<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Pede RI Bisa Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik di Asia</title><description>Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) meyakini bahwa Indonesia akan menjadi pemain inti dari electric vehicle.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/320/2909615/pengusaha-pede-ri-bisa-jadi-pusat-industri-kendaraan-listrik-di-asia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/320/2909615/pengusaha-pede-ri-bisa-jadi-pusat-industri-kendaraan-listrik-di-asia"/><item><title>Pengusaha Pede RI Bisa Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik di Asia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/320/2909615/pengusaha-pede-ri-bisa-jadi-pusat-industri-kendaraan-listrik-di-asia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/27/320/2909615/pengusaha-pede-ri-bisa-jadi-pusat-industri-kendaraan-listrik-di-asia</guid><pubDate>Jum'at 27 Oktober 2023 17:26 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/320/2909615/pengusaha-pede-ri-bisa-jadi-pusat-industri-kendaraan-listrik-di-asia-pWlXKgD8Yg.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Mobil listrik. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/320/2909615/pengusaha-pede-ri-bisa-jadi-pusat-industri-kendaraan-listrik-di-asia-pWlXKgD8Yg.JPG</image><title>Mobil listrik. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMS8xLzE2ODU4Mi81L3g4bXg3ZGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) meyakini bahwa Indonesia akan menjadi pemain inti dari electric vehicle atau kendaraan listrik di Asia.

&quot;Indonesia kalau sebagai pusat industri dan juga sebagai Market untuk elektric vehicle jangankan mungkin di ASEAN di Asia saja saya kira siap,&quot; kata Ketua Umum Aismoli Budi Setiyadi dalam konferensi pers Inabuyer EV Expo 2023 di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (27/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Bukti Kendaraan Listrik Tekan Polusi Udara

Budi menuturkan keyakinan tersebut berdasarkan pada pertumbuhan industri motor listrik yang cukup pesat selain itu, ekosistem kendaraan listrik di Indonesia juga semakin berkembang dengan dibangunnya pabrik baterai kendaraan listrik.

&quot;Saat sekarang ini kami mendengar ada 4 company yang sedang membangun untuk baterai electric vehicle,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dukung Kendaraan Listrik, Bill Gates Kucurkan Rp872,6 Miliar

Dari sisi industri, pabrikan dan Agen Pemegang Merek (APM) motor listrik juga semakin bertambah. Pada tahun 2018, hanya ada 9 APM yang terdata. Namun di tahun 2023 berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, sudah ada 52 pabrikan yang mengajukan Sertifikat Uji Tipe (SUT).

&quot;Tapi data yang ada di Kementerian Perindustrian yang sudah mengajukan NIK (Nomor Identifikasi Kendaraan) ada sekitar 48 pabrik. Jadi secara kuantitas trennya meningkat terus sampai dengan 2023,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMS8xLzE2ODU4Mi81L3g4bXg3ZGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) meyakini bahwa Indonesia akan menjadi pemain inti dari electric vehicle atau kendaraan listrik di Asia.

&quot;Indonesia kalau sebagai pusat industri dan juga sebagai Market untuk elektric vehicle jangankan mungkin di ASEAN di Asia saja saya kira siap,&quot; kata Ketua Umum Aismoli Budi Setiyadi dalam konferensi pers Inabuyer EV Expo 2023 di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (27/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Bukti Kendaraan Listrik Tekan Polusi Udara

Budi menuturkan keyakinan tersebut berdasarkan pada pertumbuhan industri motor listrik yang cukup pesat selain itu, ekosistem kendaraan listrik di Indonesia juga semakin berkembang dengan dibangunnya pabrik baterai kendaraan listrik.

&quot;Saat sekarang ini kami mendengar ada 4 company yang sedang membangun untuk baterai electric vehicle,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dukung Kendaraan Listrik, Bill Gates Kucurkan Rp872,6 Miliar

Dari sisi industri, pabrikan dan Agen Pemegang Merek (APM) motor listrik juga semakin bertambah. Pada tahun 2018, hanya ada 9 APM yang terdata. Namun di tahun 2023 berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, sudah ada 52 pabrikan yang mengajukan Sertifikat Uji Tipe (SUT).

&quot;Tapi data yang ada di Kementerian Perindustrian yang sudah mengajukan NIK (Nomor Identifikasi Kendaraan) ada sekitar 48 pabrik. Jadi secara kuantitas trennya meningkat terus sampai dengan 2023,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
