rugi-rp37-49-miliar-di-kuartal-iii-2023-bengkak-152-80</guid><pubDate>Jum'at 27 Oktober 2023 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/278/2909330/graha-layar-prima-bltz-rugi-rp37-49-miliar-di-kuartal-iii-2023-bengkak-152-80-wwhH1nh6ti.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">CGV catat rugi di kuartal III 2023  (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/278/2909330/graha-layar-prima-bltz-rugi-rp37-49-miliar-di-kuartal-iii-2023-bengkak-152-80-wwhH1nh6ti.jpeg</image><title>CGV catat rugi di kuartal III 2023  (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatatkan rugi bersih pada kuartal III 2023. Pengelola bioskop CGV ini membukukan rugi bersih Rp37,49 miliar atau bengkak 152,80% dari kerugian pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp14,83 miliar.
Di sisi lain, pendapatan perseroan per September 2023 tercatat naik tipis 0,34% menjadi sebesar Rp796,78 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp794,04 miliar. Pendapatan segmen bioskop mendominasi dengan berkontribusi sebesar Rp497,11 miliar.

BACA JUGA:
9 Emiten Gelar Aksi Korporasi Hari Ini, Berikut Daftarnya


Kemudian, pendapatan segmen makanan dan minuman tercatat sebesar Rp240,72 miliar. Sementara itu, segmen acara dan iklan mencatatkan pendapatan sebesar Rp58,89 miliar, serta lisensi dan jasa manajemen mengantongi pendapatan sebesar Rp46,46 juta.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp479,51 miliar. Kemudian, beban penjualan sebesar Rp1,43 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp244,03 miliar.

BACA JUGA:
3 Aksi Korporasi Emiten Hari Ini


Hingga akhir September 2023, total nilai aset BLTZ turun 7,51% dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp2,11 triliun, dari Desember 2022 yang sebesar Rp2,28 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,67 triliun dan ekuitas sebesar Rp435,47 miliar.
Pada Oktober 2023 lalu, perseroan menambah lokasi bioskop CGV baru yakni, CGV Depok Town Square di Depok, Jawa Barat. Gerai baru tersebut resmi dibuka pada 5 Oktober 2023.
Pembukaan bioskop CGV baru ini dilakukan dengan memperhatikan  protokol kesehatan sesuai dengan panduan, baik dari Pemerintah Pusat  maupun Pemerintah Daerah setempat.
Secara rinci, staf dan penonton wajib menggunakan masker sesuai  dengan ketentuan di seluruh area bioskop. Perseroan juga melakukan  pembersihan rutin di dalam auditorium, termasuk tempat duduk yang  dilakukan sebelum dan setelah penayangan film.
Lalu, transaksi pembayaran untuk pembelian tiket serta makanan dan  minuman dilakukan secara digital atau cashless, melalui laman resmi dan  aplikasi digital CGV atau mesin-mesin penjualan yang ada di bioskop.  Adapun, kebijakan dan ketentuan prosedur makan disesuaikan dengan  kebijakan pemerintah setempat.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatatkan rugi bersih pada kuartal III 2023. Pengelola bioskop CGV ini membukukan rugi bersih Rp37,49 miliar atau bengkak 152,80% dari kerugian pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp14,83 miliar.
Di sisi lain, pendapatan perseroan per September 2023 tercatat naik tipis 0,34% menjadi sebesar Rp796,78 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp794,04 miliar. Pendapatan segmen bioskop mendominasi dengan berkontribusi sebesar Rp497,11 miliar.

BACA JUGA:
9 Emiten Gelar Aksi Korporasi Hari Ini, Berikut Daftarnya


Kemudian, pendapatan segmen makanan dan minuman tercatat sebesar Rp240,72 miliar. Sementara itu, segmen acara dan iklan mencatatkan pendapatan sebesar Rp58,89 miliar, serta lisensi dan jasa manajemen mengantongi pendapatan sebesar Rp46,46 juta.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp479,51 miliar. Kemudian, beban penjualan sebesar Rp1,43 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp244,03 miliar.

BACA JUGA:
3 Aksi Korporasi Emiten Hari Ini


Hingga akhir September 2023, total nilai aset BLTZ turun 7,51% dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp2,11 triliun, dari Desember 2022 yang sebesar Rp2,28 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,67 triliun dan ekuitas sebesar Rp435,47 miliar.
Pada Oktober 2023 lalu, perseroan menambah lokasi bioskop CGV baru yakni, CGV Depok Town Square di Depok, Jawa Barat. Gerai baru tersebut resmi dibuka pada 5 Oktober 2023.
Pembukaan bioskop CGV baru ini dilakukan dengan memperhatikan  protokol kesehatan sesuai dengan panduan, baik dari Pemerintah Pusat  maupun Pemerintah Daerah setempat.
Secara rinci, staf dan penonton wajib menggunakan masker sesuai  dengan ketentuan di seluruh area bioskop. Perseroan juga melakukan  pembersihan rutin di dalam auditorium, termasuk tempat duduk yang  dilakukan sebelum dan setelah penayangan film.
Lalu, transaksi pembayaran untuk pembelian tiket serta makanan dan  minuman dilakukan secara digital atau cashless, melalui laman resmi dan  aplikasi digital CGV atau mesin-mesin penjualan yang ada di bioskop.  Adapun, kebijakan dan ketentuan prosedur makan disesuaikan dengan  kebijakan pemerintah setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
