<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Siloam (SILO) Naik 91,20% Jadi Rp858,90 Miliar di Kuartal III-2023</title><description>Laba PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengalami kenaikan pada kuartal III 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/320/2909336/laba-siloam-silo-naik-91-20-jadi-rp858-90-miliar-di-kuartal-iii-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/320/2909336/laba-siloam-silo-naik-91-20-jadi-rp858-90-miliar-di-kuartal-iii-2023"/><item><title>Laba Siloam (SILO) Naik 91,20% Jadi Rp858,90 Miliar di Kuartal III-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/320/2909336/laba-siloam-silo-naik-91-20-jadi-rp858-90-miliar-di-kuartal-iii-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/320/2909336/laba-siloam-silo-naik-91-20-jadi-rp858-90-miliar-di-kuartal-iii-2023</guid><pubDate>Jum'at 27 Oktober 2023 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/320/2909336/laba-siloam-silo-naik-91-20-jadi-rp858-90-miliar-di-kuartal-iii-2023-KSqG5XWmKi.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba RS Siloam naik nyaris 100 persen (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/320/2909336/laba-siloam-silo-naik-91-20-jadi-rp858-90-miliar-di-kuartal-iii-2023-KSqG5XWmKi.jpeg</image><title>Laba RS Siloam naik nyaris 100 persen (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengalami kenaikan pada kuartal III 2023. Laba bersih pengelola rumah sakit Siloam ini melesat hingga 91,20% menjadi Rp858,90 miliar, dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp449,21 miliar.
Adapun, pertumbuhan laba bersih sejalan dengan pendapatan perseroan yang juga naik 18,95% menjadi Rp8,24 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp6,93 triliun. Secara rinci, pendapatan spesialis tercatat sebesar Rp1,87 triliun dan pendapatan non spesialis sebesar Rp6,37 triliun.

BACA JUGA:
9 Emiten Gelar Aksi Korporasi Hari Ini, Berikut Daftarnya


Berdasarkan segmennya, pendapatan rawat inap tercatat sebesar Rp4,73 triliun. Secara rinci, pendapatan obat dan perlengkapan medis tercatat sebesar Rp1,67 triliun, jasa penunjang medis dan jasa tenaga ahli menyumbang pendapatan sebesar Rp1,54 triliun, pendapatan fasilitas rumah sakit tercatat sebesar Rp552,30 miliar, kamar rawat inap dan kamar operasi mencatatkan pendapatan masing-masing sebesar Rp545,97 miliar dan Rp190,14 miliar, serta pendapatan administrasi dan lainnya sebesar Rp226,37 miliar.

BACA JUGA:
3 Aksi Korporasi Emiten Hari Ini


Selanjutnya segmen rawat jalan mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,51 triliun. Secara rinci, pendapatan jasa penunjang medis dan jasa tenaga ahli sebesar Rp1,98 triliun, obat dan perlengkapan medis tercatat sebesar Rp1,20 triliun, fasilitas rumah sakit mencatatkan pendapatan sebesar Rp122,40 miliar, serta pendapatan administrasi dan lainnya sebesar Rp198,28 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan SILO tercatat sebesar Rp5,01 triliun, beban usaha tercatat sebesar Rp1,84 triliun, dan beban lainnya sebesar Rp145,02 miliar.
Sementara itu, total nilai aset SILO hingga akhir September 2023  menjadi sebesar Rp10,74 triliun, naik 11,20% dari akhir Desember 2022  yang sebesar Rp9,66 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat  sebesar Rp3,06 triliun dan ekuitas sebesar Rp7,68 triliun.
Hingga akhir 2023, perseroan membidik pertumbuhan pendapatan di atas  10%. Sementara margin EBITDA ditargetkan tumbuh 25%. Adapun, untuk  meningkatkan kinerja sepanjang 2023, perseroan menyiapkan sejumlah  strategi antara lain dengan berfokus pada bisnis melalui kerja sama,  efisiensi dan efektivitas operasional, inovasi dan akses. Selain itu,  perseroan juga akan mengembangkan perawatan klinis untuk perawatan  pasien secara menyeluruh dan holistik.
Saat ini, SILO menentukan delapan program klinis sebagai fokus  nasional yaitu kardio, ibu dan anak, urologi, ortopedi, neurologi,  pencernaan, nefrologi, dan onkologi. Dari delapan program tersebut,  empat program akan dikembangkan sebagai Pusat Keunggulan pada tahun  2023, yakni ibu dan anak, ortopedi, pencernaan dan onkologi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengalami kenaikan pada kuartal III 2023. Laba bersih pengelola rumah sakit Siloam ini melesat hingga 91,20% menjadi Rp858,90 miliar, dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp449,21 miliar.
Adapun, pertumbuhan laba bersih sejalan dengan pendapatan perseroan yang juga naik 18,95% menjadi Rp8,24 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp6,93 triliun. Secara rinci, pendapatan spesialis tercatat sebesar Rp1,87 triliun dan pendapatan non spesialis sebesar Rp6,37 triliun.

