<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Catat Dana Penerbitan Surat Utang Tembus Rp108,9 Triliun</title><description>BEI mencatat dana penerbitan surat utang di pasar modal mencapai Rp108,9 triliun hingga pekan yang berakhir pada 27 Oktober 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/278/2910777/bei-catat-dana-penerbitan-surat-utang-tembus-rp108-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/278/2910777/bei-catat-dana-penerbitan-surat-utang-tembus-rp108-9-triliun"/><item><title>BEI Catat Dana Penerbitan Surat Utang Tembus Rp108,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/278/2910777/bei-catat-dana-penerbitan-surat-utang-tembus-rp108-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/278/2910777/bei-catat-dana-penerbitan-surat-utang-tembus-rp108-9-triliun</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/278/2910777/bei-catat-dana-penerbitan-surat-utang-tembus-rp108-9-triliun-ToLvPxCRVb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI Catat dana penerbitan surat utang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/278/2910777/bei-catat-dana-penerbitan-surat-utang-tembus-rp108-9-triliun-ToLvPxCRVb.jpg</image><title>BEI Catat dana penerbitan surat utang (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dana penerbitan surat utang di pasar modal mencapai Rp108,9 triliun hingga pekan yang berakhir pada 27 Oktober 2023.
Angka ini meningkat 3,58% dari pekan sebelumnya seiring peningkatan jumlah perusahaan tercatat yang memilih pendanaan melalui penerbitan efek bersifat utang (obligasi) atau sukuk (EBUS).

BACA JUGA:
Suku Bunga BI Naik, BEI: Minat Investasi Saham Turun

&quot;Hingga 27 Oktober, telah diterbitkan 97 emisi dari 56 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp108,9 triliun,&quot; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dikutip, Senin (30/10/2023).
Pencatatan surat utang diperkirakan akan bertambah. Pasalnya, masih terdapat 10 penerbit EBUS yang masuk antrean penerbitan atau pipeline.

BACA JUGA:
175 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik di 6.725

Jumlah tersebut mencakup 13 emisi yang tersebar di berbagai sektor perusahaan tercatat. Sebagian besar atau sebanyak 5 korporasi bersal dari sektor keuangan.Selanjutnya 2 datang dari energi, dan 1 masing-masing mewakili sektor properti-real estate, konsumer nonsiklikal, dan bahan baku atau basic materials.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dana penerbitan surat utang di pasar modal mencapai Rp108,9 triliun hingga pekan yang berakhir pada 27 Oktober 2023.
Angka ini meningkat 3,58% dari pekan sebelumnya seiring peningkatan jumlah perusahaan tercatat yang memilih pendanaan melalui penerbitan efek bersifat utang (obligasi) atau sukuk (EBUS).

BACA JUGA:
Suku Bunga BI Naik, BEI: Minat Investasi Saham Turun

&quot;Hingga 27 Oktober, telah diterbitkan 97 emisi dari 56 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp108,9 triliun,&quot; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dikutip, Senin (30/10/2023).
Pencatatan surat utang diperkirakan akan bertambah. Pasalnya, masih terdapat 10 penerbit EBUS yang masuk antrean penerbitan atau pipeline.

BACA JUGA:
175 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik di 6.725

Jumlah tersebut mencakup 13 emisi yang tersebar di berbagai sektor perusahaan tercatat. Sebagian besar atau sebanyak 5 korporasi bersal dari sektor keuangan.Selanjutnya 2 datang dari energi, dan 1 masing-masing mewakili sektor properti-real estate, konsumer nonsiklikal, dan bahan baku atau basic materials.</content:encoded></item></channel></rss>