BACA JUGA:
9 Emiten Gelar Aksi Korporasi Hari Ini, Berikut Daftarnya


Berdasarkan segmennya, pendapatan rawat inap tercatat sebesar Rp4,73 triliun. Secara rinci, pendapatan obat dan perlengkapan medis tercatat sebesar Rp1,67 triliun, jasa penunjang medis dan jasa tenaga ahli menyumbang pendapatan sebesar Rp1,54 triliun, pendapatan fasilitas rumah sakit tercatat sebesar Rp552,30 miliar, kamar rawat inap dan kamar operasi mencatatkan pendapatan masing-masing sebesar Rp545,97 miliar dan Rp190,14 miliar, serta pendapatan administrasi dan lainnya sebesar Rp226,37 miliar.

BACA JUGA:
3 Aksi Korporasi Emiten Hari Ini


Selanjutnya segmen rawat jalan mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,51 triliun. Secara rinci, pendapatan jasa penunjang medis dan jasa tenaga ahli sebesar Rp1,98 triliun, obat dan perlengkapan medis tercatat sebesar Rp1,20 triliun, fasilitas rumah sakit mencatatkan pendapatan sebesar Rp122,40 miliar, serta pendapatan administrasi dan lainnya sebesar Rp198,28 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan SILO tercatat sebesar Rp5,01 triliun, beban usaha tercatat sebesar Rp1,84 triliun, dan beban lainnya sebesar Rp145,02 miliar.
Sementara itu, total nilai aset SILO hingga akhir September 2023  menjadi sebesar Rp10,74 triliun, naik 11,20% dari akhir Desember 2022  yang sebesar Rp9,66 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat  sebesar Rp3,06 triliun dan ekuitas sebesar Rp7,68 triliun.
Hingga akhir 2023, perseroan membidik pertumbuhan pendapatan di atas  10%. Sementara margin EBITDA ditargetkan tumbuh 25%. Adapun, untuk  meningkatkan kinerja sepanjang 2023, perseroan menyiapkan sejumlah  strategi antara lain dengan berfokus pada bisnis melalui kerja sama,  efisiensi dan efektivitas operasional, inovasi dan akses. Selain itu,  perseroan juga akan mengembangkan perawatan klinis untuk perawatan  pasien secara menyeluruh dan holistik.
Saat ini, SILO menentukan delapan program klinis sebagai fokus  nasional yaitu kardio, ibu dan anak, urologi, ortopedi, neurologi,  pencernaan, nefrologi, dan onkologi. Dari delapan program tersebut,  empat program akan dikembangkan sebagai Pusat Keunggulan pada tahun  2023, yakni ibu dan anak, ortopedi, pencernaan dan onkologi.</content:encoded></item></channel></rss>
